Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 284
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Obsesi sukses Gen Z semakin mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Banyak anak muda memilih bekerja sambil kuliah, membangun bisnis sejak remaja, atau mencari lebih dari satu sumber penghasilan. Meski publik kerap menilai mereka ambisius, dorongan tersebut muncul sebagai respons atas tekanan sosial dan realitas ekonomi.

Selain itu, Gen Z tumbuh di tengah ketidakpastian. Mereka menyaksikan krisis global, pandemi, lonjakan biaya hidup, serta persaingan kerja yang kian ketat. Dalam situasi ini, sukses berfungsi bukan lagi sebagai simbol prestise, melainkan menjadi strategi bertahan hidup.

Obsesi Sukses Gen Z Dipicu Tekanan Ekonomi

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z menghadapi biaya pendidikan tinggi dan harga rumah yang sulit dijangkau. Stabilitas ekonomi tidak lagi hadir secara otomatis. Oleh karena itu, banyak anak muda memutuskan memulai karier lebih awal.

Kesadaran ini mendorong Gen Z mengejar kemandirian sejak dini. Mereka menganggap penundaan langkah hanya akan menambah risiko tertinggal di masa depan.

Dunia Kerja Membentuk Obsesi Sukses Gen Z

Sementara itu, pasar kerja modern menuntut fleksibilitas tinggi. Sistem kontrak jangka pendek, kerja lepas, dan otomatisasi mengurangi jaminan kerja jangka panjang. Gen Z membaca perubahan ini dengan cepat.

Alih-alih bergantung pada satu jalur karier, mereka membangun portofolio, mengasah berbagai keterampilan, dan mencari peluang di luar jalur konvensional. Dalam konteks ini, sukses berarti memiliki kendali atas penghasilan dan waktu.

Media Sosial dan Standar Kesuksesan Baru

Di sisi lain, media sosial membentuk cara Gen Z memaknai sukses. Kisah pengusaha muda dan kreator digital menghadirkan standar baru: cepat, terlihat, dan berdampak.

Namun, media sosial juga menampilkan sisi sebaliknya. Cerita PHK, kegagalan usaha, dan tekanan ekonomi muncul setiap hari. Karena itu, kombinasi inspirasi dan kecemasan mendorong Gen Z bergerak lebih cepat.

Pendidikan dan Strategi Adaptif Gen Z

Meski demikian, Gen Z tidak menolak pendidikan formal. Sebaliknya, mereka melengkapinya dengan keterampilan praktis. Kursus daring, sertifikasi, magang, dan belajar mandiri menjadi strategi yang semakin populer.

Dengan cara ini, mereka memaknai sukses sebagai kemampuan bertahan dan tetap relevan di tengah perubahan, bukan sekadar gelar akademik.

Sukses sebagai Bentuk Kemandirian

Bagi banyak Gen Z, sukses berarti kebebasan menentukan hidup, membantu keluarga, menjaga kesehatan mental, serta mandiri secara ekonomi. Definisi ini menunjukkan tingkat kesadaran sosial yang tinggi.

Namun demikian, dorongan kuat tersebut juga membawa risiko kelelahan dan kecemasan. Tanpa dukungan kebijakan publik dan dunia kerja yang manusiawi, obsesi sukses dapat berubah menjadi beban psikologis.

Pada akhirnya, obsesi sukses Gen Z tidak sekadar mencerminkan ambisi pribadi. Sebaliknya, fenomena ini menunjukkan respons rasional terhadap dunia yang semakin tidak pasti. Karena itu, realitas ini perlu dipahami, bukan dihakimi.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • modus penipuan m-Banking yang menguras rekening nasabah

    Duit Di Rekening Auto Ludes, Kenali Modus Maling M-Banking

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Masyarakat kini semakin sering menggunakan fitur mobile banking (m-Banking) untuk bertransaksi secara daring. Layanan ini memudahkan nasabah melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja selama terhubung dengan internet. Namun, pelaku kejahatan siber juga memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut untuk melancarkan aksi penipuan. Mereka menyasar kelengahan nasabah guna mencuri data pribadi dan menguras […]

  • Dugaan perusakan mangrove Kendari akibat penimbunan di Kecamatan Kambu

    KPPL Kecam Dugaan Perusakan Mangrove oleh PT Artha Graha di Teluk Kendari

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dugaan perusakan mangrove Kendari kembali mencuat ke publik. Isu ini muncul setelah Koalisi Pemuda Penggiat Lingkungan (KPPL) mengecam aktivitas penimbunan di Jalan Baru, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. KPPL menilai kegiatan tersebut mengancam kawasan mangrove yang berfungsi melindungi pesisir Teluk Kendari. KPPL mengaitkan aktivitas penimbunan itu dengan PT Artha Graha. Menurut hasil pemantauan […]

  • PT Sritex terkait perkara Eksepsi Bos Sritex dan kredit perbankan

    Bos Sritex Ajukan Eksepsi di Sidang Tipikor: Sebut Dakwaan Korupsi Kredit Rp1,3 Triliun Prematur

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 165
    • 0Komentar

    SEMARANG,Duasatunews.com — Komisaris Utama dan Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, mengajukan eksepsi terhadap dakwaan jaksa penuntut umum. Keduanya meminta majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang menolak dakwaan dugaan korupsi fasilitas kredit. Iwan Setiawan menyampaikan eksepsi tersebut dalam persidangan yang berlangsung pada Senin. Ia […]

  • Tambang emas ilegal Sekotong di Lombok Barat

    Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 163
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, kembali menyedot perhatian publik. Selain itu, praktik tersebut mengancam lingkungan dan kawasan wisata. Akibatnya, warga menghadapi risiko konflik sosial yang berulang. Sebelumnya, ketegangan sempat memuncak pada Agustus 2024. Saat itu, massa membakar lokasi tambang di Desa Batu Montor. Peristiwa tersebut menandai puncak keresahan […]

  • Joko Widodo saat menghadiri Rakernas PSI di Makassar

    Jokowi Turun Gunung Motivasi Kader PSI di Rakernas

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Makassar, duasatunews.com — Jokowi Rakernas PSI menyita perhatian publik ketika Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat desa. Jokowi menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Solidaritas Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis. Dalam arahannya, Jokowi menilai PSI memerlukan mesin partai yang besar dan […]

  • pesawat ATR 42-500 hilang

    Pesawat ATR Hilang Maros, Tiga Pegawai KKP di Dalamnya

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pesawat ATR hilang Maros pada Sabtu (17/1) saat menjalani penerbangan menuju Makassar. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan tiga pegawainya menjadi penumpang pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (IAT). Hingga Sabtu malam, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian secara intensif.(Baca juga: https://duasatunews.com/category/nasional) Menteri KKP Tanggapi Pesawat ATR Hilang Maros Menteri Kelautan dan […]

expand_less