Kewaspadaan Campak Tenaga Kesehatan,Kemenkes Terbitkan SE
- account_circle adrian moita
- calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
- visibility 119
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi - Seorang dokter menyiapkan vaksin campak untuk disuntikkan kepada balita
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta (duasatunews.com) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan campak tenaga kesehatan. Kebijakan ini bertujuan melindungi tenaga medis dari risiko penularan.
Selain itu, Kemenkes ingin mengantisipasi peningkatan kasus campak di Indonesia. Oleh karena itu, tenaga medis dan tenaga kesehatan menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andri Saguni, menyatakan pihaknya telah menyebarkan surat edaran tersebut secara luas.
“Surat edaran ini sudah tersebar luas, khususnya kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan,” ujar Andri di Jakarta, Selasa.
Kewaspadaan Campak Tenaga Kesehatan di Fasilitas Medis
Melalui kebijakan ini, Kemenkes meminta seluruh fasilitas kesehatan meningkatkan upaya pencegahan. Pertama, rumah sakit melakukan skrining pasien sejak pintu masuk.
Selanjutnya, petugas memeriksa pasien di IGD, rawat jalan, dan ruang rawat inap. Di samping itu, fasilitas kesehatan menyiapkan ruang isolasi sesuai standar.
Tidak hanya itu, pihak rumah sakit juga memastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis.
Langkah ini menjadi bagian penting dari penerapan kewaspadaan campak tenaga kesehatan di lingkungan fasilitas medis.
Perlindungan dan Penguatan Sistem Tenaga Kesehatan
Kemudian, Kemenkes menekankan pentingnya pengaturan jadwal kerja tenaga kesehatan. Dengan demikian, pengelola fasilitas memberi waktu istirahat yang cukup bagi tenaga medis.
Selain itu, setiap fasilitas kesehatan menyiapkan mekanisme penanganan bagi tenaga medis yang terpapar atau bergejala campak.
Lebih lanjut, tim pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) bersama K3 rumah sakit meningkatkan pengawasan. Sementara itu, unit mutu dan keselamatan pasien ikut berperan.
Di sisi lain, tenaga kesehatan menjaga asupan gizi seimbang. Mereka juga dapat mengonsumsi suplemen vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Kesiapsiagaan Nasional dan Pencegahan Campak
Kewaspadaan campak tenaga kesehatan menjadi bagian penting dari kesiapsiagaan nasional. Karena itu, semua pihak perlu ikut menekan penyebaran penyakit ini.
Selanjutnya, Kemenkes akan terus memantau perkembangan kasus. Jika kasus meningkat, pemerintah akan memperkuat langkah antisipasi.
Selain itu, masyarakat juga perlu melengkapi imunisasi campak. Upaya ini penting untuk memutus rantai penularan sejak dini.
“Kita terus mengamati dan mewaspadai peningkatan kasus,” kata Andri.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
