Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Guru Honorer PPPK Gagal Ikut Seleksi, Menangis di DPR

Guru Honorer PPPK Gagal Ikut Seleksi, Menangis di DPR

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 382
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Nasib guru honorer PPPK kembali menjadi sorotan publik setelah seorang tenaga pendidik asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyampaikan keluhannya secara langsung di hadapan anggota DPR RI. Momen tersebut terjadi dalam audiensi Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senin (2/2/2026).

Guru honorer SDN Wanasari 01 Cibitung, Indah Permata Sari, mengaku telah mengabdi selama bertahun-tahun di dunia pendidikan. Namun hingga kini, pihak sekolah belum mencantumkan namanya dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Kondisi ini membuat Indah kehilangan kesempatan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Masuk Dapodik itu sangat sulit, Pak. Informasi dari dinas sering tidak sampai ke sekolah. Kami akhirnya tertinggal,” ujar Indah dengan suara bergetar.

Kendala Pendataan Guru Honorer

Indah menjelaskan, pendataan menjadi syarat utama dalam proses rekrutmen tenaga pendidik oleh pemerintah. Ketika data tidak tercatat dalam sistem, guru tidak dapat mengikuti tahapan seleksi meskipun telah memenuhi masa kerja dan beban mengajar.

“Kemarin ada tes PPPK. Karena tidak masuk Dapodik, kami tidak bisa ikut. Saya selalu khawatir akan dirumahkan,” katanya.

Ia menilai persoalan tersebut tidak hanya ia alami. Banyak rekan sesama guru honorer PPPK di berbagai daerah juga menghadapi kendala serupa. Menurutnya, sistem pendataan guru belum berjalan merata hingga ke tingkat sekolah, sehingga informasi penting sering terlambat diterima oleh tenaga pendidik.

Selain menghadapi ketidakpastian status, Indah juga harus berjuang secara ekonomi. Setelah menyelesaikan tugas mengajar, ia bekerja sambilan sebagai tukang antar-jemput laundry demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Setelah mengajar, saya langsung antar jemput laundry, Pak,” ucapnya sambil menyeka air mata.

Masalah pendataan tenaga pendidik selama ini kerap menjadi perhatian publik. Sejumlah kalangan menilai sinkronisasi data antara sekolah, dinas pendidikan, dan pemerintah pusat masih perlu diperbaiki. Ketidaksamaan data sering berdampak langsung pada hak guru untuk mengikuti program peningkatan status, kesejahteraan, dan perlindungan kerja.

Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi, menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan. Ia menyebut banyak tenaga pendidik masih menghadapi ketidakpastian status dan masa depan profesi.

Unifah mengatakan PGRI mendatangi Baleg DPR RI untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mendorong pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Guru. Ia berharap DPR RI membuka ruang dialog berkelanjutan agar kebijakan yang lahir memberi kepastian, keadilan, dan rasa aman bagi tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Riva Siahaan divonis penjara saat sidang putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta

    Tok! Riva Siahaan Dijatuhi Hukuman 9 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Migas

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 305
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menghukum Riva Siahaan selama 9 tahun penjara. Riva merupakan mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga. Perkara ini menyangkut korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018–2023. Selain pidana badan, majelis hakim menjatuhkan denda Rp1 miliar kepada Riva. Ketua Majelis Hakim Fajar Kusuma Aji membacakan […]

  • Indonesia capai 101 emas ASEAN Para Games 2025

    Indonesia Capai 101 Emas, Lampaui Target Dua Hari Sebelum Penutupan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Indonesia capai 101 emas ASEAN Para Games 2025 hingga Jumat, 24 Januari 2026. Kontingen Merah Putih meraih capaian tersebut dua hari sebelum penutupan ajang olahraga Asia Tenggara bagi atlet disabilitas itu. Prestasi ini langsung melampaui target yang ditetapkan sejak awal kompetisi. Tim Indonesia menembus target 82 medali emas pada hari keempat pertandingan. […]

  • sejarah mata uang Islam dinar emas Bizantium pada masa awal Islam

    Jejak Sejarah Mata Uang Islam: Dari Koin Asing hingga Simbol Kedaulatan Peradaban

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 256
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Dinar dan dirham membentuk fondasi ekonomi Islam jauh sebelum dunia mengenal uang kertas. Sejak awal, emas dan perak mendorong perdagangan lintas benua yang menghubungkan Timur Tengah, Asia, dan Eropa. Pada masa awal Islam, umat Muslim belum memiliki mata uang resmi. Karena itu, masyarakat melakukan transaksi ekonomi melalui barter dan pertukaran komoditas. Para […]

  • Pelantikan Kepala Dinas PMD Konawe Selatan oleh Bupati

    Dr. Anni Naim Taridala, SE Resmi Menjabat Sebagai Kadis Pemberdayaan Masyarakat & Desa

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 524
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pelantikan PMD Konawe Selatan menarik perhatian publik di tengah persoalan tata kelola desa dan tuntutan transparansi anggaran. Pemerintah daerah melakukan rotasi jabatan ini saat banyak desa masih berupaya meningkatkan kapasitas aparatur dan kualitas perencanaan pembangunan. Peningkatan alokasi dana desa mendorong kebutuhan pengelolaan yang lebih akuntabel. Namun, sejumlah desa masih menghadapi kendala perencanaan […]

  • Dukung Kemerdekaan Palestina, Menlu RI Tegaskan Sikap

    Dukung Kemerdekaan Palestina, Menlu RI Tegaskan Sikap

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan pemerintah Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina melalui kerangka Solusi Dua Negara. Ia menyebut pendekatan ini sebagai arah utama kebijakan luar negeri Indonesia dalam merespons konflik Palestina–Israel. Sikap tersebut juga sejalan dengan pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (https://kemlu.go.id). “Oleh karena itu, arah kompas Indonesia tetap two […]

  • Aksi mahasiswa menyoroti kasus Elza Syarief di kawasan Menteng Jakarta

    GASKAN Soroti Lambatnya Penyidikan Kasus Elza Syarief, Ancam Aksi Susulan Usut Dugaan Penggelapan Ratusan Miliar

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 229
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menegaskan dugaan penggelapan dana klien yang menyeret nama pengacara Elza Syarief semakin meluas. Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, menyebut kerugian tidak hanya menimpa UMKM Memiles pada 2019. Selain itu, ia mengatakan sejumlah klien lain juga mengalami kerugian dengan total mencapai ratusan miliar rupiah. Andi menyampaikan pernyataan […]

expand_less