Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sumbar Siapkan Rp2 Miliar Perbaiki Irigasi untuk Aliri 5.500 Hektare Sawah di Solok

Sumbar Siapkan Rp2 Miliar Perbaiki Irigasi untuk Aliri 5.500 Hektare Sawah di Solok

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 351
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Perbaikan irigasi Kabupaten Solok menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk memulihkan aliran air ke sekitar 5.500 hektare sawah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan bahwa pemerintah menyalurkan anggaran tersebut melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumbar. Pemerintah menjadikan program ini sebagai bagian dari penanganan jangka panjang infrastruktur irigasi.

“Untuk penanganan permanen, kami sudah mengalokasikan Rp2 miliar melalui Dinas PSDA Provinsi,” kata Mahyeldi saat meninjau lokasi irigasi di Kabupaten Solok.

Pemerintah memfokuskan anggaran tersebut untuk membenahi saluran irigasi di Nagari Banda Gadang dan Koto Guguak, Kecamatan Gunung Talang. Saluran ini berperan penting karena menopang pengairan lahan persawahan masyarakat.

Selain dana APBD, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menggandeng Bank Nagari. Pemerintah meminta dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk memperbaiki bagian hulu irigasi atau Kapalo Banda.

“Untuk pembenahan Kapalo Banda, kami meminta dukungan CSR Bank Nagari,” ujar Mahyeldi.

Pemerintah mempercepat perbaikan irigasi setelah banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025 menimbulkan endapan lumpur. Sedimen tersebut menutup saluran dan menghambat aliran air.

Kondisi itu sempat mengganggu pasokan air ke sawah di lima nagari, yakni Kotogaek Guguak, Kotogadang Guguak, Jawi-Jawi Guguak, Talang, dan Cupak. Gangguan tersebut berdampak langsung pada aktivitas pertanian warga.

Pemerintah daerah berharap perbaikan irigasi ini segera memulihkan distribusi air. Pemerintah juga menargetkan peningkatan produktivitas pertanian. Upaya ini sekaligus menjaga peran Kabupaten Solok sebagai sentra produksi padi utama di Sumatera Barat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Depan Presiden Prabowo, Mentan Amran Akui Kerap Jual Nama Jaksa Agung: 192 Pejabat Dicopot

    Di Depan Presiden Prabowo, Mentan Amran Akui Kerap Jual Nama Jaksa Agung: 192 Pejabat Dicopot

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 403
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penertiban di sektor pertanian kembali mengemuka ke ruang publik. Kali ini, perhatian tertuju pada pernyataan Menteri Pertanian yang mengaku kerap menyebut nama pejabat penegak hukum saat pengawasan lapangan. Karena menyangkut distribusi pangan dan pupuk, isu ini langsung berdampak pada kepentingan petani dan konsumen. Di sisi lain, pemerintah tengah mendorong percepatan swasembada pangan. Karena […]

  • Alih fungsi lahan Cisarua di lereng Pasirlangu

    Alih Fungsi Lahan Cisarua Jadi Sorotan Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Alih fungsi lahan Cisarua menjadi perhatian pemerintah setelah longsor terjadi di lereng perbukitan Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Di kawasan tersebut, hamparan perkebunan sayuran tampak mendominasi lereng yang sebelumnya berfungsi sebagai kawasan hutan. Kondisi itu menarik perhatian Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat […]

  • Rapim TNI-Polri 2026 di Istana Merdeka dipimpin Presiden Prabowo Subianto

    Rapim TNI-Polri 2026: Delapan Arahan Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Rapim TNI-Polri 2026 menjadi agenda strategis nasional untuk memperkuat sinergi pertahanan dan keamanan negara. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan delapan arahan utama kepada jajaran pimpinan TNI dan Polri dalam rapat pimpinan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin. Selanjutnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pemerintah untuk pertama kalinya […]

  • LHKPN Diduga Tak Lengkap, GMPH: KPK Harus Bongkar Harta Anggota DPRD DKI

    LHKPN Diduga Tak Lengkap, GMPH: KPK Harus Bongkar Harta Anggota DPRD DKI

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 598
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com 5 Agustus 2025 — LHKPN DPRD DKI kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, Gerakan Mahasiswa Peduli Hukum (GMPH) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi segera memeriksa harta kekayaan anggota DPRD DKI Jakarta berinisial (DP). Mereka menduga yang bersangkutan tidak melaporkan seluruh aset dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Selain itu, GMPH menemukan indikasi ketidaksesuaian antara […]

  • Upacara Serah Terima Pengawal Istana Kepresidenan oleh Paspampres digelar setiap Minggu pagi di Istana Merdeka dan terbuka untuk masyarakat.

    Serah Terima Pengawal Istana oleh Paspampres di Istana Merdeka

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 229
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Serah terima pengawal istana menjadi agenda rutin Satuan Paspampres setiap Minggu pagi di kawasan Istana Merdeka, Jakarta. Selain itu, kegiatan ini terbuka untuk masyarakat dan rutin menarik perhatian warga yang beraktivitas saat Car Free Day. Sebagai tindak lanjut, Presiden Republik Indonesia memberikan instruksi langsung kepada Paspampres untuk melaksanakan kegiatan tersebut secara berkala. […]

  • Dugaan pembegalan UNSULTRA menjadi sorotan publik

    Dugaan Pembegalan UNSULTRA Disorot Publik

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Kendari, (duasatunews.com) — Dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara kembali menjadi sorotan. Sejumlah kalangan menyoroti dugaan pembegalan di Universitas Sulawesi Tenggara (UNSULTRA). Mereka menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan konflik tata kelola kampus yang melibatkan perubahan Akta Notaris, tekanan internal, dan intervensi non-akademik. Konflik Tata Kelola Mencuat Para pengkritik menyatakan perubahan administratif terjadi tanpa keterbukaan yang […]

expand_less