Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Perjuangan RA Kartini dalam Sejarah Emansipasi Perempuan

Perjuangan RA Kartini dalam Sejarah Emansipasi Perempuan

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 556
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Perjuangan RA Kartini menjadi tonggak penting dalam sejarah emansipasi perempuan Indonesia. Gagasan pendidikan dan kesetaraan yang ia suarakan pada akhir abad ke-19 membuka jalan perubahan sosial di tengah masyarakat kolonial.

Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah, pada 21 April 1879 dari keluarga bangsawan Jawa. Ayahnya menjabat sebagai Bupati Jepara sehingga ia memberi Kartini kesempatan menempuh pendidikan di Europeesche Lagere School (ELS). Di sekolah tersebut, Kartini mempelajari bahasa Belanda dan mengenal berbagai pemikiran modern dari Eropa.

Ketika memasuki usia remaja, Kartini menjalani tradisi pingitan yang membatasi perempuan bangsawan sebelum menikah. Namun, ia memanfaatkan masa itu untuk membaca buku, menelaah surat kabar, dan menulis surat kepada sahabat di Belanda. Dari aktivitas tersebut, Kartini menyimpulkan bahwa pendidikan menjadi kunci untuk meningkatkan martabat perempuan.

Gagasan Pendidikan dalam Perjuangan RA Kartini

Dalam surat-suratnya, Kartini mengkritik feodalisme, perkawinan paksa, dan praktik poligami. Ia menegaskan bahwa perempuan berhak memperoleh pendidikan agar mampu berperan aktif dalam keluarga dan masyarakat.

Para sahabatnya kemudian menghimpun surat-surat Kartini dan menerbitkannya dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang. Melalui karya tersebut, Perjuangan RA Kartini mendapat perhatian luas dan mendorong lahirnya kesadaran baru tentang kesetaraan hak.

Warisan Emansipasi Perempuan Indonesia

Sebelum wafat pada 17 September 1904 dalam usia 25 tahun, Kartini mendirikan sekolah bagi anak perempuan pribumi di Jepara. Ia menjalankan sekolah itu sebagai langkah nyata memperluas akses pendidikan.

Pemerintah Indonesia menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Nasional pada 1964 dan menetapkan 21 April sebagai Hari Kartini. Hingga kini, masyarakat Indonesia terus meneruskan semangat Perjuangan RA Kartini melalui kebijakan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan partisipasi perempuan di ruang publik.

Lebih dari satu abad kemudian, gagasan Kartini tetap relevan. Pemikirannya mendorong generasi muda untuk berani berpikir kritis dan memperjuangkan keadilan sosial.

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi pendidikan hanya mengejar angka bukan manusia

    Ketika Pendidikan Hanya Mengejar Angka, Bukan Manusia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 568
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pendidikan hanya mengejar angka sebagai wajah sistem pendidikan berorientasi nilai kini semakin dominan, ketika sekolah dan kampus sibuk mengejar skor, peringkat, serta target administratif, sementara pembentukan manusia tersingkir dari tujuan utama pendidikan. Pendidikan terlihat bergerak cepat, tetapi arahnya kabur. Sekolah mengejar target kelulusan, kampus menumpuk laporan, dan ruang kelas dipenuhi angka. Nilai, […]

  • Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 884
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti maraknya kritik yang ia nilai tidak sehat terhadap kinerja pemerintah. Ia menilai sebagian pihak kerap memandang setiap langkah pemerintah secara negatif tanpa memahami konteks dan tujuan kebijakan. Presiden Soroti Pola Kritik Negatif Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin rapat terbatas di lokasi banjir Aceh Tamiang, […]

  • penangkapan pangeran andrew inggris terkait penyelidikan polisi

    Penangkapan Pangeran Andrew Inggris di Hari Ulang Tahun ke-66

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 537
    • 0Komentar

    INGGRIS, (duasatunews.com) — Penangkapan Pangeran Andrew Inggris oleh kepolisian pada Kamis, 19 Februari 2026, langsung menyita perhatian publik internasional. Polisi Inggris menangkap Andrew Mountbatten-Windsor tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-66. Sejak awal, publik menaruh sorotan besar terhadap proses hukum yang berjalan. Sebelumnya, hubungan Andrew dengan Jeffrey Epstein kembali mencuat ke ruang publik. Akibatnya, tekanan […]

  • Kondisi lapangan STQ Unaaha Konawe diduga tidak sesuai anggaran revitalisasi

    Proyek Rehabilitasi Bangunan STQ Unaaha Kabupaten Konawe Tak Nampak, Kejati Sultra Dan Polda Sultra Diminta periksa Pemegang Proyek.

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 621
    • 0Komentar

    KONAWE, Duasatunews.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe menganggarkan Rp2,82 miliar untuk Revitalisasi Kawasan STQ Unaaha melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2025. Pemda Konawe mengklaim anggaran tersebut untuk memperbaiki fasilitas fisik di kawasan Lapangan STQ Unaaha. Selama ini, masyarakat menggunakan kawasan tersebut untuk kegiatan keagamaan dan aktivitas publik, seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an […]

  • IPPMIK Konawe-Jakarta menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung KPK terkait dugaan korupsi anggaran makan minum Konawe Rp9,2 miliar

    IPPMIK Konawe-Jakarta Demo di KPK, Soroti Dugaan Korupsi Anggaran Makan Minum Bupati Konawe Rp 9,2 M

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 286
    • 3Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Konawe-Jakarta (IPPMIK Konawe-Jakarta) kembali menggelar aksi demonstrasi jilid IV di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (22/5/2026). Massa aksi menyoroti dugaan tindak pidana korupsi anggaran makan dan minum Bupati Konawe Tahun Anggaran 2023 pada Bagian Umum dan Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe. Ketua Umum […]

  • Bem-AKI desak Kejagung RI buka fakta, telusuri keterkaitan, dan periksa seluruh pihak berdasarkan bukti!

    Bem-AKI desak Kejagung RI buka fakta, telusuri keterkaitan, dan periksa seluruh pihak berdasarkan bukti!

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Jurnalis 1
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sulawesi selatan, (DUASATUNEWS.COM) — Barisan Eksekutif Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia (BEM-AKI) menyoroti polemik pelantikan 193 pejabat eselon III dan IV Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang sebelumnya memicu persoalan administrasi hingga pembentukan Pansus Hak Angket DPRD Sulsel. Sorotan ini turut diarahkan kepada Sultan Rakib (SR), Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Sulsel sekaligus […]

expand_less