Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Jembatan Mahakam Ulu Ditabrak Tongkang, DPUPR Kaltim Evaluasi Struktur

Jembatan Mahakam Ulu Ditabrak Tongkang, DPUPR Kaltim Evaluasi Struktur

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 400
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 SAMARINDA, duasatunews.com – Jembatan Mahakam Ulu ditabrak tongkang kembali pada Minggu (25/1). Insiden ini menjadi kejadian ketiga dalam 60 hari terakhir. Peristiwa tersebut meningkatkan risiko terhadap keselamatan pengguna jembatan dan kelancaran pelayaran Sungai Mahakam.

Pemerintah daerah mencatat insiden terjadi di jalur pelayaran aktif. Karena itu, pemerintah memperkuat koordinasi lintas instansi untuk mencegah kejadian serupa.

DPUPR Kaltim Evaluasi Struktur Jembatan Mahakam Ulu

DPUPR-Pera Kalimantan Timur segera menurunkan tim teknis ke lokasi. Tim mengukur geometri jembatan untuk memastikan kondisi struktur tetap aman setelah tabrakan.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR-Pera Kaltim, Muhammad Muhran, menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi awal. DPUPR memprioritaskan evaluasi menyeluruh guna menjaga keamanan aset infrastruktur daerah.

Pemeriksaan Pilar Usai Jembatan Mahakam Ulu Ditabrak

Tim teknis menemukan kerusakan pada satu unit fender di sisi Samarinda–Loa Buah. Benturan tongkang menyebabkan fender miring, tergores, dan retak.

Tim juga mencatat goresan serta beton yang gompal pada pilar delapan dan pilar sembilan. DPUPR menggandeng konsultan independen untuk memeriksa kemiringan pilar, kerataan lantai, dan kondisi sambungan siar muat.

Mitigasi Keselamatan Jembatan Mahulu di Sungai Mahakam

DPUPR Kaltim memfokuskan mitigasi pada pengamanan pilar di sisi Loa Buah. Pemerintah daerah tetap memberlakukan pembatasan kendaraan di atas delapan ton selama evaluasi berlangsung.

Selain itu, DPUPR mengkaji opsi pembatasan kendaraan bertonase besar bersama KSOP dan Pelindo. Pemerintah berkomitmen menyampaikan hasil kajian teknis kepada publik secara terbuka.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • kegiatan Koperasi Merah Putih dalam mendukung ekonomi desa

    Koperasi Merah Putih Target 25.000 Unit dalam Tiga Bulan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan lebih dari 25.000 unit Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia dalam waktu tiga bulan. Program Koperasi Merah Putih ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat. Dalam acara peletakan batu pertama proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah akan […]

  • Dugaan harta tidak dilaporkan LHKPN oleh anggota DPRD DKI Jakarta

    DUGAAN TIPIKOR MENYERET NAMA ANGGOTA DPRD PROVINSI DKI JAKARTA INISIAL DP

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 808
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Saat ini, publik menaruh perhatian serius pada dugaan harta tidak dilaporkan LHKPN oleh seorang anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta. Sebab, masyarakat menemukan perbedaan data kekayaan antara dokumen hukum dan laporan resmi. Pada dasarnya, pejabat publik memikul tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat. Oleh karena itu, anggota legislatif harus menjaga integritas sebagai wakil rakyat. […]

  • Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

    Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 543
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, kembali menyedot perhatian publik. Selain itu, praktik tersebut mengancam lingkungan dan kawasan wisata. Akibatnya, warga menghadapi risiko konflik sosial yang berulang. Sebelumnya, ketegangan sempat memuncak pada Agustus 2024. Saat itu, massa membakar lokasi tambang di Desa Batu Montor. Peristiwa tersebut menandai puncak keresahan […]

  • pembersihan saham gorengan disampaikan purbaya yudhi sadewa dalam indonesia economic outlook 2026

    Purbaya Serukan Bersih-Bersih Saham Gorengan, Sejarah Ingatkan Dampak Fatal Manipulasi Pasar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 363
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com — Pembersihan saham gorengan kembali menjadi sorotan setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam dan memicu trading halt. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk menjaga stabilitas pasar modal dan melindungi investor dari risiko spekulasi berlebihan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai tekanan tersebut bersifat sementara. Ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan […]

  • Pekerjaan Digital Gen Z Makin Diminati, Ini Alasannya

    Pekerjaan Digital Gen Z Makin Diminati, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pekerjaan digital Gen Z terus menguat sebagai pilihan utama generasi muda di tengah ketatnya lapangan kerja formal dan upah yang belum memadai. Kondisi ini mendorong banyak anak muda secara sadar beralih ke sektor kerja berbasis digital sebagai sumber penghasilan yang lebih fleksibel. Fenomena pekerjaan digital Gen Z mencuat di media sosial ketika […]

  • tambang ilegal Sulawesi Tenggara yang merusak lingkungan dan hutan

    Green Earth Movement,: “Polda sultra Diam di Tengah Maraknya Mafia Nikel di Sultra, Kapolri Harus Evaluasi”.

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 739
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — 10 September 2025 Green Earth Movement (GEM) menyuarakan keprihatinan serius atas maraknya tambang ilegal dan dugaan kuat keberadaan mafia nikel di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kondisi ini menunjukkan lemahnya penegakan hukum serta menurunnya nilai-nilai ksatria Bhayangkara di tubuh kepolisian daerah. Direktur GEM, Arin Fahrul Sanjaya, menilai aktivitas tambang ilegal telah merusak lingkungan secara […]

expand_less