Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » TNI AD Siap Bantu Tangani Begal, Tegaskan Tidak Miliki Kewenangan Penegakan Hukum

TNI AD Siap Bantu Tangani Begal, Tegaskan Tidak Miliki Kewenangan Penegakan Hukum

  • account_circle Reski
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)– TNI Angkatan Darat (TNI AD) siap membantu Polri dalam mencegah dan menangani aksi begal di berbagai daerah. Namun, kewenangan penegakan hukum tetap berada di tangan kepolisian.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan keterlibatan TNI merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Selain itu, langkah tersebut mengacu pada aturan yang berlaku dan berjalan atas permintaan resmi dari Polri.

Peran TNI dalam Penanganan Begal

Donny menjelaskan TNI AD membantu menciptakan keamanan di lapangan. Misalnya, prajurit TNI dapat mengikuti patroli bersama dan kegiatan pengamanan di wilayah rawan kejahatan jalanan.

Selain patroli, TNI juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan tindak kriminal. Dengan demikian, masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan.

“Tugas perbantuan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan dan berdasarkan permintaan resmi dari pihak kepolisian,” kata Donny saat konferensi pers di Jakarta Pusat, Jumat.

Penegakan Hukum Tetap Tugas Polri

Meski ikut membantu pengamanan, TNI tidak menjalankan fungsi penegakan hukum. Sebaliknya, Polri tetap menangani seluruh proses hukum terhadap pelaku kejahatan.

Donny menegaskan TNI tidak memiliki kewenangan untuk menangkap, menyidik, atau memeriksa pelaku. Oleh karena itu, setiap tindakan hukum tetap menjadi tanggung jawab kepolisian.

Menurutnya, sinergi antara TNI dan Polri sangat penting untuk menjaga keamanan masyarakat. Karena itu, kedua institusi akan terus memperkuat kerja sama di lapangan.

Panglima TNI Beri Persetujuan

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menyampaikan bahwa Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan persetujuan kepada jajaran TNI untuk membantu Polri menangani aksi begal.

Namun, Nas menegaskan tidak ada instruksi khusus mengenai operasi pemberantasan begal. Sebab, kehadiran prajurit TNI di lapangan bertujuan mendukung tugas kepolisian dan meningkatkan rasa aman masyarakat.

Lebih lanjut, Nas menegaskan TNI tidak terlibat dalam proses penangkapan maupun pemeriksaan pelaku. Sebaliknya, prajurit TNI hanya membantu upaya pencegahan dan pengamanan wilayah.

Dengan kolaborasi tersebut, pemerintah berharap angka kejahatan jalanan dapat menurun. Selain itu, masyarakat diharapkan merasa lebih aman saat beraktivitas sehari-hari.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • prabowo kecam gugurnya prajurit TNI di Lebanon saat memberi penghormatan terakhir

    Prabowo kecam TNI Lebanon, 3 Prajurit Gugur di Misi UNIFIL

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo kecam TNI Lebanon setelah tiga prajurit Indonesia gugur saat menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) di wilayah konflik tersebut. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kecaman keras atas aksi kekerasan yang merenggut nyawa prajurit terbaik bangsa. Dalam pernyataan resminya, Prabowo menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena merusak upaya menjaga […]

  • Program rumah layak huni Papua bagi warga dengan pembangunan rumah oleh pemerintah

    Wagub PBD Dukung Program 21 Ribu Rumah Layak Huni untuk Warga Papua

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Wakil Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Ahmad Nausrau, mendukung penuh program pembangunan dan rehabilitasi 21.000 rumah layak huni bagi masyarakat di Tanah Papua. Program ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tingginya kebutuhan hunian di wilayah tersebut. Ahmad Nausrau menyampaikan dukungan itu setelah menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Rabu […]

  • Prabowo Salah Sebut Tahun MBG dalam Pidato Natal Nasional

    Prabowo Salah Sebut Tahun MBG dalam Pidato Natal Nasional

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 430
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan publik setelah keliru menyebut tahun saat memaparkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kekeliruan itu muncul dalam pidato Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta, Senin (5/1/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah menyalurkan MBG kepada 55 juta penerima manfaat dalam kurun satu tahun. Namun, ia menyebut rentang […]

  • inovasi gadget 2023 wearable pintar

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 545
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Gadget pintar masa depan menjadi simbol bagaimana teknologi modern semakin menyatu dengan kehidupan manusia melalui wearable cerdas, smart home berbasis AI, dan inovasi ramah lingkungan. Saat ini, teknologi tidak lagi berdiri sebagai alat bantu semata. Sebaliknya, teknologi aktif membentuk cara manusia bekerja, beristirahat, dan berinteraksi. Selain itu, perkembangan gadget menghadirkan pengalaman yang […]

  • Dampak perang Timur Tengah menurut SBY terhadap ekonomi global

    Dampak Perang Timur Tengah terhadap Ekonomi Global

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 140
    • 2Komentar

    Dampak Perang Timur Tengah Ancam Stabilitas Ekonomi Jakarta,(duasatunews.com)//Dampak perang Timur Tengah kembali menjadi perhatian setelah mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, menyampaikan peringatan soal potensi krisis global. Ia menilai konflik berkepanjangan dapat memperbesar tekanan terhadap ekonomi dunia. Selain itu, konflik tersebut memengaruhi harga energi, rantai pasok global, serta stabilitas pasar keuangan. Oleh karena itu, […]

  • ilustrasi kasus dakwaan pelaku penembakan Gedung Putih

    Penembakan Gedung Putih: AS Tambah Dakwaan Pelaku

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Washington, D.C. (duasatunews.com) – Kasus penembakan Gedung Putih memasuki babak baru setelah Jaksa Amerika Serikat untuk Distrik Columbia, Jeanine Pirro, menyatakan pemerintah akan menambah dakwaan terhadap pelaku. Ia menyampaikan hal tersebut pada Senin, sementara penyelidikan terus berkembang. Otoritas telah membawa tersangka, Cole Tomas Allen, ke pengadilan federal. Jaksa menjeratnya dengan sejumlah dakwaan, termasuk percobaan pembunuhan […]

expand_less