Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Awal Puasa 2026 Berpotensi Berbeda, Publik Dihadapkan pada Dua Tanggal

Awal Puasa 2026 Berpotensi Berbeda, Publik Dihadapkan pada Dua Tanggal

  • account_circle Darman
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 308
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Awal puasa 2026 berpotensi tidak seragam di Indonesia. Perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah ini berdampak langsung pada kepastian ibadah, penjadwalan kegiatan sosial, serta pengaturan layanan publik di sejumlah daerah.

Perbedaan tersebut muncul karena pemerintah, organisasi keagamaan, dan kalangan peneliti menggunakan metode penentuan awal bulan yang berbeda. Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh pada dua tanggal, yakni 18 atau 19 Februari 2026, tergantung kriteria yang dipakai.

Awal Puasa 2026 Berbeda karena Metode Penetapan

Perdebatan penentuan awal Ramadan kembali mengemuka. Kali ini, perbedaan tidak terletak pada data astronomi, melainkan pada pendekatan penetapan hilal.

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional menilai potensi perbedaan awal puasa tahun ini cukup besar. Koordinator Kelompok Riset Astronomi dan Observatorium Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, menegaskan bahwa semua pihak merujuk pada data yang sama.

Menurut Thomas, perbedaan muncul karena sebagian pihak memakai pendekatan hilal lokal, sementara yang lain menggunakan hilal global.

Pemerintah dan mayoritas organisasi Islam di Indonesia memakai hilal lokal. Pendekatan ini mensyaratkan keterlihatan bulan sabit di wilayah Indonesia. Pada saat matahari terbenam 17 Februari 2026, posisi bulan masih berada di bawah ufuk. Karena itu, metode ini mengarah pada awal Ramadan 19 Februari.

Sebaliknya, pendekatan hilal global menetapkan awal bulan selama kriteria terpenuhi di wilayah mana pun di dunia. Berdasarkan perhitungan astronomi, wilayah Alaska telah memenuhi kriteria tersebut pada 17 Februari. Dengan pendekatan ini, Ramadan dapat dimulai pada 18 Februari 2026.

Awal Puasa 2026 Menunggu Sidang Isbat Pemerintah

Penetapan resmi awal Ramadan di Indonesia berada di bawah kewenangan Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian Agama menjadwalkan sidang isbat pada 17 Februari 2026, bersamaan dengan pemantauan hilal di berbagai daerah.

Prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menunjukkan posisi hilal masih berada di bawah ufuk di seluruh wilayah Indonesia pada tanggal tersebut. Kondisi ini membuat petugas rukyat hampir pasti tidak dapat melihat hilal.

Indonesia mengacu pada kriteria imkanur rukyat yang disepakati negara anggota MABIMS. Kriteria ini menetapkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Posisi bulan baru memenuhi syarat itu pada 18 Februari, sehingga awal Ramadan jatuh pada 19 Februari.

Informasi resmi sidang isbat tersedia di https://kemenag.go.id, sementara data astronomi merujuk pada publikasi https://www.bmkg.go.id.

Awal Puasa 2026 Versi Muhammadiyah

Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah pada Rabu, 18 Februari 2026. Organisasi ini menggunakan metode hisab hakiki dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal.

Muhammadiyah tidak mensyaratkan keterlihatan hilal di Indonesia selama posisi bulan secara global telah memenuhi kriteria awal bulan.

Awal Puasa 2026 Menurut NU Masih Menunggu Rukyat

Di sisi lain, Nahdlatul Ulama belum menetapkan awal Ramadan secara resmi. NU masih menunggu hasil rukyatul hilal pada akhir Syaban.

Meski demikian, Almanak NU memperkirakan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Perkiraan ini sejalan dengan penggunaan hilal lokal.

Dampak Awal Puasa 2026 bagi Masyarakat

Perbedaan awal puasa berpotensi memengaruhi keseragaman kegiatan ibadah, kalender pendidikan, serta penyesuaian jam kerja dan layanan publik. Perbedaan tanggal juga kerap menimbulkan kebingungan di tingkat masyarakat.

Pemerintah meminta masyarakat menunggu hasil sidang isbat sebagai keputusan nasional. Pada saat yang sama, pemerintah mengajak publik saling menghormati perbedaan metode penetapan.

Dengan potensi perbedaan awal puasa 2026 antara 18 dan 19 Februari, isu sinkronisasi waktu ibadah kembali menjadi perhatian menjelang Ramadan.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK: Nyatakan Uji Materi Soal Autentikasi Ijazah Capres Tidak Dapat Diterima

    MK: Nyatakan Uji Materi Soal Autentikasi Ijazah Capres Tidak Dapat Diterima

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 318
    • 0Komentar

    JAKARTA,duasatunews.com — Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materi mengenai kewajiban autentikasi faktual ijazah calon presiden dan calon wakil presiden. MK menyampaikan putusan itu dalam sidang pleno di Jakarta, Senin. Ketua MK Suhartoyo menyebut permohonan Nomor 216/PUU-XXIII/2025 tidak memenuhi syarat formil. Mahkamah menilai peneliti Bonatua Silalahi menyusun permohonan secara tidak jelas atau obscuur. Pemohon Mengabaikan Sistematika […]

  • Peserta MUBES PEMUDA 21 mengikuti sidang pleno organisasi

    Julpan dan Alfan Koriama Raih Suara Terbanyak pada MUBES PEMUDA 21

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — MUBES PEMUDA 21 berlangsung demokratis dan penuh antusiasme. Musyawarah Besar ini menjadi forum tertinggi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan dan strategi gerakan pemuda ke depan. Seluruh kader mengikuti agenda dengan disiplin dan semangat partisipatif. Sejak pembukaan sidang, peserta MUBES PEMUDA 21 aktif menyampaikan pandangan, masukan, dan gagasan. Forum berjalan dinamis dengan tetap […]

  • sidang ASN Kemenaker kasus pemerasan RPTKA di Pengadilan Tipikor Jakarta

    ASN Kemenaker RPTKA Hadapi Sidang Tuntutan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 175
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) –  ASN Kemenaker RPTKA menghadapi sidang pembacaan tuntutan dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan tenaga kerja asing. Selain itu, perkara ini menjadi sorotan publik karena nilai kerugian yang besar. Sidang berlangsung pada Senin pukul 10.00 WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sementara itu, majelis hakim yang dipimpin Lucy Ermawati menyidangkan perkara ini bersama hakim […]

  • Prabowo mundur IPSI diumumkan di Munas IPSI Jakarta

    Prabowo Mundur IPSI Setelah 34 Tahun Menjabat Ketua Umum

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) –  Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) setelah 34 tahun mengabdi. Keputusan Prabowo mundur IPSI disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu. Ia menjelaskan bahwa tugasnya sebagai Presiden menyita waktu […]

  • AS Dikabarkan Minati Greenland, Gedung Putih Tegaskan Hormati Kedaulatan Washington

    AS Dikabarkan Minati Greenland, Gedung Putih Tegaskan Hormati Kedaulatan Washington

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Ketertarikan Amerika Serikat terhadap Greenland kembali menjadi perhatian internasional setelah sejumlah media global menyoroti pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pemerintah Amerika Serikat menegaskan isu tersebut masih berada dalam ranah diplomasi dan belum berubah menjadi kebijakan resmi negara. Donald Trump sebelumnya menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya Greenland bagi kepentingan strategis dan ekonomi Amerika […]

  • ina Keakraban PEMUDA 21 di Puncak Bogor sebagai kegiatan pembinaan mahasiswa baru

    BINA AKRAB & MUSYAWARAH BESAR PEMUDA 21 TAHUN 2024

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.205
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Program pembinaan mahasiswa baru rutin digelar setiap akhir tahun oleh PEMUDA 21. Pada tahun ini, panitia melaksanakan kegiatan Bina Keakraban (Bina Akrab) di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Dari total 546 anggota, panitia menghadirkan 287 peserta dalam kegiatan tersebut. Melalui Bina Akrab, panitia berupaya mempererat silaturahmi antara senior dan junior. Selain itu, panitia membekali […]

expand_less