Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Tambang Ilegal di Hutan: Prabowo Perintahkan Penindakan

Tambang Ilegal di Hutan: Prabowo Perintahkan Penindakan

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo Subianto memerintahkan penindakan tegas terhadap tambang ilegal di hutan. Presiden meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia segera menindak aktivitas pertambangan yang melanggar aturan di kawasan hutan.

Perintah itu muncul setelah Bahlil melaporkan hasil evaluasi izin usaha pertambangan (IUP) dalam rapat di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Pemerintah menemukan sejumlah aktivitas tambang berada di kawasan terlarang.

Bahlil menyebut aktivitas tambang tersebut tersebar di berbagai kawasan, termasuk hutan lindung, hutan konservasi, dan cagar alam. Ia menegaskan pemerintah telah mengantongi data awal terkait pelanggaran tersebut.

“Ada di hutan lindung, ada di hutan konservasi, ada di cagar alam. Kami sudah melaporkan kepada Presiden,” ujar Bahlil.

Evaluasi IUP Tambang Ilegal di Hutan

Presiden memberi waktu satu minggu kepada Menteri ESDM untuk mengevaluasi izin tambang. Arahan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Pemerintah sebelumnya.

Bahlil menyatakan ia telah menyelesaikan laporan evaluasi tersebut. Ia juga menerima arahan teknis dari Presiden untuk segera menindaklanjuti hasil temuan di lapangan.

Ia memastikan pemerintah akan mengambil langkah konkret terhadap tambang ilegal di hutan. Langkah itu mencakup penertiban hingga pencabutan izin yang bermasalah.

Penertiban Tambang Ilegal Masuk Tahap Eksekusi

Pemerintah kini memasuki tahap penindakan. Sekretariat Presiden RI menegaskan langkah ini menjadi bagian dari reformasi sektor pertambangan nasional.

Pemerintah ingin memperkuat kepastian hukum dan tata kelola sumber daya alam. Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara eksploitasi dan perlindungan lingkungan.

Penataan izin usaha pertambangan dilakukan secara lebih ketat. Pemerintah ingin memastikan seluruh aktivitas tambang memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak merusak lingkungan.

Presiden Tegaskan Sikap Tegas

Dalam rapat kerja sebelumnya, Presiden menegaskan sikap tegas terhadap tambang ilegal di hutan. Ia meminta evaluasi menyeluruh terhadap ratusan izin yang dianggap bermasalah.

“Kalau tak jelas, cabut semua itu. Kita tidak punya waktu untuk ragu. Kita harus membela kepentingan nasional,” tegas Presiden.

Sikap ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menertibkan sektor pertambangan. Pemerintah juga ingin mencegah kerusakan lingkungan akibat aktivitas ilegal.

Dampak Lingkungan Jadi Perhatian

Aktivitas tambang ilegal di hutan berpotensi merusak ekosistem. Kerusakan hutan dapat memicu banjir, longsor, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Karena itu, langkah penertiban menjadi penting. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat melindungi kawasan hutan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Korupsi Kuota Haji: KPK Dalami Dugaan Aliran Dana

    Kasus Korupsi Kuota Haji: KPK Dalami Dugaan Aliran Dana

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Kasus Korupsi Kuota Haji terus menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas pendalaman dugaan aliran dana terkait pembagian kuota haji khusus. Penyidik menelusuri kemungkinan adanya imbal jasa atau kompensasi dalam proses pengajuan kuota tambahan periode 2023–2024 di Kementerian Agama. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan tim penyidik akan mengklarifikasi dugaan […]

  • 54 juta warga miskin belum terima BPJS PBI dalam rapat DPR RI

    Warga Miskin BPJS PBI Masih Banyak yang Belum Terdata

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — warga miskin BPJS PBI masih banyak yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan jaminan kesehatan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan, sebanyak 54 juta warga miskin dan rentan belum menerima kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) sepanjang 2025. Kelompok tersebut berasal dari Desil 1 hingga 5 yang seharusnya menjadi prioritas utama perlindungan jaminan […]

  • Harga BBM Turun per 1 Januari 2026, Masyarakat Sambut Positif

    Harga BBM Turun per 1 Januari 2026, Masyarakat Sambut Positif

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 341
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai 1 Januari 2026 di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pemerintah mengambil langkah ini setelah melakukan evaluasi rutin bersama badan usaha migas. Penyesuaian harga tersebut mengikuti perkembangan ekonomi nasional dan pergerakan harga energi global. BBM Non Subsidi Mengalami Penurunan Pemerintah menurunkan harga beberapa […]

  • Denny Indrayana saat diwawancarai media menyoroti tambang batubara dekat permukiman warga

    Tambang Batubara Dekat Permukiman, Eks Wamenkumham Era SBY Angkat Suara

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 106
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Tambang batubara dekat permukiman di Kalimantan Selatan memicu perhatian serius. Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Denny Indrayana, secara terbuka mengkritik aktivitas tambang yang berdiri sangat dekat dengan rumah warga. Kritik tersebut muncul melalui unggahan media sosial. Dalam unggahan itu, Denny memperlihatkan lokasi tambang batubara di Sungai […]

  • tudingan uji coba nuklir China memicu krisis keamanan global

    Dunia di Ambang Krisis Nuklir, AS Tuding China Gelar Uji Coba Rahasia

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Ketegangan keamanan global kembali meningkat ketika Amerika Serikat menuding China melakukan uji coba nuklir rahasia. Tuduhan ini langsung memicu kekhawatiran internasional karena muncul di tengah melemahnya sistem pengendalian senjata nuklir dunia. Pada saat yang sama, dunia kehilangan salah satu pilar stabilitas strategis. Perjanjian pengendalian senjata terakhir antara AS dan Rusia telah berakhir. […]

  • bina akrab pemuda Sultra di Bogor

    Bina akrab tahun 2025 sukses: Pandi Bastian ucapkan terima kasih

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Bogor, duasatunews.com – Bina Akrab Pemuda Sultra menjadi ajang konsolidasi penting bagi generasi muda Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Pemuda 21 Sultra. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat solidaritas, tetapi juga menumbuhkan persaudaraan serta kebersamaan antaranggota dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Bogor dengan mengusung tema “Harmonis dalam Keberagaman.” Sebanyak 105 peserta mengikuti kegiatan ini […]

expand_less