Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » LP2D Tolak Revisi RTRW Sultra: Syarat Kepentingan Pengusaha, Abaikan Ekologi

LP2D Tolak Revisi RTRW Sultra: Syarat Kepentingan Pengusaha, Abaikan Ekologi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 978
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Organisasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) secara tegas menolak rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Penolakan ini muncul karena LP2D menilai kebijakan tersebut berisiko memperparah kerusakan lingkungan dan lebih mengutamakan kepentingan investasi dibandingkan keberlanjutan ekosistem.

Revisi RTRW dan Ekspansi Industri Nikel

Isu revisi RTRW mengemuka setelah Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerrukka, menyampaikan rencana tersebut saat mendampingi kunjungan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, ke Sultra pada 28 Mei 2025. Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menilai pesatnya pertumbuhan industri nikel sebagai alasan utama perlunya revisi tata ruang.

Kekhawatiran Aktivis Lingkungan

Namun, pernyataan tersebut justru memicu kekhawatiran di kalangan pegiat lingkungan. Ketua Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah, Eni Samayati, menilai revisi RTRW akan membuka ruang lebih luas bagi ekspansi industri tambang. Oleh karena itu, ia menilai kebijakan tersebut berpotensi mempercepat eksploitasi sumber daya alam tanpa pengawasan yang memadai.

Sorotan Kerusakan dan Reklamasi Pascatambang

Selain itu, Eni menyoroti maraknya kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan. Ia menegaskan bahwa banyak perusahaan mengabaikan kewajiban hukum, khususnya terkait reklamasi dan pemulihan lingkungan pascatambang.

“Pengusaha mengeksplorasi wilayah seluas-luasnya. Setelah sumber daya habis, mereka meninggalkan lokasi tanpa tanggung jawab. Tidak ada reklamasi dan tidak ada penghijauan. Praktik ini mencerminkan kolonialisme gaya baru,” ujar Eni.

Alih Fungsi Hutan Lindung dan Ancaman Ekologis

Lebih jauh, LP2D mencatat perubahan fungsi kawasan hutan lindung yang semakin masif. Di berbagai wilayah, pemerintah mengalihfungsikan kawasan konservasi menjadi zona industri dan pertambangan. Bahkan, sejumlah kawasan tangkapan air ikut terdampak, sehingga meningkatkan risiko kerusakan ekologis dan memperburuk krisis iklim lokal di Sulawesi Tenggara.

Desakan Penghentian dan Kajian Ulang

Karena itu, LP2D menilai rencana revisi RTRW bermasalah secara prosedural maupun substansial. Mereka menegaskan bahwa kebijakan tersebut bertentangan dengan regulasi perlindungan lingkungan hidup dan pulau-pulau kecil. Selain itu, pemerintah dinilai mengabaikan hak masyarakat lokal dalam proses perencanaan tata ruang.

Atas dasar tersebut, LP2D mendesak DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk menghentikan sementara proses revisi RTRW. Selanjutnya, mereka meminta pemerintah melakukan kajian ulang secara menyeluruh dan transparan dengan melibatkan partisipasi publik serta lembaga yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“RTRW bukan sekadar dokumen teknis. Dokumen ini menentukan arah pembangunan wilayah. Jika pemerintah menyusunnya atas dasar kepentingan pesanan, maka kehancuran ekologis hanya tinggal menunggu waktu,” pungkas Eni.

Penulis

Update, Akurat dan Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makna Hari Pahlawan bagi Gen Z sebagai generasi muda Indonesia

    MAKNA HARI PAHLAWAN UNTUK GEN Z

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle WILDA
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Arti Hari Pahlawan bagi Gen Z di Era Digital jakarta, duasatunews.com – Arti Hari Pahlawan bagi Gen Z tidak hanya berkaitan dengan mengenang sejarah perjuangan bangsa. Sebaliknya, peringatan ini menjadi momentum refleksi untuk memahami peran generasi muda dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan Indonesia di era modern. Generasi Z atau Gen Z merupakan kelompok yang lahir […]

  • prioritas tenaga kerja lokal PT Ganda Alam Makmur dituntut warga Desa Bumi Etam Kutai Timur

    Warga Desa Bumi Etam Desak PT Ganda Alam Makmur Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Usupriyadi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR, duasatunews.com – 21 Januari 2026 Tenaga kerja lokal menjadi tuntutan utama masyarakat Desa Bumi Etam kepada PT Ganda Alam Makmur. Warga menilai perusahaan belum melibatkan penduduk sekitar secara optimal dalam aktivitas pertambangan di Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur. Puluhan warga Desa Bumi Etam bersama kelompok Masyarakat Kukaur Bersatu mendatangi area perusahaan untuk menyampaikan […]

  • indonesia as kerja sama pertahanan utama di Pentagon

    Indonesia AS Kerja Sama Pertahanan Utama, Perkuat Stabilitas

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – indonesia as kerja sama pertahanan memasuki babak baru setelah Indonesia dan Amerika Serikat sepakat meningkatkan hubungan ke tingkat Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama atau Major Defense Cooperation Partnership (MDCP). Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, di Pentagon pada Senin (13/4). Dalam pertemuan itu, kedua pihak […]

  • Indonesia dan Board of Peace: Langkah Aktif untuk Mempercepat Pemulihan Gaza

    Indonesia dan Board of Peace: Langkah Aktif untuk Mempercepat Pemulihan Gaza

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com – Perbincangan publik mengenai rencana keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BOP) terus menguat. Masyarakat Indonesia menunjukkan solidaritas kuat terhadap Palestina. Namun, sebagian publik juga mempertanyakan istilah New Gaza yang beredar. Dalam situasi ini, pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka alasan Indonesia terlibat di Board of Peace dengan pendekatan rasional dan berbasis data. Board […]

  • Gubernur Papua larang pembukaan lahan sawit

    Gubernur Papua larang pembukaan lahan sawit

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 289
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menegaskan tidak akan menerbitkan izin baru pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit. Kebijakan ini berlaku khususnya untuk lahan yang berpotensi merusak struktur tanah dan lingkungan hidup di Bumi Cenderawasih. Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri, menyampaikan penegasan tersebut untuk meluruskan berbagai tafsir yang berkembang di tengah masyarakat. Mathius menjelaskan, kebijakan […]

  • kerja sama industri RI AS mendorong komitmen dagang dan investasi

    RI–AS Kunci Komitmen Dagang dan Investasi US$ 38,4 Miliar Lewat Forum Bisnis 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 176
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati komitmen perdagangan dan investasi senilai US$ 38,4 miliar dalam Forum Bisnis Indonesia–Amerika Serikat 2026 di U.S. Chamber of Commerce, Washington D.C. Kesepakatan ini memperkuat hubungan ekonomi bilateral kedua negara. Forum tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Prabowo Subianto ke Amerika Serikat. Dalam agenda yang sama, Indonesia dan AS […]

expand_less