Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Penangkapan Jurnalis Morowali Disorot, Polri Tegaskan Bukan Soal Profesi

Penangkapan Jurnalis Morowali Disorot, Polri Tegaskan Bukan Soal Profesi

  • account_circle Darman
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • visibility 601
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Penangkapan seorang jurnalis di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, memicu perhatian publik setelah video peristiwa itu beredar luas di media sosial. Peristiwa tersebut langsung memunculkan kekhawatiran soal jaminan kebebasan pers, terutama bagi jurnalis yang bekerja di daerah dengan akses informasi terbatas.

Pada saat yang sama, derasnya arus informasi digital kerap menghadirkan potongan fakta tanpa penjelasan utuh. Akibatnya, publik mudah menarik kesimpulan sebelum memperoleh klarifikasi resmi dari aparat penegak hukum.

Menanggapi hal itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa penangkapan Royman R Hamid tidak berkaitan dengan profesinya sebagai jurnalis. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyatakan penyidik menangani perkara tersebut sebagai dugaan tindak pidana murni. Menurutnya, penyidik bekerja berdasarkan laporan Polres Morowali tanpa mempertimbangkan latar belakang pekerjaan terlapor.

Selain itu, Polri berkoordinasi dengan Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers, Totok Suryanto. Polri juga meminta Kapolres Morowali mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada Dewan Pers. Dengan langkah ini, Polri ingin mencegah kesalahpahaman sekaligus menegaskan sikap institusi terhadap kebebasan pers.

Namun demikian, penangkapan jurnalis tetap menuai sorotan dari masyarakat sipil. Sejumlah pegiat kebebasan pers mendorong kepolisian menyampaikan informasi secara terbuka dan berkelanjutan. Mereka menilai transparansi penting agar publik dapat membedakan proses hukum pidana dari potensi kriminalisasi kerja jurnalistik.

Sementara itu, Polres Morowali menjelaskan bahwa penangkapan Royman berkaitan dengan dugaan tindak pidana pembakaran di Desa Torete, Kecamatan Bungku Pesisir. Kepolisian menegaskan penyelidikan berangkat dari peristiwa pidana yang dilaporkan, bukan dari aktivitas pemberitaan.

Pada akhirnya, kasus ini kembali menegaskan pentingnya pemisahan tegas antara kerja jurnalistik dan proses hukum pidana. Dengan komunikasi yang terbuka dan konsisten, aparat penegak hukum dapat menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan perlindungan kebebasan pers tetap berjalan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Panggung Militer ke Panggung Pemerintahan: Sosok Kepemimpinan dan Kesetiaan Presiden Lebanon

    Dari Panggung Militer ke Panggung Pemerintahan: Sosok Kepemimpinan dan Kesetiaan Presiden Lebanon

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 607
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Lebanon kini memasuki fase politik baru. Joseph Aoun terpilih sebagai Presiden Republik Lebanon pada 9 Januari 2025. Dengan demikian, negara tersebut mengakhiri kekosongan jabatan presiden yang berlangsung lebih dari dua tahun. Latar Belakang dan Kehidupan Awal Pada 10 Januari 1964, Joseph Aoun lahir di Sin el-Fil, Lebanon. Ia berasal dari keluarga Kristen […]

  • Kurangi Rasa Ingin Tahu tentang Orang, Perbanyak Minat pada Ide dan Gagasan

    Kurangi Rasa Ingin Tahu tentang Orang, Perbanyak Minat pada Ide dan Gagasan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 495
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Di tengah derasnya arus informasi dan media sosial, masyarakat perlu menempatkan rasa ingin tahu secara lebih bijak. Daripada mengorek kehidupan pribadi orang lain, publik sebaiknya mengarahkan perhatian pada ide dan gagasan yang mendorong pertumbuhan intelektual. Sebuah unggahan reflektif menegaskan bahwa rasa ingin tahu yang salah arah sering memicu penilaian, prasangka, dan kelelahan […]

  • hubungan AS Inggris memanas antara Trump dan Starmer

    Hubungan AS Inggris Memanas, Trump Kritik Starmer

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 328
    • 0Komentar

    London, (duasatunews.com) – Hubungan AS Inggris memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik sikap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer terkait penggunaan pangkalan militer Inggris dalam operasi terhadap Iran. Dalam wawancara telepon dengan tabloid Inggris The Sun, Trump menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi hubungan kedua negara yang menurutnya tidak lagi seerat sebelumnya. “Ini dunia yang berbeda. […]

  • rupiah tembus Rp17.000 terhadap dolar AS di pasar keuangan Indonesia

    Rupiah Tembus Rp17.000 Imbas Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 360
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Rupiah tembus Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (9/3/2026). Kondisi ini memicu tekanan di pasar keuangan Indonesia dan meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar. Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik di kawasan tersebut mendorong investor global mencari aset yang dianggap lebih aman, seperti dolar AS […]

  • Modus OTT KPK Berubah, Ketua KPK Ungkap Pola Baru

    Modus OTT KPK Berubah, Ketua KPK Ungkap Pola Baru

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 473
    • 9Komentar

    Modus OTT KPK berubah seiring perkembangan praktik korupsi yang semakin kompleks. Seiring dengan itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melihat pelaku tidak lagi mengandalkan penyerahan uang tunai. Sebaliknya, mereka kini aktif menyamarkan aliran dana melalui transaksi berlapis. Jakarta, duasatunews.com  — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa modus OTT KPK berubah secara nyata. Saat […]

  • Kasus kayu ilegal Sumatera ditangani Kejaksaan Agung

    Kasus Kayu Ilegal Sumatera: Kejagung Dorong Alat Bukti

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Kejaksaan Agung Republik Indonesia mendorong penyidik untuk melengkapi alat bukti sebelum menetapkan tersangka dalam kasus kayu ilegal Sumatera. Langkah tersebut bertujuan memperkuat proses hukum agar berjalan akuntabel dan berkeadilan. Kejahatan lingkungan ini juga memicu banjir besar dan tanah longsor yang menewaskan 67 orang. Jaksa dan Penyidik Bahas Kasus Kayu Ilegal Sebagai tindak […]

expand_less