Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Jokowi Bekerja Mati-matian untuk PSI, Ditetapkan Jadi Tokoh Utama Kampanye

Jokowi Bekerja Mati-matian untuk PSI, Ditetapkan Jadi Tokoh Utama Kampanye

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassar, duasatunews.com — Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menegaskan kesiapan dirinya untuk bekerja mati-matian demi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pernyataan tersebut Jokowi sampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyamakan semangat perjuangannya dengan para kader PSI. Ia kemudian menekankan bahwa perjuangan politik menuntut kerja keras sekaligus konsistensi yang berkelanjutan.
“Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI,” ujar Jokowi di hadapan peserta Rakernas.

Tak berhenti di situ, Jokowi kembali menegaskan dukungannya melalui pernyataan yang lebih tegas.
“Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI,” ucapnya. Setelah itu, para kader menyambut pernyataan tersebut dengan tepuk tangan panjang.

Selain menegaskan dukungan politik, Jokowi juga menyoroti pentingnya peran partai politik yang berorientasi pada nilai kebaikan. Menurutnya, demokrasi membutuhkan partai yang tidak sekadar mengejar kekuasaan, melainkan juga memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Negara ini perlu partai yang baik. Kita membutuhkan politik kebaikan dan politik untuk kebaikan,” tegas Jokowi.

PSI Tetapkan Jokowi Tokoh Utama Kampanye

Sementara itu, Partai Solidaritas Indonesia menetapkan Jokowi sebagai tokoh utama dalam setiap kampanye partai. Keputusan tersebut disampaikan Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, saat membacakan kesimpulan Rakernas.

“DPP menetapkan Pak Jokowi sebagai tokoh utama sekaligus figur panutan partai dalam kampanye PSI,” kata Ahmad Ali.

Lebih lanjut, Ahmad Ali menegaskan bahwa PSI tidak memilih Jokowi hanya karena statusnya sebagai mantan presiden. Sebaliknya, partai menilai Jokowi menunjukkan keteladanan kepemimpinan dan konsistensi politik yang sejalan dengan nilai-nilai PSI. Di sisi lain, ia juga menyebut Jokowi sebagai ayah dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

Dengan demikian, keputusan tersebut memperkuat posisi Jokowi sebagai figur sentral dalam strategi politik PSI ke depan, terutama untuk menghadapi agenda-agenda politik nasional.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembangunan sumur bor bencana oleh TNI

    Presiden Prabowo Nilai Biaya Sumur Bor Rp150 Juta Relatif Murah untuk Air Minum Warga Terdampak Bencana

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Biaya sumur bor bencana menjadi sorotan publik setelah ramai dibahas warganet. Presiden Prabowo Subianto menilai anggaran Rp100–150 juta per titik masih wajar karena langsung memenuhi kebutuhan air bersih korban bencana. Jakarta, duasatunews.com – Perbincangan warganet soal biaya pengeboran sumur bor di wilayah terdampak bencana menguat di ruang publik. Presiden Prabowo Subianto membahas isu tersebut dalam […]

  • Di Depan Presiden Prabowo, Mentan Amran Akui Kerap Jual Nama Jaksa Agung: 192 Pejabat Dicopot

    Di Depan Presiden Prabowo, Mentan Amran Akui Kerap Jual Nama Jaksa Agung: 192 Pejabat Dicopot

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 323
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penertiban di sektor pertanian kembali mengemuka ke ruang publik. Kali ini, perhatian tertuju pada pernyataan Menteri Pertanian yang mengaku kerap menyebut nama pejabat penegak hukum saat pengawasan lapangan. Karena menyangkut distribusi pangan dan pupuk, isu ini langsung berdampak pada kepentingan petani dan konsumen. Di sisi lain, pemerintah tengah mendorong percepatan swasembada pangan. Karena […]

  • Tambang Pulau Senja di Konawe Selatan

    “Tambang Galian C Diduga Ancam Pulau Senja dan Tanjung Kartika”

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Tambang Pulau Senja kembali menuai sorotan publik. Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping di Pulau Senja dan Tanjung Kartika, Konawe Selatan, karena dinilai mengancam ekosistem pesisir dan ruang hidup masyarakat. Jakarta, 4 Januari 2025 — Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping (galian C) yang diduga […]

  • Target setoran Danantara Rp800 triliun oleh Presiden Prabowo

    Danantara Rp800 Triliun: Prabowo Targetkan Setoran Tiap Tahun

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Danantara Rp800 triliun menjadi target setoran tahunan dari pengelolaan aset negara. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan target tersebut dalam peringatan satu tahun Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta. Menurut Prabowo, Danantara harus memberikan kontribusi besar bagi negara. Pemerintah menargetkan setoran sekitar 50 miliar dolar AS setiap tahun. Target tersebut berasal dari perhitungan return […]

  • Audiensi LP2D ke Kementerian Sosial bahas pendidikan anak pesisir

    LP2D Audiensi ke Kementerian Sosial, Dorong Perhatian bagi Anak Pesisir dan Masyarakat 3T

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) melakukan audiensi ke Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk membangun sinergi program pemberdayaan masyarakat. Fokus utama kerja sama ini adalah anak-anak pesisir serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). LP2D menginisiasi audiensi tersebut melalui jadwal resmi dengan Saifullah Yusuf, tanpa melalui undangan formal. Pihak kementerian menugaskan Tenaga Ahli […]

  • Kasus suap impor barang KW Bea Cukai ditangani KPK

    Suap Impor Bea Cukai: KPK Dalami Pemeriksaan Pegawai DJBC

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami suap impor Bea Cukai dengan memeriksa saksi dari internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Penyidik menelusuri praktik suap dan gratifikasi yang muncul dalam proses impor barang. Lebih lanjut, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan penyidik memeriksa pegawai DJBC berinisial SLS pada 18 Februari […]

expand_less