Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 399
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Serangan militer AS ke Venezuela kembali memicu eskalasi ketegangan geopolitik di Amerika Latin. Pada Sabtu (3/1/2026), militer Amerika Serikat menyerang sejumlah titik strategis di Caracas dan wilayah sekitarnya. Serangan ini memicu kepanikan warga serta meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas kawasan dan pasokan energi dunia.

Meski serangan berlangsung intens, fasilitas minyak milik perusahaan negara Venezuela, PDVSA, tetap beroperasi normal. Dua sumber yang mengetahui langsung operasi perusahaan menyatakan seluruh kilang minyak masih berfungsi dan tidak mengalami kerusakan fisik. Dengan demikian, PDVSA mampu menjaga tingkat produksi seperti sebelum serangan.

Dampak Serangan Militer AS ke Venezuela terhadap Infrastruktur

Namun demikian, dampak serangan militer AS ke Venezuela paling terasa di sektor non-energi. Serangan tersebut merusak Pelabuhan La Guaira, yang berlokasi dekat ibu kota Caracas. Pelabuhan ini berperan penting dalam distribusi barang impor dan kebutuhan pokok nasional.

Akibat kerusakan itu, arus logistik nasional terancam terganggu. Selain itu, keterlambatan distribusi barang berpotensi menekan perekonomian domestik dalam waktu dekat.

Serangan Militer AS ke Venezuela Tekan Ekspor Minyak

Di sisi lain, serangan militer AS ke Venezuela terjadi di tengah tekanan ekonomi yang lebih dulu diberlakukan Washington. Pada Desember 2024, Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade terhadap kapal tanker minyak yang keluar dan masuk perairan Venezuela. Bersamaan dengan kebijakan itu, otoritas AS juga menyita dua kargo minyak Venezuela, yang merupakan anggota OPEC.

Sebagai akibatnya, ekspor minyak Venezuela anjlok hampir 50 persen dalam satu bulan terakhir. Banyak pemilik kapal memilih menghindari perairan Venezuela karena khawatir terkena sanksi. Kondisi ini kemudian mendorong peningkatan stok minyak mentah dan bahan bakar PDVSA.

PDVSA Ambil Langkah Darurat

Untuk merespons tekanan tersebut, PDVSA memperlambat pengiriman dan menyimpan minyak di atas kapal tanker. Langkah ini bertujuan menjaga kapasitas produksi serta mencegah penghentian operasi kilang. Selain itu, perusahaan menyesuaikan pola distribusi agar pasokan domestik tetap terjaga.

Situasi semakin rumit setelah serangan siber pada Desember lalu melumpuhkan sistem administrasi perusahaan. Menyikapi kondisi itu, manajemen memutus koneksi sistem pusat dan kembali menggunakan pencatatan manual. Dengan cara ini, PDVSA berupaya memastikan produksi dan distribusi energi nasional tetap berjalan.

Klaim Penangkapan Presiden Venezuela

Sementara itu, eskalasi konflik meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa pasukan AS telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Melalui platform Truth Social, Trump menyebut klaim tersebut sebagai bagian dari operasi militer skala besar terhadap Venezuela.

Sebelum klaim itu muncul, militer AS melancarkan serangan udara di Caracas dan beberapa wilayah lain. Ledakan besar mengguncang pangkalan militer Fortuna. Pada saat yang sama, jet tempur terbang rendah di atas kota dan memicu kepanikan luas di tengah masyarakat.

Sorotan Dunia Internasional

Perkembangan serangan militer AS ke Venezuela menjadi perhatian dunia internasional. Media global seperti
<a href=”https://www.reuters.com/world/americas/” target=”_blank” rel=”nofollow noopener”>Reuters</a> menyoroti dampak konflik terhadap pasar energi global. Sementara itu,
<a href=”https://www.un.org/en/global-issues/peace-and-security” target=”_blank” rel=”nofollow noopener”>Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)</a> terus memantau eskalasi militer serta implikasi hukum internasional dari konflik tersebut.

Di dalam negeri, konflik ini menambah daftar krisis global yang berdampak pada
<a href=”https://duasatunews.com/ketegangan-geopolitik-global” target=”_self”>ketegangan geopolitik global</a>
serta memperburuk
<a href=”https://duasatunews.com/krisis-energi-dunia” target=”_self”>krisis energi dunia</a>, seiring meningkatnya ketidakpastian pasokan minyak internasional.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solusi preventif bagi kesehatan Mental health Generasi muda

    Solusi preventif bagi kesehatan Mental health Generasi muda

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 238
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kesehatan mental generasi muda kini menjadi isu krusial di tengah masyarakat modern. Namun, masih banyak anak muda yang merasa canggung membahas kesehatan mental atau belum memahami cara menjaga keseimbangan emosional sejak dini. Akibatnya, kesadaran publik terhadap isu ini belum berkembang secara optimal. (12/01/2026) Menurut seorang ahli psikologi, masyarakat sering memprioritaskan kesehatan fisik. […]

  • bentrokan Pakistan Afghanistan di wilayah perbatasan

    Bentrokan Pakistan Afghanistan: masih berlanjut

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 215
    • 0Komentar

    ISLAMABAD, (duasatunews.com) — Bentrokan Pakistan Afghanistan kembali memanas setelah militer Pakistan mengklaim menewaskan 274 militan Afghanistan dan melukai lebih dari 400 lainnya dalam konflik lintas perbatasan. Bentrokan tersebut berlangsung sejak Kamis (26/2) hingga Jumat (27/2) di sejumlah sektor perbatasan kedua negara. Klaim Militer Pakistan soal Serangan Militan Direktur Jenderal Inter-Services Public Relations (ISPR), Letnan Jenderal […]

  • Pembunuhan satu keluarga Warakas diungkap Polres Metro Jakarta Utara

    Polisi Ungkap Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Polres Metro Jakarta Utara mengungkap rangkaian peristiwa kematian satu keluarga di Warakas. Dalam penyelidikan tersebut, polisi menetapkan Syauqi (23) sebagai pelaku utama pembunuhan terhadap ibu dan dua saudaranya. Kapolres Metro Jakarta Utara Erick Frendriz memaparkan kronologi awal kejadian. Pertama, pelaku membeli racun tikus di warung sekitar rumah. Setelah itu, pelaku pulang dan […]

  • Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Rute Raha–Maligano Tenggelam di Perairan Muna

    Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Rute Raha–Maligano Tenggelam di Perairan Muna

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Muna, duasatunews.com — Kapal penumpang tenggelam di Muna akibat cuaca buruk yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Insiden ini terjadi di perairan dekat Desa Pohorua, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 17.30 WITA. Kapal speed boat KM Maligano Star melayani rute Raha–Maligano saat peristiwa berlangsung. Seluruh penumpang dan awak kapal […]

  • Dialog interaktif RRI Kendari tentang kolaborasi literasi Sultra bersama pejabat pendidikan dan penyiaran di Sulawesi Tenggara

    Kolaborasi Literasi Sultra Diperkuat, Sinergi Pusat dan Daerah Dorong Budaya Baca Siswa

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com)— Program kolaborasi literasi Sultra menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tenggara. Selain itu, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan media bersama-sama menggerakkan inisiatif ini guna membangun budaya baca yang kuat di kalangan siswa. Dalam pelaksanaannya, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengajak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk […]

  • Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 457
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – PGRI Kendari absen aksi guru saat sidang putusan banding kasus Mansur dan memicu kekecewaan di kalangan pendidik. Sejumlah guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menilai pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari gagal menunjukkan solidaritas terhadap rekan seprofesi yang menghadapi persoalan hukum. Para guru menyoroti ketidakhadiran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia […]

expand_less