Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 508
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Dito Ariotedjo memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengaturan kuota dan pelaksanaan ibadah haji di Kementerian Agama periode 2023–2024. Pada Jumat siang, Dito datang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sebagai bentuk kepatuhan terhadap proses hukum.

Menurut Dito, kehadirannya merupakan tindak lanjut surat undangan pemeriksaan dari penyidik.
“Di surat undangannya terkait kuota haji, tentang tersangka Gus Yaqut dan satu lagi,” ujarnya kepada wartawan.

Selain itu, Dito menegaskan kewajibannya sebagai warga negara.
“Sebagai warga negara, saya wajib patuh hukum. Karena itu, saya hadir,” katanya.

Selanjutnya, Dito menyampaikan rencana untuk memberikan informasi lanjutan setelah pemeriksaan selesai.
“Nanti saya update. Untuk saat ini, tidak ada persiapan khusus,” ucapnya.

Pemeriksaan Saksi Kasus Kuota Haji

Berdasarkan catatan KPK, Dito tiba di Gedung Merah Putih sekitar pukul 12.52 WIB. Kemudian, penyidik memeriksanya sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Sebelumnya, KPK menaikkan perkara dugaan korupsi kuota haji ke tahap penyidikan pada 9 Agustus 2025. Dua hari kemudian, KPK mengumumkan estimasi awal kerugian negara yang ditaksir melebihi Rp1 triliun. Pada saat yang sama, KPK memberlakukan pencegahan ke luar negeri selama enam bulan terhadap tiga pihak terkait.

Penetapan Tersangka oleh KPK

Adapun, tiga pihak yang sempat dicegah ke luar negeri yaitu mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, serta Fuad Hasan Masyhur selaku pemilik biro perjalanan haji Maktour.

Namun demikian, perkembangan terbaru muncul pada 9 Januari 2026. Pada tanggal tersebut, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz.

Temuan DPR RI soal Penyelenggaraan Haji

Di luar proses hukum di KPK, DPR RI juga menyoroti penyelenggaraan ibadah haji 2024. Melalui Panitia Khusus Hak Angket Haji, DPR RI menemukan sejumlah kejanggalan.

Salah satunya, pembagian kuota tambahan dari Arab Saudi. Menurut Pansus, kebijakan tersebut tidak sejalan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang mengatur porsi haji khusus sebesar delapan persen dan haji reguler sebesar 92 persen.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irwan Tajuddin dan Dedu Purnomo Terpilih Jadi Punggawa Baru KKTS

    Irwan Tajuddin dan Dedu Purnomo Terpilih Jadi Punggawa Baru KKTS

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.437
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Musyawarah Besar (Mubes) Kerukunan Keluarga Tolaki Samaturu (KKTS) secara resmi memilih pimpinan baru KKTS pada Sabtu, 12 Juli 2025. Panitia menggelar Mubes nasional ini di Gedung Kosek IKN, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dan menghadirkan perwakilan masyarakat Tolaki dari berbagai daerah. Peserta Mubes secara mufakat menetapkan Irwan Tajuddin dan Dedu Purnomo sebagai pimpinan […]

  • Paparan Prabowo di Istana Bahas Energi dan Hilirisasi Nasional

    Paparan Prabowo di Istana Bahas Energi dan Hilirisasi Nasional

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 695
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Paparan Prabowo di Istana menjadi agenda utama dalam pertemuan Presiden dengan para rektor dan guru besar perguruan tinggi negeri maupun swasta di Istana Kepresidenan, Kamis. Prabowo Subianto menjelaskan kondisi energi nasional, arah kebijakan hilirisasi, serta situasi ekonomi dan ketahanan negara. Sorotan Energi dan Hilirisasi Industri Dalam forum tersebut, Presiden memaparkan tantangan global […]

  • ilustrasi makan bergizi gratis untuk anak sekolah

    Makan Bergizi Gratis Disorot, Prabowo Tegaskan Tetap Jalan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 533
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Makan bergizi gratis kembali menarik perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik dari kalangan terdidik. Prabowo menilai sebagian kritik tidak lagi bersifat objektif dan justru meremehkan kebijakan pemerintah yang menyasar kelompok rentan. Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari […]

  • fondasi agama etika digital oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar

    Fondasi Agama Etika Digital Penting untuk Anak, Tegas Menag

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Ruang digital agama etika menjadi perhatian utama pemerintah untuk memastikan perlindungan anak di era teknologi. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya fondasi nilai agama dan etika sebelum anak-anak masuk ke dunia digital. “Ruang digital perlu fondasi agama dan etika. Kita harus menanamkan nilai tersebut di lingkungan keluarga dan pendidikan sebelum anak melangkah […]

  • Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin memberikan keterangan pers terkait gerbong KRL wanita di Stasiun Bekasi Timur

    KAI Tegaskan Keselamatan Prioritas, Usulan Gerbong KRL Wanita di Tengah Masih Dikaji

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama dalam layanan KRL. Perusahaan merespons usulan pemindahan gerbong KRL wanita ke bagian tengah rangkaian. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan KAI memberikan perlindungan yang sama kepada seluruh penumpang tanpa membedakan gender. Ia menekankan bahwa perusahaan tidak memberi ruang kompromi dalam aspek keselamatan. “Kami […]

  • Puskom kecam IAI terkait dugaan tekanan korban kekerasan seksual

    Enggan berdamai, kampus tagih uang KIP ke korban dugaan kekerasan seksual

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom Indonesia) mengecam keras dugaan tindakan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa yang tidak berpihak kepada korban kekerasan seksual. Menurut Puskom, pihak kampus justru menambah tekanan terhadap korban melalui pemanggilan terkait dana KIP Kuliah, padahal korban memilih mengundurkan diri karena trauma. Surat tertanggal 18 Mei 2026 memicu polemik […]

expand_less