Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Awal Puasa 2026 Berpotensi Berbeda, Publik Dihadapkan pada Dua Tanggal

Awal Puasa 2026 Berpotensi Berbeda, Publik Dihadapkan pada Dua Tanggal

  • account_circle Darman
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 371
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Awal puasa 2026 berpotensi tidak seragam di Indonesia. Perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah ini berdampak langsung pada kepastian ibadah, penjadwalan kegiatan sosial, serta pengaturan layanan publik di sejumlah daerah.

Perbedaan tersebut muncul karena pemerintah, organisasi keagamaan, dan kalangan peneliti menggunakan metode penentuan awal bulan yang berbeda. Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh pada dua tanggal, yakni 18 atau 19 Februari 2026, tergantung kriteria yang dipakai.

Awal Puasa 2026 Berbeda karena Metode Penetapan

Perdebatan penentuan awal Ramadan kembali mengemuka. Kali ini, perbedaan tidak terletak pada data astronomi, melainkan pada pendekatan penetapan hilal.

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional menilai potensi perbedaan awal puasa tahun ini cukup besar. Koordinator Kelompok Riset Astronomi dan Observatorium Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, menegaskan bahwa semua pihak merujuk pada data yang sama.

Menurut Thomas, perbedaan muncul karena sebagian pihak memakai pendekatan hilal lokal, sementara yang lain menggunakan hilal global.

Pemerintah dan mayoritas organisasi Islam di Indonesia memakai hilal lokal. Pendekatan ini mensyaratkan keterlihatan bulan sabit di wilayah Indonesia. Pada saat matahari terbenam 17 Februari 2026, posisi bulan masih berada di bawah ufuk. Karena itu, metode ini mengarah pada awal Ramadan 19 Februari.

Sebaliknya, pendekatan hilal global menetapkan awal bulan selama kriteria terpenuhi di wilayah mana pun di dunia. Berdasarkan perhitungan astronomi, wilayah Alaska telah memenuhi kriteria tersebut pada 17 Februari. Dengan pendekatan ini, Ramadan dapat dimulai pada 18 Februari 2026.

Awal Puasa 2026 Menunggu Sidang Isbat Pemerintah

Penetapan resmi awal Ramadan di Indonesia berada di bawah kewenangan Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian Agama menjadwalkan sidang isbat pada 17 Februari 2026, bersamaan dengan pemantauan hilal di berbagai daerah.

Prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menunjukkan posisi hilal masih berada di bawah ufuk di seluruh wilayah Indonesia pada tanggal tersebut. Kondisi ini membuat petugas rukyat hampir pasti tidak dapat melihat hilal.

Indonesia mengacu pada kriteria imkanur rukyat yang disepakati negara anggota MABIMS. Kriteria ini menetapkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Posisi bulan baru memenuhi syarat itu pada 18 Februari, sehingga awal Ramadan jatuh pada 19 Februari.

Informasi resmi sidang isbat tersedia di https://kemenag.go.id, sementara data astronomi merujuk pada publikasi https://www.bmkg.go.id.

Awal Puasa 2026 Versi Muhammadiyah

Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah pada Rabu, 18 Februari 2026. Organisasi ini menggunakan metode hisab hakiki dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal.

Muhammadiyah tidak mensyaratkan keterlihatan hilal di Indonesia selama posisi bulan secara global telah memenuhi kriteria awal bulan.

Awal Puasa 2026 Menurut NU Masih Menunggu Rukyat

Di sisi lain, Nahdlatul Ulama belum menetapkan awal Ramadan secara resmi. NU masih menunggu hasil rukyatul hilal pada akhir Syaban.

Meski demikian, Almanak NU memperkirakan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Perkiraan ini sejalan dengan penggunaan hilal lokal.

Dampak Awal Puasa 2026 bagi Masyarakat

Perbedaan awal puasa berpotensi memengaruhi keseragaman kegiatan ibadah, kalender pendidikan, serta penyesuaian jam kerja dan layanan publik. Perbedaan tanggal juga kerap menimbulkan kebingungan di tingkat masyarakat.

Pemerintah meminta masyarakat menunggu hasil sidang isbat sebagai keputusan nasional. Pada saat yang sama, pemerintah mengajak publik saling menghormati perbedaan metode penetapan.

Dengan potensi perbedaan awal puasa 2026 antara 18 dan 19 Februari, isu sinkronisasi waktu ibadah kembali menjadi perhatian menjelang Ramadan.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bali Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor

    Bali Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Bali Destinasi Terbaik Dunia 2026 menjadi sorotan setelah platform perjalanan global menempatkan Pulau Dewata di peringkat pertama Travelers’ Choice Awards Best of the Best. Jutaan wisatawan internasional memberikan ulasan positif sepanjang 2025 yang mengantarkan Bali ke posisi puncak. Bali meraih penghargaan tersebut dalam ajang Travelers’ Choice Awards Best of the Best yang […]

  • Prabowo dikawal F-16 Yordania saat memasuki wilayah udara Amman

    Prabowo Dikawal F-16 Yordania, Ucapkan Ramadhan Mubarak

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 209
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Prabowo dikawal F-16 Yordania saat pesawat kepresidenan memasuki wilayah udara Kerajaan Yordania Hasyimiah, Selasa (24/2) malam. Dari dalam pesawat, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengucapkan “Ramadhan Mubarak” kepada pilot jet tempur Yordania melalui komunikasi udara. Dua pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Yordania mengawal pesawat kepresidenan dari sisi kanan dan kiri. Jet tempur […]

  • ketimpangan ekonomi Indonesia dibahas Ma’ruf Amin dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah 2026

    Ma’ruf Amin: Ketimpangan Ekonomi Masih Jadi Masalah Global, Indonesia Termasuk

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 332
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — ketimpangan ekonomi Indonesia masih menjadi persoalan serius dalam pembangunan nasional. Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin menilai masalah tersebut tidak hanya terjadi di dalam negeri, tetapi juga menjadi fenomena global. Ma’ruf menyampaikan pandangan itu saat menghadiri Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). Ia menyebut […]

  • Golkar dukung Prabowo Gibran ditegaskan Bahlil Lahadalia

    Golkar Dukung Prabowo Gibran hingga Akhir Pemerintahan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen partainya mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa jabatan. Bahlil menyampaikan pernyataan itu usai menghadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat. Menurut Bahlil, Golkar memiliki kewajiban politik karena partai tersebut mengusung […]

  • Prabowo ke Paris usai agenda WEF di Swiss

    Prabowo ke Paris Penuhi Undangan Macron

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Prabowo ke Paris pada Jumat siang waktu setempat setelah menyelesaikan agenda internasional di Swiss. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan perjalanan tersebut untuk memenuhi undangan resmi Presiden Prancis Emmanuel Macron. Sebelumnya, Presiden Prabowo merampungkan seluruh rangkaian kegiatan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos-Klosters, Swiss. Setelah itu, Presiden dan rombongan bertolak dari […]

  • “Petugas PLN bersiaga saat proses pemulihan listrik Sumatra di gardu induk”

    176 Gardu Induk Kembali Aktif, Pasokan Listrik Sumatra Mulai Pulih

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 143
    • 5Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Listrik Sumatra pulih secara bertahap setelah PT PLN (Persero) berhasil mengaktifkan kembali 176 gardu induk yang sebelumnya terdampak gangguan sistem kelistrikan. Pemulihan berlangsung cepat untuk memastikan masyarakat kembali menikmati pasokan listrik secara normal di berbagai daerah. Gangguan Listrik Sempat Hambat Aktivitas Gangguan listrik sempat memengaruhi sejumlah wilayah di Pulau Sumatra dan menghambat aktivitas […]

expand_less