Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » PPI Ungkap Dugaan Peran PT SAS Grup, Oknum Polisi, dan Bea Cukai Kendari dalam Penjualan Ban Ilegal Morosi

PPI Ungkap Dugaan Peran PT SAS Grup, Oknum Polisi, dan Bea Cukai Kendari dalam Penjualan Ban Ilegal Morosi

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 389
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KONAWE, (Duasatunews.com) — Seiring berjalannya penelusuran, dugaan pelanggaran aktivitas di Kawasan Berikat Morosi kembali mengemuka. Dalam konteks itu, Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI) mengungkap dugaan peran PT Selaras Agung Sejahtera (SAS Grup) sebagai perantara penjualan ban bekas ilegal yang keluar dari kawasan berikat. Lebih lanjut, PPI menilai praktik tersebut melibatkan oknum anggota kepolisian dan oknum pejabat Bea Cukai Kendari.

Sementara itu, Ketua Umum PPI, Sulkarnain, menyampaikan bahwa organisasinya terus menelusuri aktivitas pengeluaran limbah ban dari kawasan berikat Morosi. Dari hasil penelusuran tersebut, PPI menemukan keterkaitan PT SAS Grup dalam transaksi ban bekas pada Januari 2026.

“Kami menelusuri aktivitas pada Januari 2026 dan, sebagai hasilnya, kami menemukan peran PT SAS Grup dengan pemilik berinisial B,” ujar Sulkarnain, Jumat (28/2/2026).

PPI Soroti Dugaan Kedekatan Pemilik Perusahaan dan Oknum Polisi

Selanjutnya, Sulkarnain menjelaskan bahwa pemilik PT SAS Grup memiliki kedekatan dengan salah satu oknum anggota kepolisian di Polda Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu, menurutnya, kedekatan tersebut membuka jalan bagi perusahaan tersebut untuk berperan sebagai perantara transaksi ban bekas dari kawasan berikat Morosi.

“Kami melihat adanya hubungan dekat antara pemilik PT SAS Grup dan salah satu anggota Polda Sultra,” tegasnya.

Bea Cukai Kendari Dinilai Pegang Peran Kunci Pengawasan

Tidak berhenti di situ, Sulkarnain juga menyebut beberapa pihak lain yang ikut berperan dalam proses transaksi hingga pengeluaran ban. Secara rinci, ia menyebut inisial H dan B dari pihak perusahaan serta oknum pejabat Bea Cukai Kendari yang mengawasi lalu lintas barang di kawasan tersebut.

Di sisi lain, ia menilai pengeluaran limbah ban dari kawasan berikat tidak mungkin terjadi tanpa pengawasan aparat. Dengan demikian, Bea Cukai Kendari, menurutnya, memegang kendali penuh atas keluar masuk barang di kawasan berikat.

“Bea Cukai mengawasi seluruh pergerakan barang di kawasan berikat. Jika barang ilegal keluar, maka pengawasan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

PPI Nilai Praktik Langgar Aturan Kepabeanan

Lebih jauh, PPI menilai praktik tersebut melanggar Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor 30 Tahun 2024 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65 Tahun 2021 tentang pengawasan kawasan berikat.

Pada akhirnya, atas temuan tersebut, PPI menyatakan akan melaporkan kasus ini ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta ke Mabes Polri. Selain itu, PPI juga memasukkan PT SAS Grup dan PT VDNI dalam laporan tersebut.

“Kami akan melaporkan seluruh pihak yang kami temukan dalam penelusuran. Dengan kata lain, kami menyiapkan laporan terhadap oknum aparat, pejabat Bea Cukai, perusahaan perantara, maupun pengelola kawasan. Saat ini, kami sudah mengantongi bukti,” tutup Sulkarnain.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKI Jakarta Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah pada 2026

    DKI Jakarta Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah pada 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 415
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Program sekolah swasta gratis DKI 2026 akan diperluas secara signifikan. Sebelumnya, program ini mencakup 40 sekolah. Namun, pada 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah jumlahnya menjadi 100 sekolah. Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menyampaikan rencana tersebut di Balai Kota, Rabu. Ia menegaskan pemerintah tidak mengurangi sekolah yang sudah bergabung. […]

  • Biopori Jumbo Pondok Kelapa yang digunakan warga untuk mengelola sampah organik di Jakarta Timur

    Biopori Jumbo Pondok Kelapa Dipuji Pramono, Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Jakarta

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memuji warga RW 014 Kelurahan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang mengembangkan pengelolaan sampah organik melalui Biopori Jumbo. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Jakarta. Pramono meninjau lokasi pengelolaan sampah pada Minggu. Dalam kesempatan itu, ia menilai gerakan warga membuktikan bahwa komunitas mampu menghadirkan solusi lingkungan […]

  • Anak-anak membaca buku bersama di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kendari dengan suasana ruang literasi yang cerah, penuh warna, dan kegiatan edukatif interaktif.

    Peran Komunitas dalam Pengembangan TBM

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 209
    • 1Komentar

    Inovasi Taman Bacaan Masyarakat Kendari Tingkatkan Minat Baca Anak Jakarta,(duasatunews.com)//Inovasi Taman Bacaan Masyarakat Kendari menjadi fokus utama dalam upaya memperkuat budaya literasi di tingkat komunitas. Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pengelola TBM di Kendari untuk menghadirkan program yang kreatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Perwakilan Badan Bahasa Kemendikdasmen menyampaikan dorongan […]

  • Siswa mengambil makanan program MBG dari SPPG di Cilegon setelah kasus dugaan keracunan makanan

    SPPG Cilegon Ditutup Usai 49 Siswa Alami Gejala Keracunan MBG

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Kasus SPPG Cilegon keracunan MBG menarik perhatian publik. Oleh karena itu, Badan Gizi Nasional (BGN) segera menghentikan operasional dapur terkait. Langkah ini bertujuan mencegah risiko lanjutan sekaligus menjaga keamanan pangan. Kronologi SPPG Cilegon Keracunan MBG Sebanyak 49 siswa MTs Al Inayah di Kota Cilegon mengalami mual dan pusing setelah menyantap makanan MBG. Peristiwa ini terjadi […]

  • Aksi Koalisi Aktivis Bersatu di Gedung KPK terkait Proyek RSUD Kolaka Timur dan desakan pemeriksaan sejumlah pejabat.

    Koalisi Aktivis Bersatu Desak KPK Usut Dugaan Kolusi Proyek RSUD Kolaka Timur, Sejumlah Pejabat dan PT Arafah Alam Sejahtera Diminta Diperiksa

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com)_ Kasus lanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) kembali menjadi sorotan. Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Bersatu mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengambil langkah penyelidikan terhadap proses pelaksanaan proyek yang nilainya disebut mencapai lebih dari Rp30 miliar. (Senin, 3 Agustus 2026) Jendral Lapangan Koalisi Aktivis […]

  • Bupati Muara Enim Edison tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring OTT

    Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 141
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Bupati Muara Enim Edison tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026) pagi setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) sehari sebelumnya. Pantauan di lokasi menunjukkan Bupati Muara Enim Edison datang sekitar pukul 08.51 WIB menggunakan kendaraan penyidik KPK. Ia mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru dan […]

expand_less