Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Alih Fungsi Lahan Cisarua Jadi Sorotan Pemerintah

Alih Fungsi Lahan Cisarua Jadi Sorotan Pemerintah

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 585
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Alih fungsi lahan Cisarua menjadi perhatian pemerintah setelah longsor terjadi di lereng perbukitan Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Di kawasan tersebut, hamparan perkebunan sayuran tampak mendominasi lereng yang sebelumnya berfungsi sebagai kawasan hutan.

Kondisi itu menarik perhatian Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat meninjau langsung lokasi pada Minggu (25/1/2026). Ia menilai perubahan tutupan lahan di kawasan lereng berpotensi meningkatkan kerentanan lingkungan.

Dalam peninjauan tersebut, Hanif menjelaskan bahwa kawasan yang semula berfungsi sebagai hutan kini berkembang menjadi lahan pertanian intensif. Menurutnya, perubahan fungsi lahan itu berdampak pada menurunnya daya dukung lingkungan.

Akibat kondisi tersebut, lereng Pegunungan Burangrang dinilai menjadi lebih rentan terhadap bencana. Karena itu, pemerintah memandang perlu adanya penanganan yang serius dan terukur berbasis kajian ilmiah.

Baca juga (internal): Penanganan Longsor di Bandung Barat
/bencana/penanganan-longsor-bandung-barat

Dampak Perubahan Tutupan Lahan terhadap Lingkungan

Selain menyoroti perubahan fungsi lahan, Hanif juga menyinggung jenis tanaman yang berkembang di kawasan tersebut. Ia menilai tanaman yang mendominasi lereng bukan merupakan tanaman asli yang sesuai dengan karakter alam setempat.

Dengan demikian, praktik pertanian yang berjalan saat ini dinilai belum sepenuhnya menyesuaikan kondisi ekologis kawasan. Pola tersebut, menurut Hanif, berpotensi meningkatkan risiko kerusakan lingkungan dan memperbesar dampak bencana.

Lebih lanjut, Hanif menjelaskan bahwa urbanisasi dan perubahan pola konsumsi masyarakat turut berpengaruh. Seiring meningkatnya kebutuhan pangan, perluasan lahan pertanian pun meluas hingga ke kawasan pegunungan.

Namun, kawasan pegunungan memiliki keterbatasan ekologis. Oleh karena itu, tekanan terhadap lingkungan menjadi semakin besar ketika aktivitas pertanian berkembang tanpa pengendalian yang memadai. Kondisi ini kembali menegaskan pentingnya pengelolaan alih fungsi lahan Cisarua secara berkelanjutan.

Baca juga (internal): Kebijakan Tata Ruang Jawa Barat
/kebijakan/tata-ruang-jawa-barat

Pendekatan Ilmiah dan Langkah Pemerintah

Hanif juga menyinggung jenis komoditas pertanian yang kini banyak dibudidayakan di kawasan tersebut. Ia menyebut masyarakat mengonsumsi sayuran yang bukan merupakan kebiasaan pangan lokal.

“Kita mengonsumsi pangan yang bukan kebiasaan lokal, seperti kentang, kol, kobis, dan paprika,” ujar Hanif. Ia menjelaskan tanaman-tanaman tersebut berasal dari wilayah subtropis dan umumnya tumbuh di ketinggian 800 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut.

Sebagian komoditas tersebut berasal dari Amerika Selatan, seperti Chile dan Peru. Petani kemudian membudidayakannya di dataran tinggi Indonesia, termasuk di lereng-lereng yang sebelumnya berfungsi sebagai kawasan hutan.

Menanggapi kondisi tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup berencana menurunkan tim ahli untuk melakukan kajian mendalam terkait alih fungsi lahan Cisarua. Tim akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk menelaah kondisi bentang alam secara menyeluruh.

“Urusan lingkungan harus berbasis sains. Kita tidak bisa mengira-ngira,” kata Hanif.

Selain kajian ilmiah, pemerintah juga membuka peluang pendalaman lanjutan terhadap aspek lingkungan lainnya. Pemerintah mempertimbangkan perbaikan tata ruang serta langkah pemulihan landscape kawasan terdampak guna mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

“Saya sudah lama menyampaikan hal ini kepada Gubernur Jawa Barat. Karena itu, kawasan ini memang perlu pendalaman yang lebih serius,” tutup Hanif.

Rujukan eksternal:
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) — https://www.menlhk.go.id
Pemerintah Provinsi Jawa Barat — https://jabarprov.go.id

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemerintah Polandia larang siswa gunakan gawai di sekolah

    POLANDIA SIAP LARANG SISWA DI BAWAH 16 TAHUN GUNAKAN GAWAI DI SEKOLAH

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Pemerintah Polandia menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang melarang siswa berusia di bawah 16 tahun menggunakan telepon seluler dan jam tangan pintar di lingkungan sekolah. RUU tersebut kini menunggu persetujuan parlemen dan tanda tangan Presiden Polandia, Karol Nawrocki. Setelah itu, pemerintah akan memberlakukannya sebagai undang-undang. Aturan Berlaku Selama Jam Sekolah Aturan baru itu melarang siswa […]

  • Starmer tolak ikut serangan Iran saat pidato di House of Commons

    Starmer Serangan Iran: Inggris Tak Ikut Operasi AS-Israel

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 385
    • 0Komentar

    LONDON, (duasatunews.com) – Starmer tolak ikut serangan Iran bersama Amerika Serikat dan Israel dalam fase awal konflik. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan keputusan tersebut saat menyampaikan pembaruan situasi di House of Commons pada Senin, 2 Maret 2026. Starmer menegaskan pemerintah Inggris tidak bergabung dalam serangan ofensif AS dan Israel. Ia menyatakan bahwa keputusan tersebut […]

  • kawasan hutan terdampak tambang ilegal PT SBP

    Adrian Moita Desak Pemerintah Hentikan PT SBP: Jangan Biarkan Hukum Tak Berdaya di Hadapan Modal

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Ketua Umum Koalisi Mahasiswa untuk Perubahan, Adrian Moita, menyoroti dugaan penambangan ilegal oleh PT Sumber Bumi Putra di Kabupaten Konawe Utara. Sorotan ini muncul setelah publik menemukan indikasi aktivitas tambang di luar wilayah izin resmi. Luasan Izin Tambang PT SBP PT SBP mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas 218 hektare. Pemerintah menerbitkan […]

  • Menlu RI Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Aspirasi Turki di ASEAN

    Menlu RI Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Aspirasi Turki di ASEAN

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 774
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmen dukung Turki ASEAN untuk mendorong peningkatan status hubungan Ankara menjadi mitra wicara penuh. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menyampaikan sikap tersebut usai Dialog 2+2 RI–Turki di Ankara, Jumat. Sugiono menilai peningkatan status kemitraan Turki dengan ASEAN akan memperkuat kerja sama kawasan. Oleh karena itu, Indonesia aktif […]

  • evakuasi penumpang KMP Dharma Ferry VII oleh TNI AL di perairan Surabaya

    Evakuasi Penumpang Ferry di Surabaya, TNI AL Temukan Korban

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Evakuasi penumpang ferry dilakukan tim gabungan setelah seorang penumpang KMP Dharma Ferry VII terjatuh ke laut di jalur Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), Rabu (4/3). Tim dari TNI Angkatan Laut bersama Basarnas dan aparat kepolisian segera melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, mengatakan […]

  • KUHP Baru 2026 Jadi Tonggak Reformasi Hukum Nasional

    KUHP Baru 2026 Jadi Tonggak Reformasi Hukum Nasional

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – KUHP baru 2026 menjadi tonggak penting pembangunan hukum nasional Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa pemberlakuan aturan ini menandai lompatan besar reformasi sistem hukum pidana nasional. Kebijakan tersebut sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat sistem hukum nasional.👉 https://duasatunews.com/tag/reformasi-hukum-nasional Dalam apel bersama di Jakarta, Senin (12/1), […]

expand_less