Breaking News
light_mode
Beranda » News » Sufmi Dasco Tinjau Langsung Kecelakaan Kereta di Bekasi, Evakuasi Korban Masih Berlangsung

Sufmi Dasco Tinjau Langsung Kecelakaan Kereta di Bekasi, Evakuasi Korban Masih Berlangsung

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 210
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) – Peristiwa kecelakaan kereta Bekasi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam menarik perhatian publik. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, datang langsung ke lokasi untuk memantau proses evakuasi dan memastikan penanganan korban berjalan cepat.

Ia menyampaikan rasa prihatin dan menegaskan pentingnya keselamatan dalam operasional transportasi kereta. Kehadirannya juga untuk memastikan koordinasi antar pihak berjalan dengan baik.

Evakuasi Korban dalam Kecelakaan Kereta Bekasi

Tim gabungan terus mengevakuasi korban dari lokasi kejadian. Petugas membawa 29 orang ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Selain itu, tiga orang meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Petugas medis, aparat keamanan, dan relawan bekerja secara terkoordinasi. Mereka mempercepat evakuasi agar semua korban segera tertangani.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengerahkan berbagai sumber daya untuk menangani situasi ini. Mereka juga memastikan proses penanganan mengikuti standar keselamatan yang berlaku.

Kronologi Kecelakaan Kereta Bekasi

Kereta CommuterLine berhenti di jalur 1 menuju arah Cikarang sebelum kejadian. Tidak lama kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat masuk ke jalur yang sama.

Masinis tidak sempat menghindari tabrakan. Benturan keras pun terjadi dan menyebabkan kerusakan pada beberapa gerbong serta menimbulkan korban.

Investigasi Pasca Kecelakaan Kereta Bekasi

Petugas mulai menyelidiki penyebab insiden ini dengan memeriksa sistem persinyalan dan komunikasi antar petugas. Mereka juga meninjau prosedur operasional yang berjalan saat kejadian.

Selain itu, pemerintah bersama KAI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Dengan evaluasi tersebut, kualitas layanan transportasi kereta api diharapkan semakin meningkat dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tech trends wearable cerdas pemantau kesehatan

    2027 TAHUN DIMANA AI MULAI MENGGANTIKAN MANUSIA

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Irwansyah
    • visibility 577
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Tahun 2027 berpotensi menjadi titik balik besar dalam sejarah perkembangan teknologi manusia. Bukan karena kemunculan gawai baru atau aplikasi viral, melainkan karena kecerdasan buatan (AI) mulai memasuki wilayah pekerjaan yang selama ini dianggap eksklusif milik manusia. Perubahan ini tidak muncul secara tiba-tiba. Dunia kerja telah lama bergerak menuju otomatisasi sejak revolusi industri. Namun, […]

  • Dadan Hindayana tersangka kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis yang diusut Kejaksaan Agung.

    Dadan Hindayana Tersangka, Kejagung Yakin Punya Bukti

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 107
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan penetapan eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memenuhi syarat hukum. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengakui proses penanganan perkara tersebut berlangsung cepat. Meski demikian, tim penyidik mempelajari dugaan penyimpangan dalam program […]

  • kerusakan mangrove Konawe akibat pembangunan jetty

    KLHK Tindaklanjuti Laporan Dugaan Kerusakan Mangrove Akibat Jetty PT. DMS

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 1.016
    • 1Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – 19 September 2025 Pergerakan Mahasiswa Nusantara (PANTARA) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis (18/9/2025). Aksi tersebut menyoroti dugaan kerusakan hutan mangrove akibat pembangunan jetty PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (DMS) di Desa Tokowuta, Kecamatan Lasolo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Dalam aksi itu, massa mahasiswa mendesak […]

  • Kondisi polusi udara di Jakarta dengan kabut tebal di area perkotaan sebagai gambaran pengendalian polusi Jakarta.

    Jakarta Percepat Penanganan Polusi, Andalkan PLTSa dan Bus Listrik

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Jakarta,(Duasatunews.com) -Pengendalian polusi Jakarta menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah kualitas udara ibu kota kembali masuk kategori tidak sehat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan pemerintah mengambil langkah lintas sektor untuk menekan emisi dan meningkatkan kualitas udara secara bertahap. Pemerintah mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi jangka panjang. Fasilitas ini […]

  • Pramono Anung membahas pengendalian banjir di Jakarta

    Penanganan Banjir Jakarta: Pramono Siapkan Flyover

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 395
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Penanganan banjir Jakarta menjadi perhatian utama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setiap kali hujan turun di Ibu Kota. Sejak memimpin Jakarta, hujan deras membuatnya terus memantau potensi genangan serta kesiapan jajaran pemerintah daerah di berbagai wilayah rawan. Hal tersebut Pramono sampaikan saat menghadiri Indonesia Economic Summit di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa […]

  • Warga Sudan terdampak krisis pangan dan konflik berkepanjangan

    Krisis Pangan Sudan: 21 Juta Warga Terancam Kelaparan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 435
    • 0Komentar

    KHARTOUM, (duasatunews,com) — Krisis pangan Sudan terus memburuk dan mengancam kehidupan jutaan warga. Lebih dari 21 juta orang, atau sekitar 45 persen penduduk Sudan, kini hidup dalam kondisi kerawanan pangan akut, berdasarkan laporan terbaru Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Program Pangan Dunia (WFP) menyebut Sudan sebagai negara yang saat ini menghadapi krisis […]

expand_less