Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menelusuri Evolusi Sungai dari Bumi Purba hingga Sumber Bencana

Menelusuri Evolusi Sungai dari Bumi Purba hingga Sumber Bencana

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 467
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjir bandang sering dianggap sebagai kesalahan sungai. Padahal, aliran sungai bergerak mengikuti kodrat alamnya. Cara manusia memperlakukan sungailah yang menentukan apakah air tetap terkendali atau berubah menjadi bencana. Ketika hujan ekstrem datang, kesalahan tata kelola langsung memperbesar risiko.

JAKARTA, duasatunews.com — Tuduhan kembali mengarah ke sungai saat banjir bandang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025. Curah hujan ekstrem membuat sungai seperti Batang Anai, Batang Kuranji, Batang Toru, dan Krueng Meureudu meluap. Aliran air berubah menjadi bah yang menyapu permukiman, jalan, serta infrastruktur vital.

Sungai Meluap, Infrastruktur Terancam

Di Sumatera Barat, banjir bandang memutus jalan penghubung Kota Padang dan Padang Panjang. Material longsor menimbun badan jalan dan menghambat arus transportasi. Pada waktu yang sama, aliran Batang Anai menggerus dinding penahan serta badan jalan. Akibatnya, sungai mengubah alurnya dan menjauh dari sisi jalan, sehingga meningkatkan ancaman kerusakan lanjutan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa banjir bandang tidak hanya merusak kawasan permukiman. Infrastruktur strategis dan keselamatan warga juga menghadapi risiko serius dalam jangka panjang.

Sungai sebagai Bagian Sejarah Alam

Sesungguhnya, sungai bukan sekadar alur air yang menghadirkan ancaman. Dalam sejarah alam, sungai menjadi saksi tertua perjalanan Bumi. Jauh sebelum manusia membangun peradaban, air telah mengalir dan membentuk daratan. Proses ini mengikis bebatuan, menciptakan lembah, serta membangun dataran banjir selama jutaan tahun.

Selain itu, aliran sungai menyediakan ruang hidup bagi flora dan fauna. Dalam kondisi seimbang, sungai justru menopang kehidupan dan menjaga kestabilan lingkungan.

Tekanan Manusia Mengubah Fungsi Sungai

Pada bencana akhir 2025, para pengamat kebencanaan menyoroti perubahan fungsi sungai. Pendangkalan, penyempitan badan sungai, dan berkurangnya daerah resapan di hulu menurunkan kapasitas aliran air. Ketika hujan ekstrem turun, air tidak tertahan dan langsung mengalir deras ke wilayah hilir.

Di Sumatera Barat, Batang Anai dan Batang Kuranji berhulu di kawasan perbukitan. Secara alami, kedua sungai ini menyalurkan air hujan secara bertahap ke dataran rendah. Namun, tekanan aktivitas manusia dan perubahan bentang alam melemahkan fungsi penyangga tersebut.

Situasi serupa juga muncul di Batang Toru dan Krueng Meureudu. Aliran sungai melintasi kawasan permukiman dan infrastruktur yang terus berkembang, sementara ruang alami sungai semakin menyempit.

Mitigasi Harus Menyentuh Hulu

Peristiwa banjir bandang ini menegaskan bahwa sungai bukan sumber bencana. Sistem sungai bekerja mengikuti hukum geologi dan hidrologi. Risiko bencana meningkat ketika manusia mengganggu keseimbangan tersebut.

Oleh karena itu, penanganan banjir bandang tidak cukup mengandalkan normalisasi sungai di hilir. Upaya mitigasi perlu menyentuh wilayah hulu, penataan ruang yang bijak, serta perlindungan daerah aliran sungai secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Dengan memahami peran sungai sejak bumi purba hingga masa kini, mitigasi bencana dapat dilakukan secara lebih arif. Pendekatan ini menjadi kunci untuk mengurangi korban dan kerusakan ketika alam kembali menunjukkan kekuatannya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusia gempur Kyiv dengan serangan rudal dan drone ke Ukraina

    Rusia Ancam Intensifkan Serangan ke Kyiv, Warga Asing Diminta Segera Tinggalkan Ukraina

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 160
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Rusia meningkatkan tekanan militer terhadap Ukraina dengan rencana serangan baru ke Kyiv. Pemerintah Rusia menegaskan militernya akan menyerang fasilitas industri militer, pusat komando, dan titik pengambilan keputusan di ibu kota Ukraina. Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan peringatan kepada warga negara asing, diplomat, dan organisasi internasional agar segera keluar dari Kyiv demi keselamatan mereka. […]

  • Dana Riset Kampus Rp57 Miliar untuk 122 Program Inovasi Nasional

    Pemerintah : Dana Riset Kampus Rp57 Miliar untuk 122 Program

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan mengalokasikan dana riset kampus sebesar Rp57 miliar untuk mendanai 122 program penelitian di perguruan tinggi. Kebijakan ini bertujuan memperkuat ekosistem inovasi nasional sekaligus mendorong pemanfaatan hasil riset di sektor industri. Selanjutnya, pemerintah menyalurkan anggaran tersebut melalui Program Bestari Saintek […]

  • Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

    Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 567
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, kembali menyedot perhatian publik. Selain itu, praktik tersebut mengancam lingkungan dan kawasan wisata. Akibatnya, warga menghadapi risiko konflik sosial yang berulang. Sebelumnya, ketegangan sempat memuncak pada Agustus 2024. Saat itu, massa membakar lokasi tambang di Desa Batu Montor. Peristiwa tersebut menandai puncak keresahan […]

  • TEKNOLOGI AI YANG MEMBUAT HIDUP LEBIH CEPAT DAN PRAKTIS

    TEKNOLOGI AI YANG MEMBUAT HIDUP LEBIH CEPAT DAN PRAKTIS

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Artificial intelligence membuat hidup lebih cepat dan praktis di era digital saat ini. Teknologi ini tidak lagi terbatas pada laboratorium riset, melainkan telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari penggunaan ponsel pintar, layanan transportasi online, hingga dunia kerja profesional. Artificial intelligence bekerja dengan memproses dan menganalisis data dalam jumlah besar secara […]

  • Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan kesiapan DPR RI membahas Revisi UU Pemilu di Kompleks Parlemen Jakarta

    DPR Siap Revisi UU Pemilu, Dasco Minta Penyusunan Aturan Baru Tak Mudah Digugat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Komisi II DPR RI segera membahas Revisi UU Pemilu. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan seluruh fraksi partai politik di Komisi II siap mengikuti proses perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Menurut Dasco, pimpinan Komisi II menyampaikan kesiapan tersebut dalam rapat pimpinan DPR RI. Komisi II akan memulai proses […]

  • Peran Jurnalis Kian Dilupakan, Pers Indonesia Hadapi Krisis Identitas?

    Peran Jurnalis Kian Dilupakan, Pers Indonesia Hadapi Krisis Identitas?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Krisis identitas pers Indonesia semakin menguat seiring derasnya arus digitalisasi dan dominasi media sosial. Perubahan ekosistem informasi menekan peran jurnalis dalam menjaga kebenaran dan kepentingan publik. Akibat tekanan tersebut, pers nasional kini menghadapi pilihan krusial: mempertahankan idealisme jurnalistik atau mengikuti logika kecepatan, klik, dan kepentingan pasar. (5/01/2026) Krisis Identitas Pers Indonesia dan […]

expand_less