Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » PKS Desak BPK Audit Program MBG

PKS Desak BPK Audit Program MBG

  • account_circle Adrian moita
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 447
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Majelis Pertimbangan Tinggi Partai Keadilan Sejahtera (MPP PKS) mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai berjalan sejak 6 Januari 2025.

Ketua MPP PKS, Mulyanto, menyatakan bahwa MBG merupakan program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan sosial yang mulia. Namun, ia menilai pemerintah harus memperkuat pengawasan agar pelaksanaan program tetap transparan dan akuntabel.

“Program ini menggunakan anggaran negara yang sangat besar, sehingga membutuhkan pengawasan ketat,” ujar Mulyanto dalam keterangan tertulis, Selasa (6/1/2026).

Pengawasan Tidak Boleh Hanya Fokus pada Makanan

Mulyanto menegaskan bahwa pengawasan MBG tidak boleh berhenti pada aspek keamanan dan kesehatan makanan. Pemerintah, menurutnya, juga harus mengawasi pengelolaan anggaran negara secara menyeluruh.

Ia mengingatkan bahwa lemahnya pengawasan berpotensi membuka ruang penyimpangan dalam pelaksanaan program berskala nasional tersebut.

MPP PKS Soroti Dugaan Konflik Kepentingan

MPP PKS juga menyoroti sejumlah laporan masyarakat sipil yang mengindikasikan potensi konflik kepentingan dalam pelaksanaan MBG.

“Pemerintah tidak boleh membiarkan muncul ruang abu-abu antara kebijakan publik dan kepentingan politik,” tegas Mulyanto.

Ia tidak merinci laporan tersebut. Namun, pada April 2025, Tempo memuat laporan berjudul “Keluarga dan Kroni Prabowo dalam Proyek MBG”. Selain itu, Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis kajian “Ada Siapa di Balik MBG: Patronase Politik dalam Memperkuat Dukungan” pada 29 Desember 2025.

Mulyanto meminta pemerintah menjadikan laporan-laporan tersebut sebagai bahan evaluasi serius.

“Jangan anggap temuan ini sebagai isu sepele,” ujarnya.

Audit Independen Dinilai Jaga Kepercayaan Publik

Mulyanto menekankan bahwa setiap program nasional yang dibiayai APBN harus bebas dari konflik kepentingan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ia menilai audit independen sebagai langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap MBG.

“Program ini memiliki tujuan yang baik. Pemerintah harus menjaga legitimasi publiknya,” kata dia.

Anggaran Rp335 Triliun dan Target Puluhan Juta Penerima

Sejak peluncuran pada 6 Januari 2025, pemerintah menargetkan MBG menjangkau 82,9 juta penerima manfaat pada Maret 2026. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyebut pemerintah akan mengoperasikan 19.188 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam waktu dekat.

Dapur-dapur tersebut akan melayani 55,1 juta penerima manfaat, mulai dari pelajar, ibu hamil dan menyusui, hingga lanjut usia. Pada tahun 2026, pemerintah mengalokasikan Rp335 triliun untuk MBG dalam APBN, menjadikannya salah satu program sosial dengan anggaran terbesar dalam sejarah Indonesia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tapsel Bongkar 11 Nama Bos Penebang Pohon, Kemenhut Segel Empat Lokasi Ilegal

    Bupati Tapsel Bongkar 11 Nama Bos Penebang Pohon, Kemenhut Segel Empat Lokasi Ilegal

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 486
    • 0Komentar

    TAPANULI SELATAN,Duasatunews.com — Isu pembalakan liar di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Tapanuli Utara dan Tapanuli Selatan terus menyedot perhatian publik. Bupati Tapanuli Selatan secara terbuka mengungkap sedikitnya 11 nama yang diduga terlibat dalam penebangan pohon ilegal. Sejalan dengan itu, Kementerian Kehutanan mencatat 12 subjek hukum yang terindikasi terlibat dalam aktivitas serupa. Temuan tersebut memperkuat […]

  • Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 586
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti maraknya kritik yang ia nilai tidak sehat terhadap kinerja pemerintah. Ia menilai sebagian pihak kerap memandang setiap langkah pemerintah secara negatif tanpa memahami konteks dan tujuan kebijakan. Presiden Soroti Pola Kritik Negatif Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin rapat terbatas di lokasi banjir Aceh Tamiang, […]

  • Prabowo bersama jajaran menteri menghadiri sidang paripurna DPR terkait pemberantasan pungli dan korupsi birokrasi

    Prabowo Perintahkan Menteri Bersihkan Pungli dan Korupsi di Semua Lini Birokrasi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 80
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Presiden Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk memberantas pungli dan korupsi di lingkungan birokrasi pemerintahan. Dalam Sidang Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu, Presiden meminta seluruh menteri, kepala badan, dan pimpinan lembaga segera membersihkan institusi masing-masing dari praktik pelanggaran hukum. Langkah Prabowo berantas pungli dan korupsi menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan publik serta menjaga […]

  • KPK Hentikan Kasus Izin Tambang Nikel Konawe Utara, Publik Soroti Batas Kewenangan Hukum

    KPK Hentikan Kasus Izin Tambang Nikel Konawe Utara, Publik Soroti Batas Kewenangan Hukum

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 434
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan penyidikan kasus dugaan korupsi izin tambang nikel di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, memicu perhatian publik. KPK menghentikan perkara yang menjerat mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman, karena auditor tidak dapat menghitung kerugian negara. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa auditor menyimpulkan pengelolaan tambang nikel […]

  • Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 710
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sebuah siaran langsung di media sosial Facebook menarik perhatian publik. Seorang pria menyampaikan persoalan rumah tangganya secara terbuka dalam tayangan tersebut. Ia juga menyinggung keberadaan salah satu organisasi masyarakat (ormas) berbasis adat Tolaki. Video berdurasi beberapa menit itu cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Pada awal siaran, pria tersebut menyampaikan keluhan […]

  • Wakil Menteri Keuangan: Juda Agung Masuk Bursa Calon

    Wakil Menteri Keuangan: Juda Agung Masuk Bursa Calon

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Wakil Menteri Keuangan berpeluang segera terisi setelah Menteri Keuangan RI menyebut mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, sebagai salah satu kandidat kuat. Menteri Keuangan menyampaikan pernyataan itu kepada media usai menghadiri Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026 di Jakarta. Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah bertemu langsung dengan Juda Agung. […]

expand_less