Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 486
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Serangan militer AS ke Venezuela kembali memicu eskalasi ketegangan geopolitik di Amerika Latin. Pada Sabtu (3/1/2026), militer Amerika Serikat menyerang sejumlah titik strategis di Caracas dan wilayah sekitarnya. Serangan ini memicu kepanikan warga serta meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas kawasan dan pasokan energi dunia.

Meski serangan berlangsung intens, fasilitas minyak milik perusahaan negara Venezuela, PDVSA, tetap beroperasi normal. Dua sumber yang mengetahui langsung operasi perusahaan menyatakan seluruh kilang minyak masih berfungsi dan tidak mengalami kerusakan fisik. Dengan demikian, PDVSA mampu menjaga tingkat produksi seperti sebelum serangan.

Dampak Serangan Militer AS ke Venezuela terhadap Infrastruktur

Namun demikian, dampak serangan militer AS ke Venezuela paling terasa di sektor non-energi. Serangan tersebut merusak Pelabuhan La Guaira, yang berlokasi dekat ibu kota Caracas. Pelabuhan ini berperan penting dalam distribusi barang impor dan kebutuhan pokok nasional.

Akibat kerusakan itu, arus logistik nasional terancam terganggu. Selain itu, keterlambatan distribusi barang berpotensi menekan perekonomian domestik dalam waktu dekat.

Serangan Militer AS ke Venezuela Tekan Ekspor Minyak

Di sisi lain, serangan militer AS ke Venezuela terjadi di tengah tekanan ekonomi yang lebih dulu diberlakukan Washington. Pada Desember 2024, Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade terhadap kapal tanker minyak yang keluar dan masuk perairan Venezuela. Bersamaan dengan kebijakan itu, otoritas AS juga menyita dua kargo minyak Venezuela, yang merupakan anggota OPEC.

Sebagai akibatnya, ekspor minyak Venezuela anjlok hampir 50 persen dalam satu bulan terakhir. Banyak pemilik kapal memilih menghindari perairan Venezuela karena khawatir terkena sanksi. Kondisi ini kemudian mendorong peningkatan stok minyak mentah dan bahan bakar PDVSA.

PDVSA Ambil Langkah Darurat

Untuk merespons tekanan tersebut, PDVSA memperlambat pengiriman dan menyimpan minyak di atas kapal tanker. Langkah ini bertujuan menjaga kapasitas produksi serta mencegah penghentian operasi kilang. Selain itu, perusahaan menyesuaikan pola distribusi agar pasokan domestik tetap terjaga.

Situasi semakin rumit setelah serangan siber pada Desember lalu melumpuhkan sistem administrasi perusahaan. Menyikapi kondisi itu, manajemen memutus koneksi sistem pusat dan kembali menggunakan pencatatan manual. Dengan cara ini, PDVSA berupaya memastikan produksi dan distribusi energi nasional tetap berjalan.

Klaim Penangkapan Presiden Venezuela

Sementara itu, eskalasi konflik meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa pasukan AS telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Melalui platform Truth Social, Trump menyebut klaim tersebut sebagai bagian dari operasi militer skala besar terhadap Venezuela.

Sebelum klaim itu muncul, militer AS melancarkan serangan udara di Caracas dan beberapa wilayah lain. Ledakan besar mengguncang pangkalan militer Fortuna. Pada saat yang sama, jet tempur terbang rendah di atas kota dan memicu kepanikan luas di tengah masyarakat.

Sorotan Dunia Internasional

Perkembangan serangan militer AS ke Venezuela menjadi perhatian dunia internasional. Media global seperti
<a href=”https://www.reuters.com/world/americas/” target=”_blank” rel=”nofollow noopener”>Reuters</a> menyoroti dampak konflik terhadap pasar energi global. Sementara itu,
<a href=”https://www.un.org/en/global-issues/peace-and-security” target=”_blank” rel=”nofollow noopener”>Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)</a> terus memantau eskalasi militer serta implikasi hukum internasional dari konflik tersebut.

Di dalam negeri, konflik ini menambah daftar krisis global yang berdampak pada
<a href=”https://duasatunews.com/ketegangan-geopolitik-global” target=”_self”>ketegangan geopolitik global</a>
serta memperburuk
<a href=”https://duasatunews.com/krisis-energi-dunia” target=”_self”>krisis energi dunia</a>, seiring meningkatnya ketidakpastian pasokan minyak internasional.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • tech trends wearable cerdas pemantau kesehatan

    Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 618
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Seiring percepatan teknologi yang terus berlangsung, pada tahun 2023, inovasi gadget menjadi bukti nyata kreativitas manusia. Gadget tidak lagi sekadar alat bantu. Sebaliknya, perangkat ini dirancang untuk memperluas potensi manusia dan menembus batas lama. Seiring waktu, teknologi semakin menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Akibatnya, perangkat digital kini terhubung langsung dengan rutinitas manusia. Pada […]

  • Wapres Gibran Kunjungan Papua, Awali Agenda di Biak Numfor

    Wapres Gibran Kunjungan Papua, Awali Agenda di Biak Numfor

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Papua, (duasatunews.com) – Wapres Gibran kunjungan Papua dengan mengawali agenda kerja di Kabupaten Biak Numfor, Selasa. Selain itu, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka tiba di Bandara Kaisepo dan mengenakan tas noken sebagai simbol penghormatan budaya lokal. Setelah itu, Wapres Gibran menerima sambutan jajaran pemerintah daerah. Sementara itu, Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri memimpin […]

  • TNI AL gagalkan penyelundupan sianida 1,4 ton di Bitung

    Penyelundupan Sianida Bitung, TNI AL Amankan 1,4 Ton

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com)  – TNI AL menggagalkan penyelundupan sianida seberat 1,4 ton melalui Pelabuhan Ferry ASDP Bitung, Sulawesi Utara. Petugas menemukan bahan kimia berbahaya itu saat memeriksa kendaraan yang turun dari kapal feri rute Talaud–Bitung. Operasi ini menunjukkan keberhasilan pengawasan laut oleh personel TNI Angkatan Laut bersama Bea Cukai di kawasan pelabuhan. Dalam siaran pers yang diterima […]

  • Gerai perhiasan Pandora di Eropa di tengah penurunan saham Pandora akibat tekanan harga perak

    Saham Raksasa Perhiasan Tiba-Tiba Ambruk, Laba Bakal Jeblok 60%

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Saham Pandora ambruk hampir 7 persen dalam satu hari perdagangan, menandai tekanan serius pada industri perhiasan global. Kejatuhan saham produsen perhiasan asal Denmark ini mencerminkan memburuknya sentimen pasar saham global di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi, sebagaimana juga terlihat pada dinamika pasar saham internasional dalam laporan sebelumnya di kanal ekonomi Pikiran Jakarta. […]

  • Dugaan pembegalan UNSULTRA menjadi sorotan publik

    Dugaan Pembegalan UNSULTRA Disorot Publik

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Kendari, (duasatunews.com) — Dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara kembali menjadi sorotan. Sejumlah kalangan menyoroti dugaan pembegalan di Universitas Sulawesi Tenggara (UNSULTRA). Mereka menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan konflik tata kelola kampus yang melibatkan perubahan Akta Notaris, tekanan internal, dan intervensi non-akademik. Konflik Tata Kelola Mencuat Para pengkritik menyatakan perubahan administratif terjadi tanpa keterbukaan yang […]

  • Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Jakarta — Peristiwa dugaan pencurian yang melibatkan seorang perempuan lanjut usia di Pasar Tanah Abang menarik perhatian publik. Kasus ini hampir berujung kekerasan massa dan memunculkan dua persoalan hukum sekaligus. Di satu sisi, publik menyoroti dugaan pengambilan pakaian tanpa izin pemilik. Di sisi lain, rekaman video juga memperlihatkan tindakan kekerasan oleh sejumlah orang di lokasi […]

expand_less