Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Nur Alam Keberatan Cara Pemprov Sultra Tertibkan Aset Daerah

Nur Alam Keberatan Cara Pemprov Sultra Tertibkan Aset Daerah

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 491
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.comPenertiban aset Pemprov Sultra di sekitar kediaman mantan Gubernur Sulawesi Tenggara dua periode, Nur Alam, memicu keberatan. Nur Alam menilai Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) belum mengedepankan komunikasi, etika pemerintahan, dan prosedur hukum.

Penertiban Aset Pemprov Sultra Dipersoalkan Nur Alam

Nur Alam menegaskan dirinya tidak pernah menguasai aset daerah. Ia hanya menitipkan sejumlah kendaraan tua miliknya di lahan milik pemerintah provinsi.

“Saya tidak pernah mengambil aset daerah. Saya hanya menitipkan kendaraan lama. Setelah tidak lagi menjabat, saya juga tidak menggunakan aset pemerintah,” ujar Nur Alam, Kamis (22/1/2026).

Langkah Pemerintah Dinilai Kurang Komunikatif

Nur Alam menyayangkan cara Pemprov Sultra menangani persoalan tersebut. Menurutnya, pemerintah seharusnya membuka komunikasi sebelum mengambil tindakan di lapangan.

Ia menilai etika pemerintahan menuntut pendekatan persuasif, terutama terhadap mantan pejabat daerah yang pernah mengabdi cukup lama.

Dampak Penanganan Aset terhadap ASN

Selain itu, Nur Alam menyoroti dampak kebijakan tersebut terhadap aparatur sipil negara (ASN). Ia menilai pendekatan yang terlalu kaku berpotensi menimbulkan ketakutan di lingkungan birokrasi.

Karena itu, ia meminta pemerintah mempertimbangkan dampak psikologis dan administratif sebelum melanjutkan penataan aset daerah.

Penertiban Aset Pemprov Sultra Sempat Ditunda

Sementara itu, Pemprov Sultra menunda penertiban aset Pemprov Sultra di samping rumah Nur Alam di Jalan Khairil Anwar, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Kamis (22/1/2025). Hingga kini, pemerintah provinsi belum menetapkan jadwal lanjutan pengambilalihan aset.

Ratusan personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP menjaga lokasi sejak pukul 09.00 Wita. Ketegangan sempat muncul antara aparat dan warga. Namun, kedua pihak berhasil meredakan situasi.

Dialog di Lokasi

Selanjutnya, Nur Alam bersama mantan Wakil Gubernur Sultra Saleh Lasata mendatangi lokasi. Keduanya menenangkan massa dan membuka dialog dengan aparat.

Dalam dialog itu, Kepala Satpol PP Sultra Hamim Imbu menjelaskan bahwa jajarannya menjalankan perintah pemerintah provinsi. Ia menegaskan pemerintah memiliki lahan tersebut, termasuk bangunan dan kendaraan yang berada di dalamnya.

Persoalan Administrasi Masih Berjalan

Di sisi lain, Nur Alam menegaskan dirinya masih memegang izin administrasi yang sah. Ia menyebut Pemprov Sultra belum menerbitkan Surat Izin Pencabutan Penghunian (SIPP).

“Selama SIPP belum terbit, pemerintah tidak memiliki dasar hukum untuk mengeksekusi,” ujarnya.

Ia juga mengaku telah mengajukan Disposisi Umum Memo (DUM) terkait pembelian aset daerah. Namun hingga kini, pemerintah belum memberikan persetujuan.

Kuasa Hukum Tolak Eksekusi

Sejalan dengan itu, kuasa hukum Nur Alam, Andre Darmawan, menolak rencana penyitaan atau pengosongan aset. Ia menilai izin penghunian masih berlaku.

Karena itu, ia meminta Pemprov Sultra mengikuti prosedur hukum sebelum mengambil langkah lanjutan.

Pemprov Sultra Belum Sampaikan Sikap

Hingga berita ini terbit, Pemprov Sultra belum menyampaikan keterangan resmi terkait kelanjutan penertiban aset Pemprov Sultra. Proses penyelesaian aset daerah tersebut masih menunggu kejelasan kebijakan dan administrasi pemerintah provinsi.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi kasus penikaman karyawan Rich Club Kendari di area parkiran pada malam hari yang hingga kini masih dalam penanganan kepolisian

    Dua Pekan Tanpa Kepastian, Kinerja Polisi Dipertanyakan dalam Kasus Penikaman Karyawan Rich Club Kendari

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dua pekan telah berlalu sejak insiden penikaman terhadap karyawan tempat hiburan malam di Kota Kendari. Namun, polisi belum menunjukkan perkembangan berarti dalam penanganan kasus tersebut. Hingga kini, aparat belum mengamankan para terduga pelaku. Di sisi lain, korban masih menjalani perawatan medis dan pemulihan trauma. Kondisi ini memicu keresahan publik. Peristiwa tersebut terjadi […]

  • Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar Dipercepat

    Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar Dipercepat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pembangunan Jembatan Pascabanjir Sumbar terus dipercepat untuk memulihkan akses transportasi yang terputus akibat banjir di sejumlah daerah. Pemerintah bersama TNI memprioritaskan konektivitas antarwilayah agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Personel TNI Angkatan Darat melalui Bekang Kodam XX/Tanjungpura mengerjakan berbagai jenis jembatan di kabupaten terdampak. Tim lapangan membangun jembatan armco, jembatan Bailey, […]

  • “Pemerintah terbuka terhadap kritik saat Dudung Abdurachman memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan”

    KSP Bantah Ada Intimidasi, Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Publik

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 159
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah membuka ruang kritik dan masukan dari masyarakat. Ia menyampaikan pernyataan itu untuk merespons isu dugaan intimidasi terhadap kelompok masyarakat sipil yang kritis terhadap pemerintah. Di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu, Dudung mengatakan Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat agar berani menyampaikan pendapat secara terbuka. Selain itu, […]

  • “XPeng akuisisi pabrik Volkswagen di Eropa untuk produksi mobil listrik”

    Xpeng Incar Pabrik Volkswagen di Eropa, Strategi Baru Hindari Tarif Uni Eropa

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Produsen kendaraan listrik asal China, XPeng, membuka pembicaraan dengan Volkswagen untuk membeli pabrik di Eropa. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi perusahaan di pasar internasional. Direktur Pelaksana XPeng wilayah Eropa timur laut, Elvis Cheng, menyampaikan rencana itu dalam konferensi “Future of the Car” yang digelar Financial Times. Perusahaan membutuhkan fasilitas produksi tambahan […]

  • korban sipil papua tewas dalam operasi militer di Kabupaten Puncak

    Korban Sipil Papua Tewas, Operasi TNI Disorot Komnas HAM

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 227
    • 3Komentar

    Papua,(duasatunews.com)//Komnas HAM mendesak Tentara Nasional Indonesia segera mengevaluasi operasi keamanan setelah insiden korban sipil papua tewas di Kabupaten Puncak. Insiden ini menewaskan sedikitnya 12 warga sipil dan melukai sejumlah lainnya. Ketua Anis Hidayah menyatakan aparat TNI menjalankan operasi terhadap kelompok bersenjata TPNPB-OPM di Kampung Kembru saat kejadian berlangsung. Ia menegaskan Komnas HAM masih memverifikasi jumlah […]

  • “ASDP Danau Toba perkuat penyeberangan wisata menuju Pulau Samosir saat libur panjang”

    ASDP Perkuat Penyeberangan Danau Toba Saat Libur Panjang, Wisatawan ke Samosir Meningkat

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat layanan penyeberangan di lintasan Ajibata–Ambarita, Danau Toba, Sumatera Utara, selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengatakan lintasan Ajibata–Ambarita menjadi jalur penting menuju Pulau Samosir. Jalur tersebut juga memberi pengalaman wisata sejak awal perjalanan. “Lintasan ini […]

expand_less