Utang RI Diisukan Ngeri? Menkeu Purbaya Ungkap Data sebenarnya
- account_circle Rahman
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- visibility 209
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, Duasatunews.com – Utang Indonesia aman dan tidak mengarah pada kebangkrutan. Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menepis isu yang berkembang di ruang publik. Ia menyatakan isu tersebut tidak sesuai dengan data fiskal pemerintah.
Purbaya menjelaskan pemerintah secara aktif mengelola utang negara. Pemerintah menggunakan utang sebagai instrumen pembiayaan untuk menutup defisit anggaran. Pemerintah juga memanfaatkan utang untuk mempercepat pembangunan nasional.
Ia menilai sebagian pihak keliru membaca kondisi fiskal. Menurutnya, publik sering hanya melihat angka nominal utang. Pemerintah justru menilai kesehatan fiskal melalui rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Utang Indonesia Aman Berdasarkan Rasio PDB
Purbaya menyampaikan rasio utang Indonesia masih berada pada level aman. Angka tersebut berada jauh di bawah batas yang ditetapkan undang-undang. Rasio ini juga lebih rendah dibandingkan banyak negara lain di kawasan regional dan global.
“Rasio utang Indonesia aman dan terkendali. Pemerintah menjaga posisinya dengan disiplin fiskal,” ujar Purbaya.
Ia menegaskan pemerintah terus menjaga kesinambungan fiskal. Pemerintah menyusun kebijakan pembiayaan secara hati-hati. Setiap kebijakan bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Pemerintah Kelola Utang Secara Transparan
Melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pemerintah secara rutin mempublikasikan data APBN dan posisi utang negara. Pemerintah membuka akses data tersebut untuk menjaga akuntabilitas publik.
Purbaya memastikan pemerintah tidak berada di ambang kebangkrutan. Ia menilai isu tersebut muncul akibat narasi yang tidak berbasis data. Ia meminta masyarakat memeriksa sumber informasi sebelum mempercayainya.
Ia juga mengajak publik untuk membaca laporan resmi pemerintah. Menurutnya, data terbuka membantu masyarakat memahami kondisi fiskal secara utuh.
Masyarakat dapat mengakses data resmi APBN dan utang negara melalui situs Kementerian Keuangan RI:
https://www.kemenkeu.go.id/apbn
Sebagai perbandingan global, masyarakat juga dapat melihat data rasio utang negara di laman International Monetary Fund (IMF):
https://www.imf.org/en/Topics/Debt
Pembaca dapat menemukan artikel terkait stabilitas fiskal dan APBN lainnya di duasatunews.com sebagai tautan internal.
Dengan data tersebut, pemerintah menegaskan kembali bahwa utang Indonesia aman, terkendali, dan tidak mengganggu stabilitas ekonomi nasional.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: https://www.kemenkeu.go.id

Saat ini belum ada komentar