Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Masa Depan

Masa Depan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 367
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Masa depan terus memanggil kita—pelan, tetapi pasti. Ia bukan sekadar waktu yang belum tiba, melainkan ruang harapan yang menunggu untuk kita perjuangkan. Di sanalah impian-impian yang belum terwujud bersembunyi, menanti keberanian kita untuk menjemputnya.

Namun, masa depan tidak pernah menawarkan jalan yang mudah. Sering kali ia tampak jauh, terasa menakutkan, bahkan terlihat mustahil untuk diraih. Justru di titik itulah maknanya muncul. Masa depan menguji ketahanan kita, menakar keberanian untuk bangkit setelah jatuh, dan mengasah keteguhan dalam menghadapi ketidakpastian.

Masa depan tidak menjadi milik mereka yang paling pintar atau paling kuat. Ia berpihak pada mereka yang memilih untuk tidak menyerah. Sebagian orang terus melangkah ketika yang lain berhenti. Ada pula yang bertahan dan menolak tenggelam saat beban terasa terlalu berat. Kepercayaan bahwa usaha kecil, keputusan jujur, dan langkah yang ditempuh dengan niat baik akan berbuah, mendorong mereka terus berjalan, hingga akhirnya peluang yang tak pernah terbayangkan terbuka.

Kita sering lupa bahwa masa depan tidak lahir dari peristiwa besar semata. Justru keputusan-keputusan kecil hari inilah yang membentuknya. Ketulusan yang kita tanam, kerja keras yang kita jalani, relasi yang kita jaga, serta mimpi yang terus kita rawat—semuanya menjahit masa depan menjadi sesuatu yang bermakna.

Masa depan tidak menunggu keraguan. Ia bergerak cepat dan mengalir deras. Jika kita memilih diam, perubahan akan menyeret kita. Sebaliknya, ketika kita berdiri tegak dan menyatakan kesiapan, masa depan membuka ruang yang penuh cahaya dan kemungkinan.

Pada akhirnya, masa depan bukan tentang apa yang akan terjadi. Ia tentang apa yang kita pilih untuk perjuangkan hari ini. Menentukan masa depan berarti berani mengambil peran sejak sekarang—demi masa depan diri kita, dan demi masa depan Indonesia.

oleh:
Rianda Julian Rahman
Mahasiswa Manajemen
Universitas Moestopo (Beragama)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat kebijakan energi dan stimulus ekonomi pemerintah Indonesia

    Kebijakan Energi dan Stimulus Ekonomi Dibahas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Kebijakan energi dan stimulus ekonomi menjadi fokus dalam rapat koordinasi lintas kementerian yang diikuti Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pemerintah menggelar rapat ini untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Sekretariat Kabinet menyampaikan keterangan tersebut di Jakarta, Selasa. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin rapat secara daring melalui konferensi […]

  • Pemkab Konawe Utara Pecat Tidak Hormat 17 ASN, 14 Terlibat Korupsi

    Pemkab Konawe Utara Pecat Tidak Hormat 17 ASN, 14 Terlibat Korupsi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Molawe, duasatunews.com – Konawe Utara Pemecatan ASN Konawe Utara kembali menarik perhatian publik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara secara resmi memecat 17 Aparatur Sipil Negara (ASN) karena melakukan pelanggaran disiplin berat yang mencederai integritas aparatur pemerintah. Pemerintah pusat mengambil keputusan pemecatan ASN Konawe Utara secara langsung. Oleh sebab itu, Pemkab Konawe Utara segera melaksanakan keputusan […]

  • Salip Apple, Alphabet Jadi Perusahaan dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar Kedua Dunia

    Salip Apple, Alphabet Jadi Perusahaan dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar Kedua Dunia

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Alphabet salip Apple dan menempati posisi sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia. Induk Google ini kini berada tepat di bawah Nvidia, yang masih memimpin daftar perusahaan teknologi global. Pencapaian ini memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang Alphabet Inc., terutama pada pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sejumlah […]

  • Dampak perang Timur Tengah menurut SBY terhadap ekonomi global

    Dampak Perang Timur Tengah terhadap Ekonomi Global

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 85
    • 2Komentar

    Dampak Perang Timur Tengah Ancam Stabilitas Ekonomi Jakarta,(duasatunews.com)//Dampak perang Timur Tengah kembali menjadi perhatian setelah mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, menyampaikan peringatan soal potensi krisis global. Ia menilai konflik berkepanjangan dapat memperbesar tekanan terhadap ekonomi dunia. Selain itu, konflik tersebut memengaruhi harga energi, rantai pasok global, serta stabilitas pasar keuangan. Oleh karena itu, […]

  • Menolak Lupa: Laksamana Perempuan Pertama di Ujung Pulau Sumatera yang menggemparkan dunia membentuk pasukan Inong Balle Melawan Penjajah

    Menolak Lupa: Laksamana Perempuan Pertama di Ujung Pulau Sumatera yang menggemparkan dunia membentuk pasukan Inong Balle Melawan Penjajah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Sejarah Indonesia mencatat sosok luar biasa bernama Laksamana Malahayati, laksamana perempuan pertama di dunia yang berasal dari Aceh. Pada abad ke-16, saat kekuatan Eropa mulai mencengkeram Nusantara, Malahayati memimpin perlawanan laut secara langsung demi menjaga kedaulatan wilayah Aceh. (06/01/2026) Perempuan yang Membalik Logika Zaman Di ujung barat Nusantara, ketika bangsa Eropa memetakan […]

  • peran Kadin Sulawesi Tenggara di bawah Anton Timbang di tengah tudingan yang beredar

    Mahasiswa Institut Stiami: Tudingan terhadap Anton Timbang Cederai Praduga Tak Bersalah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 364
    • 1Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com — Sejumlah pihak mengaitkan Anton Timbang dengan dugaan kejahatan penambangan nikel di Kabupaten Konawe Utara. Namun, tudingan tersebut dinilai tidak berdasar dan bersifat spekulatif. Selain itu, narasi yang beredar mengabaikan asas praduga tak bersalah. Saat ini, Anton Timbang menjabat sebagai Ketua Kadin Sulawesi Tenggara. Meski demikian, sejumlah isu menyebut namanya tanpa menyertakan bukti hukum yang […]

expand_less