Usut Tuntas Dugaan Narkoba di Lapas Kendari
- account_circle Rahman
- calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
- visibility 177
- comment 1 komentar
- print Cetak

Foto : Aksi massa di depan kantor Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menuntut pengusutan dugaan narkoba Lapas Kendari.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Duasatunews.com – Massa kembali turun ke jalan dalam Aksi Jilid II untuk menyuarakan keresahan publik terkait dugaan peredaran narkoba di Lapas Kelas IIA Kendari pada 6 Mei 2026. Mereka menilai persoalan tersebut sudah menjadi ancaman serius bagi integritas lembaga pemasyarakatan.
Massa menegaskan bahwa lapas harus menjalankan fungsi pembinaan narapidana, bukan menjadi tempat berkembangnya tindak kejahatan baru. Mereka menilai dugaan peredaran narkoba di dalam lapas telah merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan di Indonesia.
Massa Desak Imipas Bertindak Cepat
Dalam aksi tersebut, massa mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) segera mengambil langkah tegas. Mereka meminta kementerian tidak membiarkan persoalan itu berlarut-larut tanpa penyelesaian nyata.
Massa juga mendesak Imipas mencopot Kepala Lapas Kelas IIA Kendari dari jabatannya. Mereka menilai pimpinan lapas harus bertanggung jawab atas lemahnya pengawasan dan pembinaan di lingkungan lapas.
Tuntut Pengusutan Transparan
Massa meminta aparat mengusut dugaan jaringan narkoba di dalam lapas secara menyeluruh dan transparan. Mereka menuntut penegak hukum mengungkap semua pihak yang terlibat tanpa tebang pilih.
Menurut massa, aparat tidak boleh melindungi oknum tertentu, termasuk jika dugaan keterlibatan mengarah kepada pegawai lapas atau aparat lainnya. Mereka meminta pemerintah menunjukkan komitmen nyata dalam pemberantasan narkoba.
Soroti Lemahnya Pembinaan Narapidana
Selain menyoroti dugaan narkoba, massa juga mengkritik lemahnya pembinaan narapidana di Lapas Kelas IIA Kendari. Mereka menilai sistem pengawasan belum berjalan optimal, termasuk dalam pembinaan terhadap narapidana eks syahbandar Kolaka.
Massa menegaskan bahwa lapas akan kehilangan fungsi utamanya apabila pembinaan tidak berjalan maksimal. Mereka khawatir kondisi tersebut justru memperparah tindak kejahatan di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Minta Evaluasi Seluruh Lapas
Dalam tuntutannya, massa meminta Kementerian Imipas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Mereka menilai persoalan peredaran narkoba di lapas sudah lama terjadi dan membutuhkan langkah sistemik.
Massa juga menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Mereka berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim Redaksi

https://shorturl.fm/46LCN
10 Mei 2026 12:05 pm