Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Penetapan Tersangka Kadin Sultra Dipersoalkan, Jarnas Soroti Ketimpangan Kasus Tambang

Penetapan Tersangka Kadin Sultra Dipersoalkan, Jarnas Soroti Ketimpangan Kasus Tambang

  • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 332
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penetapan tersangka Kadin Sultra terhadap Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, Anton Timbang (AT), memicu polemik publik. Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) menilai aparat penegak hukum menjalankan proses secara tidak adil dan kurang transparan.

Penetapan Tersangka Kadin Sultra Dipersoalkan Jarnas

Jarnas menilai aparat tidak konsisten menangani kasus pertambangan. PT Masempodalle bukan satu-satunya perusahaan yang beroperasi tanpa Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH).

Data Satgas PKH menunjukkan puluhan perusahaan lain di Sulawesi Tenggara melanggar aturan serupa. Namun, aparat hanya memberi sanksi administratif kepada perusahaan-perusahaan tersebut dan tidak membawa kasusnya ke ranah pidana.

“Penetapan tersangka Kadin Sultra ini menimbulkan pertanyaan besar. Mengapa aparat hanya memproses satu perusahaan?” ujar Arin Fahrul Sanjaya.

Kasus Kadin Sultra Dinilai Tidak Adil

Jarnas juga menyoroti peran pelaksana teknis di lapangan. Aktivitas tambang melibatkan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) sekaligus kontraktor.

Dalam kasus ini, PT Masempodalle memegang izin usaha. Di sisi lain, kontraktor menjalankan aktivitas operasional di lapangan. Namun, aparat belum menindak pihak tersebut. Kondisi ini memperkuat dugaan ketimpangan penegakan hukum.

Prosedur Penetapan Tersangka Anton Timbang Disorot

Jarnas mempertanyakan langkah penyidik saat menetapkan tersangka. Mereka menduga penyidik belum memeriksa pihak terkait sebelum menetapkan status hukum.

Menurut Arin, penyidik harus mengantongi minimal dua alat bukti dan memeriksa pihak terkait sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka.

“Jika penyidik belum memeriksa, maka langkah itu patut kita pertanyakan,” tegas Arin.

Praperadilan Jadi Mekanisme Koreksi

Jarnas menegaskan bahwa hukum menyediakan mekanisme praperadilan untuk menguji keabsahan proses hukum. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014 memperluas objek praperadilan, termasuk penetapan tersangka.

Melalui mekanisme ini, pihak yang merasa dirugikan dapat mengajukan uji terhadap prosedur yang aparat jalankan.

Dorongan Evaluasi Penegakan Hukum

Jarnas meminta aparat penegak hukum melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kasus pertambangan di Sulawesi Tenggara. Mereka menekankan pentingnya konsistensi, transparansi, dan keadilan dalam setiap proses hukum.

Kasus ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki tata kelola penegakan hukum agar aparat bertindak adil, konsisten, dan tidak tebang pilih.

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembongkaran tiang monorel Rasuna Said oleh Pemprov DKI

    Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dimulai Pemprov DKI

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Pembongkaran monorel Rasuna Said resmi dimulai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Rabu. Pemprov DKI mengambil langkah ini sebagai bagian dari penataan kawasan Jakarta Selatan sekaligus upaya meningkatkan kenyamanan dan kelancaran lalu lintas di salah satu ruas utama ibu kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan Pemprov DKI mengambil keputusan tersebut setelah […]

  • KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Eks Sekdis Bekasi dalam Kasus Suap Bupati Nonaktif Ade Kuswara

    KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Eks Sekdis Bekasi dalam Kasus Suap Bupati Nonaktif Ade Kuswara

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 480
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — aliran uang suap Bekasi kembali menyita perhatian publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra (BS). Langkah ini berkaitan langsung dengan perkara suap yang menyeret Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi nonaktif. Penyidik KPK memanggil Beni Saputra untuk menelusuri perannya dalam dugaan penerimaan […]

  • indikasi suap pemilu oleh KPK dalam penyelenggaraan pemilu Indonesia

    Indikasi Suap Pemilu Terungkap, KPK Soroti Celah Rekrutmen dan Integritas Sistem

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Jakarta,{duasatunews.com} —Indikasi suap pemilu menjadi isu utama setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan serius dalam kajian terbaru. Indikasi suap pemilu ini memperlihatkan adanya upaya memengaruhi hasil pemilu secara tidak sah, sehingga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap demokrasi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan indikasi penyuapan yang menyasar penyelenggara pemilu. Direktorat Monitoring KPK mengungkap temuan ini saat […]

  • Ekonom Nilai Pasokan Pangan Lokal Kunci Keberlanjutan Program MBG

    Ekonom Nilai Pasokan Pangan Lokal Kunci Keberlanjutan Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pakar ekonomi dari Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menegaskan bahwa pemanfaatan pangan lokal memainkan peran penting dalam menjaga keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Integrasi Pangan Daerah Menopang Stabilitas Program Wijayanto menyatakan pemerintah perlu mengintegrasikan MBG dengan potensi pangan daerah secara konsisten. Langkah ini membantu pemerintah menjaga stabilitas pasokan bahan pangan sekaligus mengendalikan […]

  • Prabowo pendidikan Inggris bahas kerja sama kampus di London

    Prabowo Pendidikan Inggris: Dorong Kerja Sama Kampus di London

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Prabowo pendidikan Inggris menjadi fokus dalam agenda diplomasi pendidikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Pada Selasa (20/1), Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah terhadap masa depan anak-anak Indonesia dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable di London. Forum ini sekaligus menegaskan keseriusan Indonesia dalam memperkuat kerja sama pendidikan tinggi dengan Inggris. Forum tersebut berlangsung sekitar […]

  • AI Dimasa Depan Bukan Pengganti Anak Muda, Tapi Alat yang Membuat Anak Muda Menjadi Lebih Hebat

    AI Dimasa Depan Bukan Pengganti Anak Muda, Tapi Alat yang Membuat Anak Muda Menjadi Lebih Hebat

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Jakarta | duasatunews.com — Peran kecerdasan buatan bagi anak muda semakin penting di era digital. Perkembangan teknologi yang cepat sering menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang mengira kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan menggantikan peran manusia. Pandangan ini tidak sepenuhnya benar. Anak muda justru memiliki posisi strategis dalam perkembangan teknologi. Mereka tumbuh di lingkungan digital dan […]

expand_less