Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Disiapkan Pemerintah

Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Disiapkan Pemerintah

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 369
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) Penghapusan tunggakan iuran JKN menjadi kebijakan yang pemerintah siapkan untuk membantu peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas 3. Melalui kebijakan ini, pemerintah mengurangi beban administrasi peserta. Selain itu, pemerintah mendorong peningkatan kepesertaan aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana tersebut dalam rapat bersama pimpinan DPR RI di Jakarta. Dalam forum itu, ia menegaskan bahwa pemerintah sedang menyusun rancangan peraturan presiden sebagai dasar hukum kebijakan. Melalui regulasi ini, pemerintah menargetkan pelaksanaan kebijakan dalam waktu dekat.

Kebijakan bagi Peserta Mandiri JKN

Pemerintah menargetkan kebijakan ini bagi peserta PBPU dan BP kelas 3 yang menunggak iuran. Selama ini, tunggakan tersebut sering menghambat akses layanan kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah menghapus kewajiban masa lalu agar peserta kembali memanfaatkan layanan JKN secara aktif.

Purbaya menilai pendekatan ini lebih efektif daripada penagihan tunggakan. Ia menjelaskan bahwa mekanisme penagihan sering gagal mencapai hasil optimal. Karena alasan itu, pemerintah memilih menjaga keberlanjutan sistem melalui kepesertaan aktif dan pembayaran iuran rutin.

Skema Iuran dan Penguatan Anggaran Kesehatan

Sejak 2021, pemerintah menyamakan besaran iuran JKN peserta PBPU dan BP kelas 3 dengan peserta Penerima Bantuan Iuran. Pemerintah menetapkan iuran sebesar Rp42.000 per orang per bulan. Peserta membayar Rp35.000, sedangkan pemerintah memberikan bantuan Rp7.000 dari anggaran pusat dan daerah.

Di sisi lain, pemerintah memperkuat dukungan fiskal sektor kesehatan. Dalam APBN 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp247,3 triliun. Angka ini meningkat 13,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Melalui peningkatan anggaran tersebut, pemerintah menegaskan komitmen menjaga akses layanan kesehatan masyarakat.

Selain membahas anggaran, Purbaya menyoroti penonaktifan jutaan peserta PBI JKN pada awal 2026. Ia meminta seluruh instansi memperbarui data secara bertahap. Lebih lanjut, pemerintah mengusulkan masa transisi dua hingga tiga bulan agar masyarakat menyesuaikan diri dan tetap mengakses layanan kesehatan tanpa gangguan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • kerja sama daerah Papua dalam rapat pemerintah di Jayapura

    Pemprov Papua Perkuat Kerja Sama Daerah untuk Akselerasi Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat kerja sama antardaerah. Dengan langkah ini, pemerintah ingin meningkatkan efektivitas pemerintahan sekaligus mempercepat pembangunan. Wakil Gubernur Papua, Aryoko Albertho Ferdinan Rumaropen, menegaskan pentingnya kolaborasi antarwilayah. Menurut dia, kerja sama mampu meningkatkan kualitas layanan publik. Selain itu, kolaborasi juga membantu daerah menghadapi tantangan geografis dan sosial di […]

  • Kanada tidak buka hubungan diplomatik dengan Iran menurut Menteri Luar Negeri Anita Anand

    Kanada Iran hubungan diplomatik tolak tanpa perubahan rezim

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Istanbul, (duasatunews.com) – Kanada Iran hubungan diplomatik hingga kini belum menunjukkan tanda pemulihan. Pemerintah Kanada menegaskan tidak akan membuka kembali hubungan resmi dengan Iran selama belum terjadi perubahan rezim serta perbaikan nyata dalam isu hak asasi manusia (HAM). Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyampaikan sikap tersebut saat menghadiri Konferensi Keamanan Munich. Ia menilai pemerintah […]

  • Robby Anggara dalam aksi Puskom Kemenag terkait dugaan suap izin prodi IAI Rawa Aopa

    Puskom Desak Kemenag Tindak IAI Rawa Aopa atas Dugaan Pembiaran Korban Kekerasan Seksual serta Dugaan Suap Izin Prodi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama RI pada Rabu, 13 Mei 2026. Ratusan mahasiswa, masyarakat, dan orang tua mahasiswa IAI Rawa Aopa mengikuti aksi tersebut. Massa aksi mendesak Menteri Agama RI menerima surat tuntutan evaluasi terhadap kinerja Diktis Kemenag RI. Puskom menilai jajaran Diktis lamban […]

  • Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah BWF Junior 2026

    Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah BWF Junior 2026

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – BWF Junior 2026 batal digelar di Indonesia setelah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengembalikan hak tuan rumah kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).  Rencana awal menempatkan Kejuaraan Dunia Junior 2026 di Solo, Jawa Tengah, pada 12–18 Oktober. Namun, hasil evaluasi internal mendorong PBSI menilai kondisi saat ini belum memungkinkan untuk melanjutkan […]

  • AS Keluar Organisasi Internasional, Pakar Mesir Soroti Dampak Global

    AS Keluar Organisasi Internasional, Pakar Mesir Soroti Dampak Global

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 395
    • 0Komentar

    KAIRO, duasatunews.com — AS keluar organisasi internasional berpotensi membawa dampak luas terhadap negara-negara berkembang dan tatanan sistem internasional. Oleh karena itu, kebijakan luar negeri Amerika Serikat ini menarik perhatian para pengamat hubungan internasional, terutama terkait pendanaan dan efektivitas lembaga global. Dampak Pendanaan bagi Organisasi Internasional Dalam wawancara dengan Xinhua, Abu-Bakr Al-Desouky, pakar hubungan internasional dan […]

  • Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

    Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 729
    • 0Komentar

    Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom. Analis Komunikasi Politik & Aktivis Muda Sultra-Jakarta   “Kita tidak sedang meminta belas kasihan kekuasaan. Kita hanya menuntut keadilan representasi.” Selama puluhan tahun, elite di pusat kekuasaan mengendalikan narasi pembangunan Indonesia. Jakarta dan lingkar politik nasional menentukan arah kebijakan, membagi anggaran, menunjuk pejabat, bahkan menafsirkan kebutuhan rakyat. Semua keputusan penting […]

expand_less