Breaking News
light_mode
Beranda » lingkungan » Jakarta Percepat Penanganan Polusi, Andalkan PLTSa dan Bus Listrik

Jakarta Percepat Penanganan Polusi, Andalkan PLTSa dan Bus Listrik

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 317
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(Duasatunews.com) -Pengendalian polusi Jakarta menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah kualitas udara ibu kota kembali masuk kategori tidak sehat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan pemerintah mengambil langkah lintas sektor untuk menekan emisi dan meningkatkan kualitas udara secara bertahap.

Pemerintah mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi jangka panjang. Fasilitas ini mampu menghasilkan listrik hingga 120 megawatt sekaligus mengurangi volume sampah perkotaan. Pemprov DKI juga menggandeng pihak swasta untuk membangun dua unit PLTSa tambahan agar pengolahan limbah berjalan lebih cepat dan efisien.

Di sektor transportasi, Pemprov DKI mempercepat elektrifikasi armada Transjakarta. Pemerintah menargetkan seluruh bus beralih menjadi bus listrik pada 2030 dengan total armada mencapai sekitar 10.000 unit. Saat ini, ratusan bus listrik sudah beroperasi dan langsung menekan emisi kendaraan berbahan bakar fosil.

Pemerintah turut menyoroti kontribusi polusi dari luar wilayah Jakarta. Aktivitas industri batu bara di kawasan sekitar, termasuk Suralaya, memengaruhi kualitas udara ibu kota. Karena itu, pemerintah memperkuat koordinasi lintas daerah agar pengurangan emisi berjalan lebih efektif dan terukur.

Data IQAir menunjukkan indeks kualitas udara Jakarta mencapai 182 dengan konsentrasi PM2.5 sekitar 100 mikrogram per meter kubik. Kondisi ini masuk kategori tidak sehat dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Selain fokus pada teknologi, pemerintah juga mendorong perubahan perilaku masyarakat. Pemerintah mengajak warga menggunakan transportasi publik, mengurangi kendaraan pribadi, serta menjaga ruang terbuka hijau sebagai penyangga lingkungan.

Pemerintah memperketat pengawasan terhadap sumber emisi industri dan memperluas pelaksanaan uji emisi kendaraan. Langkah ini memastikan setiap pihak mematuhi standar lingkungan sekaligus mempercepat perbaikan kualitas udara.

Secara keseluruhan, pengendalian polusi Jakarta menggabungkan energi bersih, transportasi rendah emisi, dan pengelolaan sampah modern. Strategi ini memberikan arah yang jelas untuk menekan pencemaran udara secara konsisten.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • masyarakat adat Tolaki menolak penghinaan terhadap Suku Tolaki

    Penghinaan terhadap Suku Tolaki di Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kami menyoroti beredarnya unggahan di media sosial Facebook yang memuat dugaan penghinaan terhadap Suku Tolaki. Unggahan tersebut memicu perhatian publik karena menyentuh isu sensitif yang berkaitan langsung dengan identitas suku, martabat masyarakat adat, dan nilai kebhinekaan bangsa, Selasa (6/1/2025). Suku Tolaki memegang peran penting dalam sejarah dan kekayaan budaya Indonesia, khususnya di […]

  • Aksi protes menolak kriminalisasi konten digital

    Kriminalisasi Konten Digital Kembali Berujung Penjara

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 582
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kriminalisasi konten digital kembali menjadi sorotan publik setelah aparat memproses warga karena unggahan di media sosial. Praktik kriminalisasi konten digital ini memicu kekhawatiran luas terhadap perlindungan kebebasan berekspresi di Indonesia (20/01/2026). Ruang digital seharusnya menjadi tempat warga bertukar gagasan dan menyampaikan kritik. Namun, aparat kerap menggunakan pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi […]

  • Menteri HAM Natalius Pigai Tidak Menggunakan Pengawalan Khusus Saat Kunjungan Kerja

    Menteri HAM Natalius Pigai Tidak Menggunakan Pengawalan Khusus Saat Kunjungan Kerja

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 629
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan komitmennya menjalankan kunjungan kerja tanpa pengawalan khusus atau patwal. Ia menerapkan kebijakan ini untuk membangun kedekatan langsung dengan masyarakat serta menegaskan prinsip kesetaraan di hadapan hukum. Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyampaikan pernyataan tersebut pada Selasa (7/1/2025). Ia menilai pejabat negara perlu hadir langsung untuk mendengar […]

  • PHK 2026 akibat AI di perusahaan global, karyawan meninggalkan kantor setelah pemutusan kerja

    Gelombang PHK 2026 Makin Ganas, AI Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 299
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) global terus meningkat sepanjang awal 2026. Dalam empat bulan pertama, banyak perusahaan besar memangkas tenaga kerja dan menunda perekrutan baru. Perusahaan mengambil langkah ini karena mereka meningkatkan investasi pada teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendorong efisiensi operasional. Sejumlah perusahaan teknologi memimpin tren ini. Meta memangkas sekitar 10% tenaga […]

  • Mendagri Tancap Gas Petakan Penanganan Bencana di Sumatera, Pimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

    Mendagri Tancap Gas Petakan Penanganan Bencana di Sumatera, Pimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 678
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat meninggalkan dampak serius bagi layanan publik dan kehidupan warga. Meski fase tanggap darurat mulai berakhir di sejumlah daerah, pemulihan belum berjalan merata. Perbedaan kondisi antardaerah memunculkan risiko ketimpangan pemulihan. Pemerintah kini menghadapi tekanan untuk memastikan bantuan dan rekonstruksi tepat sasaran. Transisi Pascatanggap Darurat […]

  • Kemenperin perkuat industri nasional untuk menjaga stabilitas rupiah dan memperkuat ekonomi Indonesia

    DPR Dorong Kemenperin Perkuat Industri Nasional untuk Menjaga Stabilitas Rupiah

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Komisi VII DPR RI mendorong Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melahirkan berbagai inovasi guna memperkuat sektor industri nasional. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan ekonomi global. Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyampaikan hal tersebut saat rapat kerja bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Kompleks Parlemen, […]

expand_less