Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Kapolri: Saya lebih memilih jadi petani daripada menteri kepolisian

Kapolri: Saya lebih memilih jadi petani daripada menteri kepolisian

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 402
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Kapolri tolak Menteri Kepolisian. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menegaskan sikap tersebut saat ini dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin. Sejak awal, ia menyatakan lebih memilih menjadi petani daripada menduduki jabatan Menteri Kepolisian.

Seiring berkembangnya wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia di bawah kementerian, Kapolri menyampaikan pengalamannya. Dalam beberapa kesempatan, sejumlah pihak menawarkan dirinya mengisi jabatan tersebut. Bahkan, beberapa tawaran datang melalui pesan WhatsApp.

“Ada yang bertanya ke saya, mau atau tidak menjadi Menteri Kepolisian,” ujar Sigit sambil menegaskan kembali sikapnya.

Namun demikian, Kapolri menilai struktur Polri saat ini sudah paling tepat. Menurutnya, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden membuat institusi bekerja lebih cepat. Dengan kata lain, kepolisian bisa bergerak fleksibel dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum.

Kapolri Tolak Menteri Kepolisian Secara Tegas

Lebih lanjut, kapolri tolak menteri kepolisian karena menilai pembentukan jabatan baru hanya akan memperpanjang jalur komando. Akibatnya, proses pengambilan keputusan berpotensi melambat. Padahal, Polri membutuhkan kecepatan dalam merespons persoalan keamanan.

“Polri harus hadir cepat di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, kami fokus pada keamanan, penegakan hukum, dan pelayanan publik,” kata Sigit.

Selain itu, Kapolri juga menegaskan komitmennya terhadap prinsip kelembagaan. Bahkan, ia menyatakan siap melepas jabatannya jika negara tetap membentuk posisi Menteri Kepolisian.

“Jika harus memilih, maka saya lebih baik tidak menjabat dan memilih menjadi petani,” tegasnya.

Polri Dinilai Lebih Efektif di Bawah Presiden

Di sisi lain, Sigit menyinggung tantangan geografis Indonesia yang sangat luas. Sebagai gambaran, Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau dengan jumlah penduduk besar. Dengan kondisi tersebut, kepolisian perlu bergerak cepat tanpa hambatan birokrasi tambahan.

Karena itu, ia menilai Polri akan bekerja lebih maksimal jika tetap berada langsung di bawah Presiden. Pada akhirnya, posisi tersebut memungkinkan kepolisian menjaga stabilitas keamanan nasional secara responsif.

Dengan demikian, kapolri tolak menteri kepolisian sekaligus menegaskan sikapnya untuk menjaga profesionalisme dan independensi Polri sebagai alat negara yang melayani masyarakat.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utang RI Diisukan Ngeri? Menkeu Purbaya Ungkap Data  sebenarnya

    Utang RI Diisukan Ngeri? Menkeu Purbaya Ungkap Data sebenarnya

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 520
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Utang Indonesia aman dan tidak mengarah pada kebangkrutan. Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menepis isu yang berkembang di ruang publik. Ia menyatakan isu tersebut tidak sesuai dengan data fiskal pemerintah. Purbaya menjelaskan pemerintah secara aktif mengelola utang negara. Pemerintah menggunakan utang sebagai instrumen pembiayaan untuk menutup defisit anggaran. Pemerintah juga memanfaatkan […]

  • aksi boikot mahasiswa Sultra di Jakarta di Kantor Penghubung Pemprov

    Mahasiswa Boikot Kantor Penghubung di Jakarta, Tagih Janji Manis Gubernur Sultra Soal Asrama Dan Bantuan Anak Yatim.

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 794
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Oktober 2025 — Puluhan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam Pemuda 21 Sultra dan sejumlah organisasi kepemudaan menggelar aksi boikot di depan Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Jakarta, Jumat (26/9). Para mahasiswa menggelar aksi tersebut sebagai bentuk protes atas belum terealisasinya janji bantuan asrama mahasiswa dan bantuan bagi mahasiswa […]

  • Timnas Futsal Indonesia menghadapi Iran pada laga final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta.

    Futsal Indonesia Kalah dari Iran, Gagal Juara Piala Asia 2026

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 398
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Harapan publik melihat futsal Indonesia meraih gelar Asia harus tertunda. Futsal Indonesia kalah dari Iran pada laga final Piala Asia Futsal 2026 setelah duel ketat yang berakhir lewat adu penalti di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026) malam. Hasil ini menyisakan kekecewaan karena Indonesia tampil di kandang sendiri dan sempat memimpin pertandingan. Kekalahan […]

  • banjir bandang dan sungai

    Menelusuri Evolusi Sungai dari Bumi Purba hingga Sumber Bencana

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Banjir bandang sering dianggap sebagai kesalahan sungai. Padahal, aliran sungai bergerak mengikuti kodrat alamnya. Cara manusia memperlakukan sungailah yang menentukan apakah air tetap terkendali atau berubah menjadi bencana. Ketika hujan ekstrem datang, kesalahan tata kelola langsung memperbesar risiko. JAKARTA, duasatunews.com — Tuduhan kembali mengarah ke sungai saat banjir bandang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera […]

  • India bergabung Pax Silica melalui kerja sama strategis Amerika Serikat dan India

    India Masuk Pax Silica, AS Perkuat Blok Teknologi Hadapi Dominasi China

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 295
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – India resmi bergabung dalam Pax Silica, aliansi teknologi yang dipimpin Amerika Serikat. Langkah ini memperkuat upaya Washington dan sekutunya menghadapi dominasi China di sektor semikonduktor dan manufaktur canggih. Keputusan India bergabung Pax Silica menempatkan negara tersebut sejajar dengan Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan Israel dalam satu blok teknologi strategis. Negara-negara ini berkomitmen […]

  • Dugaan limbah ban bekas yang diduga melibatkan oknum pejabat KUPP Molawe menjadi sorotan GMH Sultra-Jakarta.

    GMH Sultra-Jakarta Soroti Dugaan Penjualan Limbah Ban Bekas dan Gratifikasi di Morosi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – 8 Juni 2026 Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti dugaan praktik penjualan limbah ban bekas serta dugaan gratifikasi yang melibatkan oknum pejabat di lingkungan Kesyahbandaran Molawe. Abdi Aditya menyatakan bahwa pihaknya menerima berbagai informasi dan laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penjualan limbah ban […]

expand_less