Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Rapunya Politik Kebijakan Pendidikan

Rapunya Politik Kebijakan Pendidikan

  • account_circle Darman
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, DuaSatuNews.com Pendidikan bukan sekadar sektor pelayanan publik, melainkan instrumen strategis dalam membentuk masa depan bangsa. Namun, realitas kebijakan pendidikan di Indonesia menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Pendidikan kerap terombang-ambing oleh dinamika politik kekuasaan, kehilangan arah jangka panjang, dan terjebak dalam kebijakan yang reaktif. Inilah potret rapuhnya politik kebijakan pendidikan yang terus berulang dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya.

Kebijakan yang Tidak Pernah Tuntas

Salah satu indikator utama kerapuhan kebijakan pendidikan adalah inkonsistensi regulasi. Pergantian menteri hampir selalu diikuti perubahan kurikulum, nomenklatur program, dan skema evaluasi. Alih-alih memperbaiki mutu, kebijakan semacam ini menciptakan kegamangan struktural. Sekolah dan guru dipaksa menyesuaikan diri dengan sistem yang belum sempat dievaluasi secara komprehensif. Pendidikan berubah menjadi proyek kebijakan jangka pendek, bukan agenda pembangunan berkelanjutan.

Pendidikan dalam Cengkeraman Kepentingan Politik

Lebih jauh, pendidikan sering dijadikan komoditas politik. Kebijakan dirancang untuk memenuhi kebutuhan pencitraan, bukan kebutuhan peserta didik. Program-program diluncurkan secara masif menjelang momentum politik, namun minim keberlanjutan dan pengawasan. Akibatnya, pendidikan kehilangan roh idealismenya dan tereduksi menjadi alat legitimasi kekuasaan.

Politik kebijakan pendidikan yang demikian mencerminkan absennya keberanian negara untuk melepaskan sektor pendidikan dari intervensi kepentingan elite. Padahal, pendidikan menuntut stabilitas, konsistensi, dan keberpihakan yang jelas pada kualitas sumber daya manusia.

Guru dan Sekolah sebagai Korban Sistem

Dalam pusaran kebijakan yang rapuh, guru dan sekolah menjadi pihak paling terdampak. Guru dituntut profesional, adaptif, dan inovatif, namun di saat yang sama dibebani administrasi berlebihan dan ketidakpastian kebijakan.

Kesejahteraan guru, terutama di daerah terpencil, masih jauh dari layak. Negara kerap menuntut kualitas tanpa menyediakan prasyarat yang adil.

Sekolah pun menghadapi realitas ketimpangan. Di kota besar, teknologi dan fasilitas berkembang pesat, sementara di daerah tertinggal, akses pendidikan dasar pun masih menjadi persoalan. Kebijakan yang seragam dan sentralistik gagal menjawab keragaman kondisi sosial dan geografis Indonesia.

Anggaran Besar, Dampak Minim

Ironisnya, alokasi anggaran pendidikan yang besar belum berbanding lurus dengan peningkatan kualitas. Masalahnya bukan semata pada besaran dana, melainkan pada orientasi kebijakan dan tata kelola. Tanpa visi jangka panjang dan pengawasan yang kuat, anggaran pendidikan berisiko menjadi rutinitas administratif, bukan instrumen transformasi

Menata Ulang Politik

Pendidikan Rapuhnya politik kebijakan pendidikan harus menjadi alarm serius bagi negara. Pendidikan tidak boleh terus menjadi arena eksperimen kebijakan dan ajang kepentingan politik sesaat. Diperlukan keberanian politik untuk membangun kebijakan pendidikan yang konsisten, berbasis kebutuhan riil, dan berorientasi jangka panjang.

Negara harus menempatkan pendidikan di atas kepentingan elektoral, menjamin kesejahteraan guru, serta memastikan keadilan akses bagi seluruh anak bangsa. Tanpa pembenahan mendasar pada politik kebijakan pendidikan, Indonesia berisiko kehilangan satu generasi—dan itu adalah harga yang terlalu mahal untuk dibayar.

Oleh: Rahman

Darman

Penulis

Update & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capek Kerja Kantoran, Gen Z Ramai-ramai Hijrah ke Pekerjaan Digital

    Capek Kerja Kantoran, Gen Z Ramai-ramai Hijrah ke Pekerjaan Digital

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Tren pencarian pekerjaan berbasis digital di kalangan Generasi Z (Gen Z) kian menguat dan menjadi sorotan publik. Di tengah ketatnya lapangan kerja formal dan rendahnya upah, semakin banyak anak muda memilih jalur kerja digital seperti freelancer, content creator, social media specialist, hingga pekerja remote lintas daerah dan negara. Fenomena ini ramai diperbincangkan […]

  • Tahun Baru di Jakarta Disambut Hujan Ringan

    Tahun Baru di Jakarta Disambut Hujan Ringan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle ADMIN 21
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com -Pergantian Tahun Baru di Jakarta, Rabu (1/1/2026), disambut dengan turunnya hujan ringan di sejumlah wilayah Ibu Kota. Hujan mulai turun sejak malam hari dan berlangsung hingga dini hari, mewarnai suasana pergantian. Meski hujan mengguyur beberapa titik, antusiasme warga Jakarta dalam menyambut Tahun Baru tetap terlihat. Dari pantauan Masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun […]

  • Saiful Akbar Kalenggo Ditunjuk Jadi Plt. Kadispend Konsel, IPPMI Konsel Tekankan Pentingnya Integrasi Teknologi Digital di Sekolah

    Saiful Akbar Kalenggo Ditunjuk Jadi Plt. Kadispend Konsel, IPPMI Konsel Tekankan Pentingnya Integrasi Teknologi Digital di Sekolah

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle ADMIN 21
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Andoolo, duasatunews.com –  Dunia pendidikan Konawe Selatan kembali bergerak dinamis setelah penunjukan Saiful Akbar Kalenggo sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan (Kadispend) Kabupaten Konawe Selatan. Penunjukan ini disambut dengan beragam harapan, terutama terkait peningkatan mutu pendidikan dan modernisasi sistem pembelajaran. Sebagai pejabat baru, Saiful Akbar Kalenggo dinilai memiliki rekam jejak birokrasi yang solid serta […]

  • Presiden Prabowo Hadir di Tengah Warga Terdampak Bencana, Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat

    Presiden Prabowo Hadir di Tengah Warga Terdampak Bencana, Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta,  duasatunews.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah daerah terdampak bencana dalam dua hari terakhir guna memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam keterangan pers di Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara, Kamis […]

  • Pemerintah Siapkan KUR Rp300 Triliun untuk Perkuat Sektor Pertanian pada 2026

    Pemerintah Siapkan KUR Rp300 Triliun untuk Perkuat Sektor Pertanian pada 2026

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah menyiapkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp300 triliun pada 2026 untuk mendukung penguatan sektor pertanian. Kebijakan ini ditujukan untuk memperluas akses pembiayaan bagi petani sekaligus menjaga keberlanjutan produksi dan ketahanan pangan nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembiayaan merupakan salah satu faktor penting dalam pengembangan pertanian. Pemerintah, kata […]

  • DJP Dukung Pencabutan Izin Konsultan Pajak yang Terjerat OTT KPK

    DJP Dukung Pencabutan Izin Konsultan Pajak yang Terjerat OTT KPK

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyatakan dukungan terhadap pencabutan izin praktik konsultan pajak yang diduga terlibat dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, mengatakan penindakan terhadap konsultan pajak yang berstatus pihak eksternal akan […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas