Breaking News
light_mode
Beranda » News » Perhatian Pemerintah Sulut Didorong Komisi XIII DPR untuk Wilayah Kepulauan

Perhatian Pemerintah Sulut Didorong Komisi XIII DPR untuk Wilayah Kepulauan

  • account_circle Reski
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 264
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)//Perhatian pemerintah Sulut kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, meminta pemerintah pusat meningkatkan fokus pada wilayah kepulauan di Sulawesi Utara.

Ia menilai wilayah ini menghadapi tantangan geografis yang kompleks. Wilayah tersebut terdiri dari banyak pulau kecil, sebagian masuk kategori 3T, dan rawan bencana. Karena itu, pemerintah pusat perlu menyusun kebijakan yang konkret dan berkelanjutan.

Infrastruktur dan Transportasi Jadi Prioritas

Dewi menegaskan bahwa pemerintah harus mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan. Pemerintah juga perlu menyediakan transportasi yang memadai untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Saat ini, masyarakat masih menggunakan perahu tradisional untuk berpindah antarwilayah. Kondisi cuaca sering menghambat perjalanan tersebut.

“Perjalanan bisa mencapai 15 jam bahkan tiga hari tiga malam,” ujarnya saat kunjungan kerja di Manado.

Situasi ini membatasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan administrasi. Karena itu, pemerintah perlu membangun pelabuhan, menambah kapal perintis, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Penguatan Pengawasan Perbatasan

Pemerintah juga perlu memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan. Sulawesi Utara berbatasan langsung dengan Filipina dan Malaysia.

Letak tersebut membuka peluang terjadinya tindak pidana lintas negara. Aparat harus mencegah perdagangan orang, penyelundupan, dan pelanggaran keimigrasian. Oleh sebab itu, pemerintah perlu meningkatkan koordinasi antarinstansi dan memanfaatkan teknologi pengawasan.

Isu Kewarganegaraan dan Pengawasan Visa

Dewi juga menyoroti persoalan kewarganegaraan anak dari perkawinan campur Indonesia-Filipina. Pemerintah perlu memberikan kepastian hukum agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mengurus dokumen.

Selain itu, pemerintah harus mengawasi penggunaan visa secara ketat. Aparat perlu mencegah penyalahgunaan izin tinggal, termasuk praktik investasi ilegal yang merugikan masyarakat lokal.

Serap Aspirasi dan Tindak Lanjut

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya Komisi XIII untuk menyerap aspirasi masyarakat. Dewi menegaskan bahwa pihaknya akan membawa seluruh temuan ke rapat kerja bersama kementerian terkait.

Dalam kegiatan tersebut, Komisi XIII berdialog dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Hukum, serta Direktorat Jenderal Imigrasi di Sulawesi Utara.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong perhatian pemerintah Sulut agar benar-benar menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat kepulauan.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejati DKI Sita Kebun Sawit hingga Mobil Mewah Terkait Dugaan Korupsi LPEI Rp 919 Miliar

    Kejati DKI Sita Kebun Sawit hingga Mobil Mewah Terkait Dugaan Korupsi LPEI Rp 919 Miliar

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 487
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menyita aset bernilai ratusan miliar rupiah dalam penyidikan dugaan korupsi pembiayaan ekspor nasional di Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) periode 2015–2023. Langkah tersebut menyusul penetapan empat tersangka baru. Sementara itu, potensi kerugian keuangan negara dalam perkara ini mencapai Rp919 miliar. Aset yang Disita Penyidik Dalam penjelasannya, Asisten […]

  • perdagangan karbon Indonesia terhambat akibat regulasi lemah dan birokrasi

    Regulasi Lemah Hambat Perdagangan Karbon Indonesia

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Indonesia memiliki peluang besar dalam perdagangan karbon Indonesia untuk mengendalikan pasar global berkat luasnya hutan tropis yang dimiliki. Namun, pemerintah belum memaksimalkan potensi ekonomi dari sektor ini. Pakar kehutanan dari Universitas Palangka Raya, Aswin Usup, menilai negara-negara industri masih mendominasi sistem perdagangan karbon. Padahal, negara-negara tersebut tidak lagi memiliki hutan seluas Indonesia. Aswin menegaskan bahwa […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2,916 Juta perGram

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2,916 Juta perGram

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Harga emas Antam hari ini turun tipis pada perdagangan Selasa. Data dari laman resmi Logam Mulia mencatat harga emas batangan sebesar Rp2.916.000 per gram. Sehari sebelumnya, harga emas berada di level Rp2.917.000 per gram. Penurunan harga ini relatif kecil dan belum mengubah arah pergerakan harga emas dalam jangka pendek. Harga Buyback Emas […]

  • Biopori Jumbo Pondok Kelapa yang digunakan warga untuk mengelola sampah organik di Jakarta Timur

    Biopori Jumbo Pondok Kelapa Dipuji Pramono, Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Jakarta

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memuji warga RW 014 Kelurahan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang mengembangkan pengelolaan sampah organik melalui Biopori Jumbo. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Jakarta. Pramono meninjau lokasi pengelolaan sampah pada Minggu. Dalam kesempatan itu, ia menilai gerakan warga membuktikan bahwa komunitas mampu menghadirkan solusi lingkungan […]

  • Kasus fitnah ijazah Jokowi saat Roy Suryo tiba di Kejari Jakarta Selatan

    Kasus Fitnah Ijazah Jokowi: Roy Suryo & Dokter Tifa Tiba di Kejari

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Kasus Fitnah Ijazah Jokowi kembali menjadi perhatian publik setelah Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (22/6/2026) untuk menjalani pelimpahan berkas perkara tahap dua. Keduanya tiba sekitar pukul 09.45 WIB dengan mengenakan rompi tahanan dan borgol di tangan. Sementara itu, petugas kejaksaan bersama […]

  • Pengunjung BBWI Travel Fair 2026 mencari paket wisata keluarga di Surabaya

    BBWI Travel Fair x BINA 2026 Hadirkan Inspirasi Wisata Keluarga Saat Libur Sekolah

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 131
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Kementerian Pariwisata menghadirkan “BBWI Travel Fair x BINA 2026” untuk memberi inspirasi wisata keluarga saat libur sekolah. Melalui acara ini, masyarakat diajak menikmati perjalanan yang dekat, fleksibel, dan tetap berkesan. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan masyarakat dapat menemukan pengalaman baru lewat wisata domestik. “ Kami ingin mengajak masyarakat menemukan pengalaman baru melalui perjalanan […]

expand_less