Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Proposal Baru Iran Picu Ketegangan, Donald Trump Kecewa Soal Nuklir Tak Dibahas

Proposal Baru Iran Picu Ketegangan, Donald Trump Kecewa Soal Nuklir Tak Dibahas

  • account_circle Reski
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) — Iran mengajukan proposal negosiasi baru kepada Amerika Serikat. Namun, langkah ini langsung memicu ketidakpuasan Presiden Donald Trump. Pasalnya, Iran tidak memasukkan isu nuklir dalam tahap awal pembahasan.

Fokus Awal pada Stabilitas Kawasan

Pertama, Iran menempatkan pembukaan Selat Hormuz sebagai prioritas utama. Jalur ini memegang peran penting dalam distribusi energi dunia. Oleh karena itu, Teheran ingin memastikan stabilitas kawasan lebih dulu.

Selanjutnya, Iran merencanakan pembahasan nuklir pada tahap lanjutan. Dengan demikian, strategi ini menunjukkan pendekatan bertahap dalam negosiasi.

Iran Perkuat Dukungan Regional

Selain itu, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi активно menggalang dukungan. Ia mengunjungi Pakistan, Oman, dan Rusia dalam waktu singkat.

Melalui langkah ini, Iran berupaya membangun legitimasi politik. Di sisi lain, Teheran juga ingin menekan potensi eskalasi konflik.

AS Tegaskan Syarat Utama

Sementara itu, pemerintah AS menolak pendekatan tersebut. Washington menuntut pembahasan nuklir sejak awal.

Trump menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Bahkan, ia menyatakan tidak akan melanjutkan pertemuan tanpa syarat itu. Dengan kata lain, isu nuklir tetap menjadi prioritas utama AS.

Latar Belakang Kesepakatan Sebelumnya

Di samping itu, situasi ini berkaitan dengan kegagalan Joint Comprehensive Plan of Action. Pada 2018, AS keluar dari kesepakatan tersebut.

Akibatnya, Iran kehilangan jaminan politik dan ekonomi. Selain itu, dukungan dari negara Barat juga melemah secara signifikan.

Strategi Jangka Panjang Iran

Lebih lanjut, pengamat menilai Iran menjalankan strategi jangka panjang. Teheran ingin menghindari ketergantungan pada dinamika politik AS.

Karena itu, Iran memperluas komunikasi dengan negara regional. Dengan langkah ini, Iran berharap dapat memperkuat posisi tawar dalam negosiasi.

Prospek Negosiasi Masih Tidak Pasti

Akhirnya, perbedaan posisi kedua negara masih tajam. Isu nuklir tetap menjadi hambatan utama.

Jika kondisi ini berlanjut, negosiasi berpotensi tertunda. Oleh sebab itu, ketegangan di kawasan Timur Tengah kemungkinan akan terus meningkat.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran serang kapal tanker di Selat Hormuz

    Iran Serang Kapal Tanker AS dan Inggris di Selat Hormuz

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Teheran, (duasatunews.com) – Iran serang kapal tanker milik Amerika Serikat dan Inggris di kawasan Teluk Persia serta Selat Hormuz pada awal pekan ini. Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim serangan tersebut terjadi pada Minggu (1/3). Menurut pernyataan IRGC, pasukannya meluncurkan rudal ke arah tiga kapal tanker yang melintas di […]

  • Situasi keamanan di Masjid Al-Aqsa Yerusalem Timur

    Penangkapan Imam Masjid Al-Aqsa Picu Ketegangan di Yerusalem

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Yerusalem, (duasatunews.com) — Penangkapan Imam Masjid Al-Aqsa kembali menjadi sorotan setelah aparat keamanan Israel menahan salah satu tokoh agama di kompleks masjid suci tersebut. Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya pengamanan dan pembatasan aktivitas keagamaan di Yerusalem Timur dalam beberapa waktu terakhir. Kronologi Penangkapan di Kompleks Masjid Polisi pendudukan Israel menangkap Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh […]

  • Iman Rachman BEI Mundur Usai IHSG Anjlok Dua Hari

    Iman Rachman BEI Mundur Usai IHSG Anjlok Dua Hari

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Iman Rachman BEI mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia pada Jumat (30/1/2026). Ia mengambil langkah tersebut setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan selama dua hari berturut-turut dan menekan kepercayaan pasar. Iman menyampaikan keputusan tersebut secara langsung dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. Ia […]

  • Aksi massa menolak kemunduran demokrasi Indonesia

    Kemunduran Demokrasi Indonesia dan Krisis Substansi

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Kemunduran demokrasi Indonesia tidak muncul secara tiba-tiba. Sebaliknya, kekuasaan melemahkannya secara perlahan melalui kebijakan elitis, manipulasi hukum, dan pembatasan kritik publik. Di satu sisi, negara masih menggelar pemilu dan mempertahankan lembaga formal. Namun di sisi lain, praktik politik sehari-hari terus menggerus substansi demokrasi. Sejak awal, demokrasi menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. […]

  • LCT RI China yuan Bank Indonesia Destry Damayanti Economic Outlook 2026

    Transaksi Rupiah–Yuan Melejit, Indonesia–China Catat LCT US$2,7 Miliar dalam Sebulan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 186
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — LCT RI China yuan melonjak tajam pada akhir 2025. Bank Indonesia mencatat nilai transaksi perdagangan Indonesia–China berbasis mata uang lokal mencapai US$2,7 miliar hanya dalam satu bulan, yakni Desember 2025. Angka ini jauh melampaui rata-rata transaksi bulanan sebelumnya yang berada di kisaran US$1 miliar. Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti menilai capaian tersebut menandai […]

  • aktivitas teknologi pengolahan sampah di fasilitas pengolahan terpadu

    Teknologi Pengolahan Sampah Masuk E-Katalog Nasional

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Pemerintah menargetkan teknologi pengolahan sampah masuk e-katalog dalam waktu dekat. Target ini bertujuan mempercepat penanganan krisis sampah yang sudah masuk tahap darurat di banyak daerah. Dengan e-katalog, pemerintah daerah dan masyarakat bisa segera mengakses teknologi yang dibutuhkan. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan target waktu sekitar satu bulan. Pemerintah ingin mempercepat […]

expand_less