Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » IRWANUDDIN H.I KULLA BERI KULIAH UMUM DIKAMPUS PEP BANDUNG

IRWANUDDIN H.I KULLA BERI KULIAH UMUM DIKAMPUS PEP BANDUNG

  • account_circle Admin 21
  • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
  • visibility 1.305
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Energi nuklir di Indonesia kembali menjadi topik penting dalam agenda transisi energi nasional. Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung mengangkat isu tersebut melalui kuliah umum bertema “Proses dan Tantangan Penerapan Energi Nuklir di Indonesia” pada Selasa (22/4/2025).

PEP Bandung menghadirkan Irwanuddin H.I. Kulla sebagai narasumber utama. Ia menjabat Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Pengembangan Potensi Pemanfaatan Tenaga Nuklir. Selain itu, Irwanuddin juga menjabat Direktur Pusat Pengkajian Inovasi Nuklir dan Energi Baru Terbarukan (PUSPINEBT) ICMI.

Dalam paparannya, Irwanuddin menegaskan Indonesia membutuhkan sumber energi baru yang andal, bersih, dan berkelanjutan. Ia menilai energi nuklir menjadi salah satu solusi strategis untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional dalam jangka panjang.

“Indonesia sangat membutuhkan sumber energi baru. Energi nuklir menjadi solusi yang tepat saat ini,” ujar Irwanuddin.

Ia mengakui penerapan energi nuklir di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, terutama terkait persepsi publik. Pro dan kontra di tengah masyarakat kerap muncul akibat kurangnya pemahaman mengenai teknologi dan aspek keselamatan energi nuklir.

Irwanuddin menjelaskan perdebatan mengenai pembangkit listrik tenaga nuklir tidak hanya terjadi di Indonesia. Banyak negara maju juga mengalami dinamika serupa dalam proses pengambilan kebijakan energi.

“Dalam negara demokrasi, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar. Bahkan negara maju seperti Rusia tetap menghadapi pro dan kontra meski telah lama menggunakan energi nuklir,” tuturnya.

Lebih lanjut, Irwanuddin menekankan Indonesia memiliki potensi bahan baku energi nuklir yang cukup besar. Selama ini, Indonesia masih bergantung pada energi fosil impor untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional.

Menurutnya, pemanfaatan energi nuklir di Indonesia dapat menekan ketergantungan impor energi fosil. Langkah tersebut juga berpotensi menghemat anggaran negara dalam jangka panjang.

Admin 21

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pasar gelap chip AI antara Amerika Serikat dan Tiongkok di atas papan sirkuit semikonduktor

    Pasar Gelap Chip AI ke China Terbongkar, Nilai Transaksi Tembus Rp 2,7 Triliun

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 137
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengungkap dugaan penyelundupan chip kecerdasan buatan (AI) senilai US$160 juta atau sekitar Rp 2,7 triliun ke China. Otoritas federal menemukan praktik tersebut setelah melakukan investigasi selama delapan bulan sejak Oktober 2024. Jaksa menjerat Fanyue Gong dan Benlin Yuan sebagai terdakwa utama. Pengadilan akan menggelar sidang juri terhadap keduanya […]

  • DKI Jakarta Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah pada 2026

    DKI Jakarta Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah pada 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 222
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Program sekolah swasta gratis DKI 2026 akan diperluas secara signifikan. Sebelumnya, program ini mencakup 40 sekolah. Namun, pada 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah jumlahnya menjadi 100 sekolah. Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menyampaikan rencana tersebut di Balai Kota, Rabu. Ia menegaskan pemerintah tidak mengurangi sekolah yang sudah bergabung. […]

  • modal minimum bank daerah dibahas Komisi II DPR RI

    DPR Kawal Ketat Wacana Kenaikan Modal Minimum demi Jaga Daya Tahan Bank Daerah

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 197
    • 1Komentar

    BANJARMASIN, Duasatunews.com — kebijakan modal minimum bank daerah menjadi perhatian serius DPR RI. Parlemen menilai kebijakan tersebut harus melindungi stabilitas perbankan tanpa menekan keuangan pemerintah daerah. Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menyatakan DPR mengawal setiap pembahasan kebijakan modal minimum bank daerah secara ketat. Ia menegaskan pemerintah perlu mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah sebagai […]

  • Indonesia capai 101 emas ASEAN Para Games 2025

    Indonesia Capai 101 Emas, Lampaui Target Dua Hari Sebelum Penutupan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Indonesia capai 101 emas ASEAN Para Games 2025 hingga Jumat, 24 Januari 2026. Kontingen Merah Putih meraih capaian tersebut dua hari sebelum penutupan ajang olahraga Asia Tenggara bagi atlet disabilitas itu. Prestasi ini langsung melampaui target yang ditetapkan sejak awal kompetisi. Tim Indonesia menembus target 82 medali emas pada hari keempat pertandingan. […]

  • Jepang Kembangkan Kereta Maglev Berkecepatan Tinggi Seri L0

    Jepang Kembangkan Kereta Maglev Berkecepatan Tinggi Seri L0

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Jepang menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan sistem transportasi berkecepatan sangat tinggi melalui proyek kereta maglev generasi terbaru. Sebagai langkah awal, tim pengembang menyiapkan Kereta Maglev Seri L0 Jepang melalui serangkaian uji coba berkelanjutan. Dengan demikian, kereta ini diharapkan mampu melayani mobilitas antarkota dengan waktu tempuh jauh lebih singkat dibanding kereta cepat konvensional. Selain […]

  • Anggota Ombudsman RI Disetujui DPR untuk Periode 2026–2031

    Anggota Ombudsman RI Disetujui DPR untuk Periode 2026–2031

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – DPR RI menyetujui Anggota Ombudsman RI periode 2026–2031 dalam Rapat Paripurna ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026. Keputusan ini mengakhiri seluruh tahapan seleksi yang Komisi II DPR RI laksanakan melalui uji kelayakan dan kepatutan. Rapat Paripurna DPR RI menyepakati sembilan nama calon Ombudsman untuk masa jabatan lima tahun. Wakil Ketua DPR […]

expand_less