Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » KM Cahaya Intan Celebes Tenggelam di Perairan Bombana

KM Cahaya Intan Celebes Tenggelam di Perairan Bombana

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 311
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOMBANA, (duasatunews.com) – KM Cahaya Intan tenggelam di Perairan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (14/2/2026). Sejak awal pelayaran, kapal motor GT 44 itu melayani rute Pelabuhan Bajoe, Kota Bone, menuju Pelabuhan Boepinang. Selain itu, kapal membawa 13 penumpang dan tujuh awak kapal. Namun demikian, seluruh penumpang dan kru selamat dari insiden tersebut.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, menjelaskan kru kapal menemukan kebocoran pada badan kapal saat pelayaran berlangsung. Akibat kebocoran itu, air laut masuk ke lambung kapal dan mengganggu stabilitas. Karena kondisi tersebut, kru kehilangan kendali atas kapal.

“Kru melihat air terus masuk ke dalam kapal, sementara kondisi cuaca memburuk,” ujar Wahyudi saat dihubungi di Kendari.

Cuaca Buruk Mempercepat KM Cahaya Intan Tenggelam

Selanjutnya, Kepala Pos SAR Kolaka, Haeruddin, menyampaikan KM Cahaya Intan berangkat dari Pelabuhan Bajoe sekitar pukul 00.00 Wita. Beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 06.00 Wita, kapal menghadapi gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Bombana. Dengan demikian, hantaman gelombang memperparah kebocoran pada lambung kapal.

Sebagai respons, kru kapal segera mengoperasikan empat unit mesin pompa air untuk mengurangi volume air di dalam kapal. Namun, air laut masuk lebih cepat daripada kemampuan pompa. Oleh karena itu, kondisi kapal terus memburuk hingga akhirnya kapal kehilangan daya apung.

Nelayan Menyelamatkan Penumpang KM Cahaya Intan

Melihat situasi semakin berbahaya, kapten kapal mengambil keputusan cepat dengan mengarahkan KM Cahaya Intan mendekati perahu nelayan di sekitar Perairan Poleang. Tak lama kemudian, para nelayan membantu memindahkan seluruh penumpang dan awak kapal ke perahu mereka.

Setelah proses evakuasi, petugas membawa seluruh korban selamat ke Puskesmas Boepinang. Di sana, tim medis memeriksa kondisi penumpang dan kru. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh korban berada dalam kondisi stabil tanpa luka serius.

Di sisi lain, insiden KM Cahaya Intan tenggelam ini kembali menegaskan pentingnya kesiapan kapal dan kru dalam menghadapi cuaca ekstrem di jalur pelayaran antarpelabuhan Sulawesi Tenggara. Karena itu, otoritas terkait terus menelusuri penyebab teknis kebocoran kapal dan mengevaluasi standar keselamatan pelayaran di wilayah tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Rawamangun Jakarta Timur

    Ruang Tumbuh dan Kiprah Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Ibu Kota

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, berkembang sebagai ruang hidup mahasiswa dari berbagai daerah. Selain berfungsi sebagai kawasan hunian, wilayah ini juga menjadi pusat aktivitas akademik dan organisasi mahasiswa perantauan, termasuk mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra). Mahasiswa Sulawesi Tenggara yang berasal dari 17 kabupaten dan kota memilih Rawamangun sebagai tempat berproses. Mereka datang untuk […]

  • Dugaan limbah ban bekas yang diduga melibatkan oknum pejabat KUPP Molawe menjadi sorotan GMH Sultra-Jakarta.

    GMH Sultra-Jakarta Soroti Dugaan Penjualan Limbah Ban Bekas dan Gratifikasi di Morosi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – 8 Juni 2026 Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti dugaan praktik penjualan limbah ban bekas serta dugaan gratifikasi yang melibatkan oknum pejabat di lingkungan Kesyahbandaran Molawe. Abdi Aditya menyatakan bahwa pihaknya menerima berbagai informasi dan laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penjualan limbah ban […]

  • listrik padam Sumatra akibat gangguan transmisi PLN

    Listrik Padam Sumatra, PLN Ungkap Gangguan Transmisi Akibat Cuaca Buruk

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 113
    • 1Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Listrik padam Sumatra terjadi di sejumlah wilayah pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Gangguan listrik tersebut membuat aktivitas masyarakat sempat terganggu. Banyak warga mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi pada malam hari. PT PLN (Persero) langsung menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan kelistrikan tersebut. Perusahaan juga bergerak cepat untuk memulihkan pasokan listrik […]

  • Pelayanan SIM Keliling Jakarta oleh Polda Metro Jaya

    SIM Keliling Jakarta Hari Ini Buka di Duren Sawit dan Kebon Jeruk

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membuka layanan SIM Keliling Jakarta di dua wilayah DKI Jakarta pada Minggu. Program ini membantu warga memperpanjang Surat Izin Mengemudi tanpa harus datang ke kantor Satpas. TMC Polda Metro Jaya melalui akun resmi X mengumumkan jadwal layanan mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Warga dapat memanfaatkan layanan tersebut […]

  • beasiswa LP2D untuk mahasiswa tidak mampu

    Kolaborasi LP2D & PEMUDA DUA SATU menjajaki KERJASAMA dengan UNIVERSITAS JAYA BAYA

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.244
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) terus menjalankan program unggulan pembangunan sumber daya manusia berkelanjutan. Selama delapan tahun, LP2D konsisten mengusung misi 10.000 Sarjana untuk mencetak lulusan berkualitas sesuai bidang keilmuan masing-masing. Sejalan dengan itu, kehadiran PEMUDA DUA SATU memperkuat gerakan kemanusiaan yang digagas LP2D. Organisasi ini aktif mendorong ide dan gagasan […]

  • Kisah Cinta Mahal Moch. Hatta: Cinta yang dikorbankan demi Indonesia

    Kisah Cinta Mahal Moch. Hatta: Cinta yang dikorbankan demi Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 310
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Mohammad Hatta, Proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, lahir di Bukittinggi pada 12 Agustus 1902. Publik mengenalnya sebagai negarawan yang bersih, hidup sederhana, dan teguh memegang prinsip. (19/01/2026) Di balik ketajaman pemikiran dan keteguhan sikapnya, Hatta menyimpan kisah cinta yang tidak biasa. Ia menjalani cinta yang menuntut penantian, pengorbanan, dan keberanian […]

expand_less