Raja Malaysia Kecewa Korupsi di Militer, Singgung Petinggi ATM
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- visibility 249
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta|duasatunews.com — Korupsi ATM Malaysia menjadi perhatian serius Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim. Ia menyampaikan sikap tegas tersebut saat membuka Sidang Pertama Masa Jabatan Ke-15 Parlemen Malaysia di Kuala Lumpur, Senin (19/1).
Raja Tegaskan Bahaya Korupsi di Institusi Negara
Dalam pidatonya di gedung Parlemen Malaysia (https://www.parlimen.gov.my), Sultan Ibrahim menilai praktik rasuah di Angkatan Tentera Malaysia sebagai ancaman serius. Ia menyebut korupsi dapat merusak integritas lembaga negara. Praktik tersebut juga berpotensi menggerus kepercayaan publik.
Sultan Ibrahim menegaskan bahwa institusi pertahanan harus berdiri di atas nilai kejujuran dan profesionalisme. Menurutnya, negara tidak boleh mentoleransi penyalahgunaan wewenang dalam bentuk apa pun.
Laporan Korupsi Seret Pejabat Pimpinan
Sultan Ibrahim mengaku kecewa setelah menerima laporan kasus korupsi yang menyeret pejabat hingga tingkat pimpinan. Ia menilai kepemimpinan yang bersih menjadi kunci utama menjaga wibawa negara.
Ia juga menegaskan bahwa pejabat publik harus memberi teladan. Setiap pelanggaran hukum, kata dia, akan merusak kredibilitas institusi secara keseluruhan.
Dorong Penyelidikan Menyeluruh
Menurut Sultan Ibrahim, kasus korupsi ATM Malaysia yang terungkap kemungkinan belum mencerminkan keseluruhan persoalan. Karena itu, ia mendorong aparat melakukan penelusuran di berbagai sektor.
Ia meminta langkah pencegahan dan penindakan berjalan seimbang. Upaya tersebut, menurutnya, perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Peran Publik dan Penegakan Hukum
Sultan Ibrahim menilai praktik rasuah dapat menghambat kebijakan publik dan pembangunan nasional. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa ikut berperan aktif.
Ia mendorong masyarakat melaporkan indikasi korupsi melalui saluran resmi. Ia menegaskan hukum harus berlaku adil bagi semua pihak.
SPRM Diminta Bertindak Profesional
Dalam kesempatan tersebut, Sultan Ibrahim meminta Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (https://www.sprm.gov.my) bekerja secara profesional dan transparan. Ia juga menekankan pentingnya penyelidikan yang tepat waktu.
Sikap ini sejalan dengan agenda pemerintah, seperti yang dibahas dalam artikel Pemerintah Malaysia Perkuat Upaya Pemberantasan Korupsi. Upaya penindakan juga tercermin dalam laporan SPRM Tangani Sejumlah Kasus Rasuah Pejabat Publik.
Amanah Pejabat Publik Jadi Sorotan
Sultan Ibrahim mengingatkan pejabat publik dan anggota parlemen agar menjaga amanah rakyat. Ia menilai kepercayaan publik sebagai fondasi utama stabilitas negara.
Menurutnya, pemerintahan Anwar Ibrahim membutuhkan dukungan institusi yang bersih. Ia menegaskan kemajuan negara bergantung pada integritas para pemimpinnya.
