Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Bupati Rejang Lebong KPK Tahan Fikri Thobari Kasus Suap

Bupati Rejang Lebong KPK Tahan Fikri Thobari Kasus Suap

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 402
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari bersama empat orang lain dalam kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Masa penahanan berlangsung selama 20 hari hingga 30 Maret 2026.

Kasus yang melibatkan Bupati Rejang Lebong ini berkaitan dengan dugaan suap proyek pemerintah daerah untuk tahun anggaran 2025 hingga 2026.

Selain bupati, penyidik juga menahan Kepala Dinas PUPR Rejang Lebong Harry Eko Purnomo. Tiga tersangka lain berasal dari pihak swasta. Mereka yaitu Irsyad Satria Budiman dari PT Statika Mitra Sarana, Edi Manggala dari CV Manggala Utama, dan Youki Yusdiantoro dari CV Alpagker Abadi.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan langkah tersebut di Jakarta.

“KPK menahan para tersangka selama 20 hari pertama hingga 30 Maret 2026. Para tersangka menjalani penahanan di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK,” kata Asep.

OTT Ungkap Kasus Bupati Rejang Lebong

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 9 Maret 2026.

Saat operasi berlangsung, tim KPK mengamankan Bupati Rejang Lebong bersama Wakil Bupati Hendri dan sejumlah pihak lain.

Selanjutnya, tim membawa beberapa pihak tersebut ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Dugaan Suap Proyek Pemerintah Daerah

Penyidik KPK kemudian memeriksa sejumlah pihak. Tim juga mengumpulkan berbagai bukti terkait dugaan suap proyek pemerintah daerah.

Setelah proses pemeriksaan, penyidik menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Dalam kasus ini, penyidik menduga Muhammad Fikri Thobari dan Harry Eko Purnomo menerima suap terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong.

Sementara itu, tiga tersangka dari pihak swasta diduga memberikan suap untuk memperoleh proyek pemerintah daerah.

Proyek tersebut berkaitan dengan tahun anggaran 2025 hingga 2026.

Saat ini, para tersangka menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut terkait dugaan praktik suap proyek tersebut.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi membuka posko pengaduan kasus kekerasan seksual Ponpes Pati di Mapolresta Pati, Jawa Tengah

    Polisi Layangkan Panggilan Kedua untuk Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 353
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Polresta Pati kembali memanggil AS (52), tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang santriwati di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Wakasat Reskrim Polresta Pati AKP Iswantoro mengatakan penyidik menjadwalkan pemanggilan kedua pada 7 Mei 2026. Sebelumnya, polisi sudah memanggil tersangka pada 4 Mei 2026, namun AS tidak hadir tanpa […]

  • Pertamax Turbo Dexlite Dex harga BBM naik 18 april 2026

    Harga BBM Naik: Pertamax Turbo, Dexlite, dan Dex Melonjak

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Harga BBM naik setelah PT Pertamina (Persero) menyesuaikan tarif sejumlah bahan bakar minyak nonsubsidi. Kebijakan ini berdampak langsung pada biaya transportasi, logistik, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Berdasarkan data resmi, harga Pertamax Turbo kini mencapai Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100 per liter. Selain itu, Pertamina menetapkan Dexlite sebesar Rp23.600 per liter dari […]

  • sidang praperadilan Yaqut Cholil Qoumas di PN Jakarta Selatan

    Praperadilan Yaqut Cholil Ditunda, KPK Ajukan Penjadwalan Ulang

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda praperadilan Yaqut Cholil Qoumas. KPK menyampaikan permintaan itu karena tim hukumnya harus menghadiri beberapa sidang lain pada hari yang sama. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa Biro Hukum KPK telah mengirim surat resmi kepada majelis hakim. Ia menegaskan bahwa keterbatasan personel […]

  • Ketua PWI Minta Negara Hadir Perkuat Industri Media

    Ketua PWI Minta Negara Hadir Perkuat Industri Media

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Akhmad Munir, meminta negara mengambil peran lebih aktif dalam memperkuat industri media nasional. Ia menilai industri pers tengah menghadapi tekanan berat, baik dari sisi keberlanjutan usaha maupun percepatan perubahan teknologi. Pers Butuh Perlindungan Negara Munir menyampaikan pandangan tersebut dalam diskusi “Kaleidoskop Media Massa 2025” di Gedung […]

  • Kurikulum Pemuda 21 dibahas dalam rapat pengkaderan Pemuda 21

    Duta Adrian Saputra: Finalisasi Kurikulum Pengkaderan Pemuda 21 Menjadi Prioritas

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Direktur Pengkaderan Pemuda 21, Duta Adrian Saputra, memprioritaskan finalisasi Kurikulum Pengkaderan Pemuda 21. Langkah ini bertujuan memperkuat sistem kaderisasi organisasi. Selain itu, kebijakan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas pembinaan bagi seluruh kader. Menurut Duta Adrian Saputra, kurikulum menjadi fondasi utama dalam proses kaderisasi. Dengan demikian, setiap kader akan memperoleh arah pembelajaran yang jelas. […]

  • sidang bos blueray cargo dituntut kasus suap bea cukai

    Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun dalam Kasus Suap Bea Cukai

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 232
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Bos Blueray Cargo Dituntut tiga tahun penjara dalam perkara dugaan suap kepada sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Kasus tersebut mencuat setelah jaksa membacakan tuntutan terhadap pemilik perusahaan John Field di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Jaksa menilai John Field terbukti memberikan suap kepada sejumlah pejabat untuk mempermudah proses […]

expand_less