Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Disiapkan Pemerintah

Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Disiapkan Pemerintah

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 403
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) Penghapusan tunggakan iuran JKN menjadi kebijakan yang pemerintah siapkan untuk membantu peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas 3. Melalui kebijakan ini, pemerintah mengurangi beban administrasi peserta. Selain itu, pemerintah mendorong peningkatan kepesertaan aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana tersebut dalam rapat bersama pimpinan DPR RI di Jakarta. Dalam forum itu, ia menegaskan bahwa pemerintah sedang menyusun rancangan peraturan presiden sebagai dasar hukum kebijakan. Melalui regulasi ini, pemerintah menargetkan pelaksanaan kebijakan dalam waktu dekat.

Kebijakan bagi Peserta Mandiri JKN

Pemerintah menargetkan kebijakan ini bagi peserta PBPU dan BP kelas 3 yang menunggak iuran. Selama ini, tunggakan tersebut sering menghambat akses layanan kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah menghapus kewajiban masa lalu agar peserta kembali memanfaatkan layanan JKN secara aktif.

Purbaya menilai pendekatan ini lebih efektif daripada penagihan tunggakan. Ia menjelaskan bahwa mekanisme penagihan sering gagal mencapai hasil optimal. Karena alasan itu, pemerintah memilih menjaga keberlanjutan sistem melalui kepesertaan aktif dan pembayaran iuran rutin.

Skema Iuran dan Penguatan Anggaran Kesehatan

Sejak 2021, pemerintah menyamakan besaran iuran JKN peserta PBPU dan BP kelas 3 dengan peserta Penerima Bantuan Iuran. Pemerintah menetapkan iuran sebesar Rp42.000 per orang per bulan. Peserta membayar Rp35.000, sedangkan pemerintah memberikan bantuan Rp7.000 dari anggaran pusat dan daerah.

Di sisi lain, pemerintah memperkuat dukungan fiskal sektor kesehatan. Dalam APBN 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp247,3 triliun. Angka ini meningkat 13,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Melalui peningkatan anggaran tersebut, pemerintah menegaskan komitmen menjaga akses layanan kesehatan masyarakat.

Selain membahas anggaran, Purbaya menyoroti penonaktifan jutaan peserta PBI JKN pada awal 2026. Ia meminta seluruh instansi memperbarui data secara bertahap. Lebih lanjut, pemerintah mengusulkan masa transisi dua hingga tiga bulan agar masyarakat menyesuaikan diri dan tetap mengakses layanan kesehatan tanpa gangguan.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo kerukunan bangsa dalam peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara

    Prabowo Kerukunan Bangsa Jadi Modal Jaga NKRI

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 252
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kerukunan bangsa menjadi modal utama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam berbagai kesempatan, Prabowo kerukunan bangsa sebagai kekuatan penting bagi Indonesia untuk menghadapi dinamika global. Presiden menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H/2026 M di Istana Negara, Jakarta, Selasa […]

  • Said Iqbal Presiden Partai Buruh saat pelantikan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Kepresidenan Jakarta

    Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden, Perjuangan Buruh Kini Masuk Istana

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Presiden Prabowo Subianto menunjuk Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Prabowo melantik Said Iqbal di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/6/2026). Pengangkatan tersebut mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 58/P Tahun 2026. Selain Said Iqbal, Prabowo juga mengangkat Nanik S. […]

  • Abdul Ghoni FORKABI, FORKABI, Masyarakat Betawi

    Abdul Ghoni Terpilih Kembali Pimpin FORKABI, Fokus Perkuat Persatuan dan Budaya Betawi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Peserta Musyawarah Besar (Mubes) VI Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) kembali memilih Abdul Ghoni sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FORKABI periode 2026–2031. Dengan demikian, Ghoni akan memimpin organisasi tersebut selama lima tahun ke depan. Abdul Ghoni menyampaikan rasa syukur karena anggota FORKABI terus mendukung kepemimpinannya. Selain itu, ia menegaskan komitmennya untuk […]

  • Kapal patroli Angkatan Laut Thailand menghadapi kapal pukat Malaysia ilegal di perairan Thailand

    Kapal Pukat Malaysia Ilegal Tenggelam Ditabrak Patroli Thailand

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Bangkok, (duasatunews.com) – Insiden penegakan hukum laut terjadi di perairan selatan Thailand ketika kapal pukat Malaysia ilegal menabrak kapal patroli Angkatan Laut Thailand. Aparat melepaskan tembakan peringatan setelah kapal nelayan tersebut bermanuver berbahaya saat petugas mendekat untuk pemeriksaan. Juru bicara Angkatan Laut Thailand, Laksamana Muda Parach Rattanachaiyapan, menyampaikan keterangan pada 20 Februari 2026. Nelayan Thailand […]

  • bibir kering saat puasa akibat dehidrasi

    Bibir Kering Saat Puasa: Penyebab dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Banyak orang mengalami bibir kering saat puasa. Bibir biasanya terasa kasar, pecah-pecah, perih, bahkan bisa berdarah. Meski terlihat ringan, kondisi ini sering mengganggu kenyamanan, terutama ketika sahur dan berbuka. Selama puasa, tubuh tidak menerima asupan cairan dan makanan selama lebih dari 12 jam. Akibatnya, tubuh kehilangan cairan dan memicu dehidrasi ringan. Kondisi ini […]

  • kawal proses hukum publik oleh mahasiswa di jakarta

    Mahasiswa Serukan Pengawalan Hukum yang Objektif dan Kondusif di Mabes Polri

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 353
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Aliansi Mahasiswa Peduli Kepolisian mengajak masyarakat untuk mengawal proses hukum atas peristiwa yang menjadi perhatian publik secara objektif, rasional, dan kondusif. Seruan tersebut mereka sampaikan saat menggelar aksi damai di depan Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026). Seruan Menjaga Supremasi Hukum Dalam pernyataan sikapnya, aliansi menegaskan bahwa penegakan hukum harus berjalan adil, […]

expand_less