Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » PPI Ungkap Dugaan Peran PT SAS Grup, Oknum Polisi, dan Bea Cukai Kendari dalam Penjualan Ban Ilegal Morosi

PPI Ungkap Dugaan Peran PT SAS Grup, Oknum Polisi, dan Bea Cukai Kendari dalam Penjualan Ban Ilegal Morosi

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 200
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KONAWE, (Duasatunews.com) — Seiring berjalannya penelusuran, dugaan pelanggaran aktivitas di Kawasan Berikat Morosi kembali mengemuka. Dalam konteks itu, Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI) mengungkap dugaan peran PT Selaras Agung Sejahtera (SAS Grup) sebagai perantara penjualan ban bekas ilegal yang keluar dari kawasan berikat. Lebih lanjut, PPI menilai praktik tersebut melibatkan oknum anggota kepolisian dan oknum pejabat Bea Cukai Kendari.

Sementara itu, Ketua Umum PPI, Sulkarnain, menyampaikan bahwa organisasinya terus menelusuri aktivitas pengeluaran limbah ban dari kawasan berikat Morosi. Dari hasil penelusuran tersebut, PPI menemukan keterkaitan PT SAS Grup dalam transaksi ban bekas pada Januari 2026.

“Kami menelusuri aktivitas pada Januari 2026 dan, sebagai hasilnya, kami menemukan peran PT SAS Grup dengan pemilik berinisial B,” ujar Sulkarnain, Jumat (28/2/2026).

PPI Soroti Dugaan Kedekatan Pemilik Perusahaan dan Oknum Polisi

Selanjutnya, Sulkarnain menjelaskan bahwa pemilik PT SAS Grup memiliki kedekatan dengan salah satu oknum anggota kepolisian di Polda Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu, menurutnya, kedekatan tersebut membuka jalan bagi perusahaan tersebut untuk berperan sebagai perantara transaksi ban bekas dari kawasan berikat Morosi.

“Kami melihat adanya hubungan dekat antara pemilik PT SAS Grup dan salah satu anggota Polda Sultra,” tegasnya.

Bea Cukai Kendari Dinilai Pegang Peran Kunci Pengawasan

Tidak berhenti di situ, Sulkarnain juga menyebut beberapa pihak lain yang ikut berperan dalam proses transaksi hingga pengeluaran ban. Secara rinci, ia menyebut inisial H dan B dari pihak perusahaan serta oknum pejabat Bea Cukai Kendari yang mengawasi lalu lintas barang di kawasan tersebut.

Di sisi lain, ia menilai pengeluaran limbah ban dari kawasan berikat tidak mungkin terjadi tanpa pengawasan aparat. Dengan demikian, Bea Cukai Kendari, menurutnya, memegang kendali penuh atas keluar masuk barang di kawasan berikat.

“Bea Cukai mengawasi seluruh pergerakan barang di kawasan berikat. Jika barang ilegal keluar, maka pengawasan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

PPI Nilai Praktik Langgar Aturan Kepabeanan

Lebih jauh, PPI menilai praktik tersebut melanggar Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor 30 Tahun 2024 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65 Tahun 2021 tentang pengawasan kawasan berikat.

Pada akhirnya, atas temuan tersebut, PPI menyatakan akan melaporkan kasus ini ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta ke Mabes Polri. Selain itu, PPI juga memasukkan PT SAS Grup dan PT VDNI dalam laporan tersebut.

“Kami akan melaporkan seluruh pihak yang kami temukan dalam penelusuran. Dengan kata lain, kami menyiapkan laporan terhadap oknum aparat, pejabat Bea Cukai, perusahaan perantara, maupun pengelola kawasan. Saat ini, kami sudah mengantongi bukti,” tutup Sulkarnain.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kepemilikan lahan Bupati Konsel di wilayah tambang nikel

    IPPMI Konsel Soroti Dugaan Kepemilikan Lahan Virgin 11 Hektar Oleh Bupati Konsel di IUP PT. WIN

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 587
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kepemilikan lahan Bupati Konsel kembali menjadi sorotan publik. Isu ini mencuat setelah Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Konawe Selatan (IPPMI Konsel) mengungkap dugaan kepemilikan lahan di wilayah tambang nikel Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Ketua IPPMI Konsel, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut dugaan kepemilikan lahan Bupati Konsel seluas 11 hektar berada di […]

  • tren gadget teknologi digital

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 430
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Tren Gadget 2023 mencerminkan perubahan besar dalam cara manusia memanfaatkan teknologi. Gadget modern tidak lagi berfungsi sebagai alat bantu semata, tetapi telah menjadi bagian dari rutinitas harian yang mendukung produktivitas dan kenyamanan hidup. Seiring waktu, inovasi teknologi menghadirkan perangkat yang lebih cerdas, adaptif, dan terintegrasi dengan kebutuhan pengguna. Perkembangan ini mendorong gaya […]

  • Pembatasan senjata strategis dalam Perjanjian New START

    Perjanjian New START: Rusia Tak Lagi Terikat Kewajiban

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Moskow, duasatunews.com — Perjanjian New START memasuki fase baru setelah pemerintah Rusia menyatakan bahwa mulai 4 Februari para pihak tidak lagi mematuhi kewajiban dan deklarasi simetris. Rusia menegaskan setiap negara kini bebas menentukan langkah lanjutan terkait kebijakan senjata strategis. Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan pernyataan tersebut pada Rabu (4/2). Pemerintah Rusia mengaku telah mengajukan upaya […]

  • Program Beasiswa KIP Kuliah 2026 dorong pemerataan pendidikan

    Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah Tahun 2026 Akan Segera Dibuka

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 680
    • 3Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Biaya kuliah dan kebutuhan hidup mahasiswa masih menghambat lulusan SMA dan sederajat dari keluarga kurang mampu. Akibat kondisi tersebut, banyak calon mahasiswa menunda rencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Di berbagai daerah, ketimpangan akses pendidikan tinggi terus terjadi. Terutama di wilayah dengan partisipasi perguruan tinggi rendah, keterbatasan ekonomi sering memutus peluang generasi […]

  • Mudik 2026 Jawa Tengah Jadi Simpul Terpadat Nasional

    Mudik 2026 Jawa Tengah Jadi Simpul Terpadat Nasional

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Liburan Mudik Lebaran Tahun 2026 Provinsi Jawa Tengah, menarik minat masyarakat diproyeksikan menjadi pusat pergerakan masyarakat terbesar di Indonesia. Proyeksi menunjukkan sekitar 38,71 juta orang akan bergerak menuju Jawa Tengah, selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Angka ini menegaskan posisi Jawa Tengah sebagai simpul terpadat dalam arus mobilitas nasional. (21/02/2026). […]

  • Judika rilis album baru Lagi Sayang-Sayangnya 2026

    Judika Rilis Album Terbaru “Lagi Sayang-Sayangnya”, Terinspirasi Semangat Coach Shin Tae-yong

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 332
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Judika rilis album Lagi Sayang-Sayangnya di tengah ketatnya persaingan industri musik Indonesia. Album ini menyoroti persoalan publik yang dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama upaya menjaga hubungan ketika tekanan sosial dan ekonomi terus meningkat. Saat ini, banyak pendengar mencari musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga relevan dengan realitas sehari-hari. Oleh karena itu, Judika […]

expand_less