Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen : Purbaya Lega

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen : Purbaya Lega

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan. Angka ini menunjukkan akselerasi yang kuat di awal tahun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan lega setelah capaian tersebut melampaui target pemerintah.

“Sekarang jelas, kita sudah keluar dari tekanan pertumbuhan 5 persen,” kata Purbaya. Ia mengaku sempat tegang sebelum data dirilis. Namun hasil tersebut langsung meredakan tekanan.

Data dari Badan Pusat Statistik mencatat belanja pemerintah dan investasi menjadi penggerak utama. Pemerintah mempercepat realisasi anggaran sejak awal tahun.

Kepala BPS, Amalia Adhininggar Widyasanti, menjelaskan konsumsi rumah tangga tetap menjadi kontributor terbesar terhadap PDB dengan porsi 54,36 persen.

Di sisi lain, konsumsi pemerintah mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 21,81 persen. Kenaikan ini berasal dari pembayaran THR, belanja barang, serta program sosial. Kebijakan tersebut meningkatkan daya beli masyarakat secara langsung.

Program Makan Bergizi Gratis juga memperkuat konsumsi di berbagai daerah. Program ini mendorong aktivitas ekonomi dan memperluas perputaran uang di tingkat lokal.

Stabilitas Ekonomi Nasional

Kinerja ekonomi yang kuat mencerminkan kondisi nasional yang stabil. Pemerintah mampu menjaga momentum di tengah ketidakpastian global.

Dunia usaha mulai meningkatkan produksi dan distribusi. Aktivitas perdagangan juga menunjukkan tren positif. Kondisi ini memberi sinyal bahwa ekonomi domestik tetap tangguh.

Selain itu, pemerintah memiliki ruang fiskal untuk melanjutkan program prioritas. Fokus kebijakan tetap pada perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Purbaya menegaskan pemerintah akan menjaga tren ini. Ia memastikan kebijakan tetap adaptif agar kinerja ekonomi nasional terus berlanjut hingga akhir tahun 2026.

Prospek Pertumbuhan Ekonomi ke Depan

Meski menunjukkan hasil positif, pemerintah tetap mewaspadai tekanan global. Fluktuasi harga komoditas dan kondisi geopolitik dapat memengaruhi stabilitas ekonomi.

Pemerintah juga akan memperkuat sektor riil, termasuk industri dan UMKM. Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara konsumsi dan produksi. Dengan strategi tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia diharapkan tetap terjaga secara berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah mendorong peningkatan investasi dan ekspor sebagai sumber pertumbuhan baru. Strategi ini memperkuat struktur ekonomi agar lebih tahan terhadap guncangan eksternal.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas pertambangan di Sulawesi Tenggara yang merusak lingkungan

    HIPPMA Kendari-Jakarta Menyoroti Kerusakan Lingkungan Kian Masif Akibat Aktivitas Pertambangan Nikel di Sulawesi tenggara

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Tambang Sultra terus memicu persoalan serius bagi lingkungan dan masyarakat. Aktivitas pertambangan yang meluas di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara kini berdampak langsung pada kualitas lingkungan hidup warga. Ketua Umum Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kendari–Jakarta (HIPPMA), Muh. Siswandi, S.H., menilai perusahaan tambang menjalankan ekspansi tanpa pengawasan ketat. Praktik tersebut mempercepat kerusakan lingkungan darat […]

  • pengusaha tambang berkuasa dan konflik kepentinga

    PENGUSAHA TAMBANG MEMIMPIN DAERAH TAMBANG

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    Oleh: Eni Samayati JAKARTA, duasatunews.com – Demokrasi lahir untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Cita-cita itu tertulis tegas dalam Undang-Undang Dasar 1945. Namun hingga kini, keadilan dan kemakmuran masih terasa jauh dari realitas hidup rakyat. Setiap lima tahun sekali, pesta demokrasi kembali digelar. Pada saat yang sama, para kontestan mengorbankan waktu, tenaga, dan dana […]

  • dubes iran mohammad boroujerdi jelaskan iran tolak mediasi konflik timur tengah

    Iran Tolak Mediasi Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Iran tolak mediasi konflik Timur Tengah yang ditawarkan sejumlah negara untuk meredakan ketegangan di kawasan. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Teheran tidak akan melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan Boroujerdi saat ditemui di kediamannya di Jakarta pada Kamis. Ia merespons pernyataan pemerintah Indonesia yang sebelumnya menyatakan […]

  • peserta pelatihan komcad ASN latihan baris berbaris dengan seragam militer

    Kemhan Kirim 2.000 ASN Ikut Pelatihan Komcad untuk Perkuat Nasionalisme

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Pelatihan komcad ASN menjadi langkah strategis Kementerian Pertahanan untuk memperkuat bela negara. Dalam program ini, Kemhan mengirim 2.000 ASN dari 49 kementerian dan lembaga ke Monas, Jakarta Pusat. Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan, Gabriel Lema, menjelaskan tujuan kegiatan tersebut. Ia menekankan pembentukan karakter, disiplin, dan semangat nasionalisme. Selain itu, ia juga menilai ASN harus memiliki […]

  • Aksi mahasiswa menuntut transparansi dana jamrek Sultra di Kementerian

    Jarnas MM Akan Geruduk Kementerian ESDM, Soroti Pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi Tambang di Sultra

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 703
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dalam waktu dekat. Aksi ini menyoroti pengelolaan dana jaminan reklamasi (jamrek) perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara yang dinilai tidak transparan. Ketua Umum Jarnas MM, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut Kementerian ESDM […]

  • Dua Raksasa Tambang Mau Gabung, Siap-Siap Tembaga Naik

    Dua Raksasa Tambang Mau Gabung, Siap-Siap Tembaga Naik

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 468
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Konsolidasi di industri tambang global kembali menguat dan berpotensi mengubah peta penguasaan komoditas strategis dunia. Pembicaraan awal antara Rio Tinto dan Glencore membuka kemungkinan lahirnya raksasa tambang baru, di saat pasar tembaga menghadapi tekanan pasokan dan lonjakan permintaan global. Isu ini muncul ketika banyak negara mempercepat transisi energi dan membutuhkan tembaga dalam jumlah […]

expand_less