Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ma’ruf Amin: Ketimpangan Ekonomi Masih Jadi Masalah Global, Indonesia Termasuk

Ma’ruf Amin: Ketimpangan Ekonomi Masih Jadi Masalah Global, Indonesia Termasuk

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 245
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — ketimpangan ekonomi Indonesia masih menjadi persoalan serius dalam pembangunan nasional. Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin menilai masalah tersebut tidak hanya terjadi di dalam negeri, tetapi juga menjadi fenomena global.

Ma’ruf menyampaikan pandangan itu saat menghadiri Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). Ia menyebut sistem ekonomi dunia masih berorientasi pada akumulasi kekayaan, bukan pemerataan.

Menurut Ma’ruf, kondisi tersebut mendorong konsentrasi harta pada kelompok tertentu. Akibatnya, jurang antara kelompok kaya dan masyarakat luas semakin melebar. Ia menilai situasi ini berisiko menghambat keadilan sosial dan stabilitas ekonomi.

“Sebagian kecil orang menguasai sebagian besar kekayaan, sementara mayoritas hanya menikmati sebagian kecil,” ujar Ma’ruf.

Ketimpangan Ekonomi Indonesia dan Prinsip Syariah

Ma’ruf menegaskan bahwa Islam telah meletakkan prinsip ekonomi yang adil sejak awal. Al-Qur’an, kata dia, menekankan agar harta tidak hanya beredar di kalangan orang kaya. Prinsip tersebut relevan untuk menjawab ketimpangan ekonomi Indonesia saat ini.

Ia menjelaskan bahwa tujuan syariah tidak berhenti pada perlindungan kepemilikan. Syariah juga mengatur distribusi kekayaan agar berjalan adil dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Ekonomi Syariah sebagai Solusi Pemerataan

Ma’ruf menilai ekonomi syariah mampu menjadi pilar baru pertumbuhan nasional. Sistem ini tidak hanya mengejar pertumbuhan angka ekonomi, tetapi juga memperkuat keadilan dan keberkahan.

Ia menekankan pentingnya perluasan akses ekonomi bagi masyarakat. Pembiayaan syariah, penguatan UMKM, dan inklusi keuangan dinilai mampu menekan ketimpangan ekonomi Indonesia.

Ma’ruf juga mengibaratkan ekonomi syariah seperti pesantren. Pelaku ekonomi berperan sebagai sumber daya manusia. Sistem syariah menjadi nilai dasar. Para ekonom bertugas menjaga arah agar ekonomi tetap berkeadilan dan berkelanjutan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Targetkan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem pada 2029

    Prabowo Targetkan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem pada 2029

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 330
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk hapus kemiskinan ekstrem di Indonesia sebelum akhir masa jabatannya pada 2029. Komitmen tersebut ia sampaikan saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/1/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa pemerintah memprioritaskan masyarakat pada desil 1 dan 2. Kelompok ini, menurutnya, membutuhkan […]

  • Utang pemerintah Indonesia masih aman menurut Kementerian Keuangan

    Utang Pemerintah Indonesia 40,46 Persen PDB Masih Aman

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 243
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang pemerintah Indonesia hingga akhir 2025 masih berada dalam batas aman meskipun nominalnya meningkat. Pemerintah mengelola pembiayaan negara secara hati-hati dan terukur untuk menjaga stabilitas fiskal. Per 31 Desember 2025, pemerintah mencatat total utang sebesar Rp9.637,90 triliun atau setara 40,46 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). […]

  • Pemantauan kontak erat hantavirus MV Hondius oleh tim kesehatan di Jakarta”

    WNA di Jakarta Pusat Jadi Kontak Erat Klaster Hantavirus MV Hondius, Kemenkes Lakukan Pemantauan Ketat

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Kementerian Kesehatan RI memantau seorang warga negara asing (WNA) di Jakarta Pusat setelah pria itu menjadi kontak erat kasus hantavirus dari kapal pesiar MV Hondius. Kemenkes menerima laporan dari International Health Regulation (IHR) National Focal Point Inggris pada 7 Mei 2026. Laporan itu menyebut pria berusia 60 tahun tersebut pernah melakukan kontak dekat dengan […]

  • sidang PMH Nikita Mirzani di PN Jakarta Selatan

    Sidang PMH Nikita Mirzani Berlanjut di PN Jaksel

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Sidang PMH Nikita Mirzani kembali bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). Pada sidang kali ini, aktris Nikita Mirzani menghadiri proses persidangan melalui tim kuasa hukumnya untuk melanjutkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Reza Gladys. Majelis hakim membuka persidangan dengan memeriksa agenda penyerahan bukti tambahan. Selanjutnya, tim kuasa hukum penggugat menyerahkan […]

  • Jusuf Kalla Arab Saudi dukung stabilitas kawasan

    Jusuf Kalla Arab Saudi: Indonesia Dukung Stabilitas Kawasan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 201
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menegaskan dukungan Indonesia terhadap stabilitas dan keamanan Arab Saudi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Menurut Jusuf Kalla, Arab Saudi memiliki posisi penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Negara tersebut menjadi pusat umat Islam karena keberadaan Masjidil Haram serta berbagai tempat […]

  • Pesawat tempur KAAN Turki generasi kelima

    Pesawat Tempur KAAN Dibeli Kemhan Lewat Pinjaman Luar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) –  Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan pembelian pesawat tempur KAAN dari Turki menggunakan skema pinjaman luar negeri (PLN). Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat alutsista TNI. Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan Kemhan sudah meneken kontrak awal. Selain itu, proses aktivasi […]

expand_less