Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Penangkapan Jurnalis Morowali Disorot, Polri Tegaskan Bukan Soal Profesi

Penangkapan Jurnalis Morowali Disorot, Polri Tegaskan Bukan Soal Profesi

  • account_circle Darman
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • visibility 515
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Penangkapan seorang jurnalis di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, memicu perhatian publik setelah video peristiwa itu beredar luas di media sosial. Peristiwa tersebut langsung memunculkan kekhawatiran soal jaminan kebebasan pers, terutama bagi jurnalis yang bekerja di daerah dengan akses informasi terbatas.

Pada saat yang sama, derasnya arus informasi digital kerap menghadirkan potongan fakta tanpa penjelasan utuh. Akibatnya, publik mudah menarik kesimpulan sebelum memperoleh klarifikasi resmi dari aparat penegak hukum.

Menanggapi hal itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa penangkapan Royman R Hamid tidak berkaitan dengan profesinya sebagai jurnalis. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyatakan penyidik menangani perkara tersebut sebagai dugaan tindak pidana murni. Menurutnya, penyidik bekerja berdasarkan laporan Polres Morowali tanpa mempertimbangkan latar belakang pekerjaan terlapor.

Selain itu, Polri berkoordinasi dengan Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers, Totok Suryanto. Polri juga meminta Kapolres Morowali mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada Dewan Pers. Dengan langkah ini, Polri ingin mencegah kesalahpahaman sekaligus menegaskan sikap institusi terhadap kebebasan pers.

Namun demikian, penangkapan jurnalis tetap menuai sorotan dari masyarakat sipil. Sejumlah pegiat kebebasan pers mendorong kepolisian menyampaikan informasi secara terbuka dan berkelanjutan. Mereka menilai transparansi penting agar publik dapat membedakan proses hukum pidana dari potensi kriminalisasi kerja jurnalistik.

Sementara itu, Polres Morowali menjelaskan bahwa penangkapan Royman berkaitan dengan dugaan tindak pidana pembakaran di Desa Torete, Kecamatan Bungku Pesisir. Kepolisian menegaskan penyelidikan berangkat dari peristiwa pidana yang dilaporkan, bukan dari aktivitas pemberitaan.

Pada akhirnya, kasus ini kembali menegaskan pentingnya pemisahan tegas antara kerja jurnalistik dan proses hukum pidana. Dengan komunikasi yang terbuka dan konsisten, aparat penegak hukum dapat menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan perlindungan kebebasan pers tetap berjalan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • harga plastik melonjak mendorong penggunaan kemasan organik daun pisang pada pedagang makanan

    Harga Plastik Melonjak, Puan Maharani Ajak UMKM Beralih ke Kemasan Organik

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Harga Plastik Melonjak, Puan Ajak UMKM Beralih ke Kemasan Organik Jakarta,(duasatunews.com)//Harga plastik melonjak hingga 30–80 persen dan mulai menekan pelaku UMKM di berbagai sektor. Puan Maharani pun mendorong penggunaan kemasan organik sebagai solusi yang lebih hemat dan ramah lingkungan. Harga Naik Tekan Pelaku Usaha Kenaikan harga plastik terjadi akibat konflik geopolitik global. Situasi ini mengganggu […]

  • Wapres Gibran tunda kunjungan Yahukimo karena situasi keamanan

    Teror Kelompok OPM Meningkat, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 442
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Gibran tunda Yahukimo dalam agenda kunjungan kerja ke Papua Pegunungan yang semula berlangsung pada Rabu (14/1/2026). Aparat keamanan menilai kondisi di wilayah Yahukimo belum kondusif sehingga mereka merekomendasikan penundaan demi keselamatan Wakil Presiden RI dan rombongan. Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menyampaikan rekomendasi tersebut setelah jajarannya melakukan evaluasi keamanan terbaru. […]

  • “KPK periksa Madiun terkait dugaan dana CSR dan proyek pemerintah”

    KPK Dalami Dugaan Permintaan Dana CSR oleh Maidi, Plt Wali Kota Madiun Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, pada Senin (11/5/2026). Pemeriksaan itu berkaitan dengan dugaan permintaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) oleh mantan Wali Kota Madiun, Maidi. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kasus dugaan korupsi proyek dan dana CSR di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur. Dalam proses […]

  • KPK periksa arsitek kasus RSUD Kolaka Timur di Gedung Merah Putih

    KPK Periksa Arsitek RSUD Kolaka Timur, Kasus Abdul Azis

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi terus melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Dalam perkembangan terbaru kasus yang menjerat Bupati Kolaka Timur nonaktif Abdul Azis, KPK periksa arsitek RSUD Kolaka Timur yang terlibat dalam proses perencanaan proyek pembangunan rumah sakit tersebut. Pemeriksaan Arsitek untuk […]

  • rapat terbatas Presiden Prabowo di Kertanegara

    Rapat Terbatas Presiden Prabowo Digelar di Kertanegara

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Rapat terbatas Presiden Prabowo langsung menjadi agenda utama setelah Kepala Negara kembali ke Tanah Air dari kunjungan luar negeri.   JAKARTA, (duasatunews.com) — Presiden Prabowo Subianto tiba di Jakarta pada Jumat pagi setelah menyelesaikan lawatan resmi ke Amerika Serikat, Inggris, Yordania, dan Uni Emirat Arab. Setibanya di Tanah Air, Presiden langsung melanjutkan agenda pemerintahan tanpa […]

  • Kajari Sampang diperiksa Kejagung terkait dugaan penyalahgunaan wewenang

    Kejagung Periksa Kajari Sampang Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 413
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kajari Sampang diperiksa Kejagung setelah aparat menerima laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan wewenang. Bidang Intelijen dan Pengawasan Kejaksaan Agung menjalankan pemeriksaan tersebut di Jakarta dan menegaskan bahwa proses itu bukan operasi tangkap tangan (OTT). Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung, Rudi Margono, membenarkan pemeriksaan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi. […]

expand_less