BBM Subsidi Tidak Naik Saat Harga Minyak Tembus 100 Dolar
- account_circle adrian moita
- calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
- visibility 109
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (duasatunews.com) – BBM subsidi tidak naik meski harga minyak dunia saat ini menembus 100 dolar Amerika Serikat per barel. Pemerintah mengambil kebijakan ini untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menahan dampak tekanan ekonomi global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menyerap tekanan kenaikan harga energi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan langkah tersebut, masyarakat tidak perlu menanggung beban langsung dari lonjakan harga minyak dunia.
“Tidak (BBM tidak naik). Jadi kita serap tekanan terhadap perekonomian di APBN. Kalau kita lepaskan, nanti seperti negara-negara lain, masyarakat bisa panik,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Alasan BBM Subsidi Tidak Naik di Tengah Kenaikan Harga Minyak
Pemerintah telah merancang kebijakan subsidi energi sejak awal tahun anggaran. Oleh karena itu, pemerintah sudah memperhitungkan berbagai skenario, termasuk potensi lonjakan harga minyak dunia.
Selain itu, pemerintah menjaga keseimbangan fiskal melalui pengendalian belanja negara serta peningkatan penerimaan. Dengan langkah ini, pemerintah memastikan anggaran tetap sehat meskipun tekanan global meningkat.
“Subsidi kita dihitung untuk satu tahun penuh. Bahkan dengan harga sekarang, kita sudah mengantisipasi dampaknya ke APBN,” jelasnya.
Strategi Pemerintah Menjaga Harga BBM Tetap Stabil
Pemerintah memanfaatkan APBN sebagai instrumen utama untuk meredam gejolak ekonomi global. Dengan pendekatan ini, pemerintah menjaga harga energi tetap terjangkau bagi masyarakat.
Di sisi lain, kebijakan tersebut juga bertujuan menjaga stabilitas sosial. Pemerintah menilai kenaikan harga energi secara langsung berpotensi memicu kepanikan serta menekan aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, pemerintah memilih menahan harga melalui subsidi agar beban masyarakat tetap terkendali.
Dampak Harga BBM Stabil terhadap Ekonomi Nasional
Kebijakan ini memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha. Stabilitas harga energi membantu menekan biaya operasional serta menjaga daya beli.
Selain itu, pemerintah berharap langkah ini dapat menjaga inflasi tetap terkendali. Harga energi yang stabil menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
Kondisi ini juga memberi ruang bagi dunia usaha untuk tetap bergerak di tengah ketidakpastian global.
Komitmen Pemerintah Pertahankan BBM Subsidi Tidak Naik
Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga minyak dunia. Jika tekanan meningkat, pemerintah siap mengambil langkah tambahan untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Melalui kebijakan BBM subsidi tidak naik, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat dari dampak gejolak global sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
