Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Jarnas MM Akan Geruduk Kementerian ESDM, Soroti Pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi Tambang di Sultra

Jarnas MM Akan Geruduk Kementerian ESDM, Soroti Pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi Tambang di Sultra

  • account_circle Afs
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • visibility 841
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dalam waktu dekat. Aksi ini menyoroti pengelolaan dana jaminan reklamasi (jamrek) perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara yang dinilai tidak transparan.

Ketua Umum Jarnas MM, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut Kementerian ESDM belum menunjukkan kejelasan penggunaan dana jamrek. Padahal, perusahaan tambang menyetorkan dana tersebut untuk memulihkan lingkungan pascatambang.

“Kerusakan lingkungan di Sultra terus meningkat. Hutan gundul, pesisir tercemar, dan lahan kritis meluas. Namun, dana jamrek tidak terlihat dampaknya di lapangan,” kata Arin.

Ia menilai lemahnya tata kelola dana jamrek berpotensi merugikan masyarakat Sulawesi Tenggara. Menurutnya, negara seharusnya memastikan dana tersebut kembali ke daerah terdampak.

Dana Tersimpan, Lingkungan Terabaikan

Jarnas MM menegaskan dana jamrek yang tersimpan di pusat tidak sebanding dengan kondisi lingkungan di Sultra. Aktivitas tambang terus menekan kualitas air, merusak laut, dan mengurangi lahan produktif warga.

Berdasarkan data internal Jarnas MM, puluhan perusahaan tambang di Sultra telah menyetor dana jamrek sejak lama. Namun, pemerintah daerah tidak memperoleh akses informasi terkait jumlah dana maupun mekanisme penggunaannya.

Kondisi ini, menurut Jarnas MM, mencerminkan minimnya komitmen pemerintah pusat dalam menegakkan keadilan lingkungan.

Tiga Tuntutan Aksi

Dalam aksi tersebut, Jarnas MM mengajukan tiga tuntutan utama:

  1. Membuka data dana jamrek secara menyeluruh, termasuk nilai setoran dan lokasi penempatan dana.

  2. Memberikan kewenangan lebih besar kepada daerah agar pemerintah lokal dapat mengelola reklamasi sesuai kebutuhan masyarakat.

  3. Melakukan audit independen terhadap pengelolaan dana jamrek untuk menjamin akuntabilitas.

Usung Tema “Transparansi Dana Jamrek Harga Mati”

Jarnas MM akan mengusung tema “Transparansi Dana Jamrek Harga Mati, Selamatkan Lingkungan Sultra.” Massa aksi berencana mendatangi langsung kantor Kementerian ESDM di Jakarta.

Arin menegaskan mahasiswa akan terus mengawal isu ini hingga pemerintah membuka data secara jelas.

“Kami tidak ingin dana jamrek berubah menjadi masalah baru. Negara harus bertanggung jawab atas pemulihan lingkungan di Sultra,” tutupnya.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertemuan Teddy dan Basuki di Sekretariat Kabinet

    Pertemuan Teddy dan Basuki Bahas Progres Pembangunan IKN

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pertemuan Teddy dan Basuki berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet RI pada Kamis sore. Teddy Indra Wijaya menerima Basuki Hadimuljono dan langsung membahas perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Basuki memaparkan capaian pembangunan infrastruktur di kawasan inti pemerintahan. Ia menjelaskan progres fisik proyek serta rencana kerja tahap berikutnya. Selain itu, ia menyampaikan hasil […]

  • Kebakaran pabrik karet Tangerang di kawasan Cipondoh

    Kebakaran Pabrik Karet Tangerang Terjadi Sejak Malam

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 148
    • 0Komentar

    TANGERANG (duasatunews.com) – Kebakaran pabrik karet Tangerang yang terjadi di Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, masih berlangsung hingga Senin (22/6/2026) pagi. Kobaran api di area produksi PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) belum sepenuhnya padam dan petugas terus melakukan pemadaman. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, mengatakan […]

  • Formasi desak KPK periksa RB terkait dugaan korupsi

    Formasi Kembali Desak KPK Periksa Oknum Anggota DPR RI Dapil Sultra Inisial RB, Terkait Kasus Korupsi Proyek Rel Kereta Api dan P3 TGAI

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Rabu (14/1/2026). Melalui aksi tersebut, Formasi mendesak KPK RI segera memanggil dan memeriksa oknum anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara berinisial RB. Massa aksi menilai RB diduga terlibat dalam kasus korupsi proyek jalur […]

  • Di Pimpin Nova Arianto, Seleksi Timnas U-20 Dimulai

    Di Pimpin Nova Arianto, Seleksi Timnas U-20 Dimulai

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 602
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Seleksi Timnas Indonesia U-20 resmi dimulai sebagai bagian dari persiapan jangka panjang sepak bola nasional. Pelatih kepala Nova Arianto langsung memimpin proses seleksi untuk membentuk kerangka awal skuad Garuda Muda yang siap bersaing di level internasional. Melalui seleksi Timnas Indonesia U-20 ini, PSSI mengundang puluhan pemain muda potensial dari berbagai klub dan […]

  • Aksi unjuk rasa terkait Korupsi LPDB-KUMKM di kawasan Kuningan Jakarta Selatan.

    KPK dan Kejagung Didesak Periksa Menteri Koperasi Dugaan Korupsi Dana Bergulir LPDB-KUMKM

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Dugaan korupsi Dana Bergulir LPDB-KUMKM kembali menjadi sorotan publik. Forum Demokrasi Rakyat (FDR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Koperasi Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026). Dalam aksi tersebut, massa mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera […]

  • penertiban aset Pemprov Sultra di sekitar rumah Nur Alam Kendari

    Nur Alam Keberatan Cara Pemprov Sultra Tertibkan Aset Daerah

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 631
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Penertiban aset Pemprov Sultra di sekitar kediaman mantan Gubernur Sulawesi Tenggara dua periode, Nur Alam, memicu keberatan. Nur Alam menilai Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) belum mengedepankan komunikasi, etika pemerintahan, dan prosedur hukum. Penertiban Aset Pemprov Sultra Dipersoalkan Nur Alam Nur Alam menegaskan dirinya tidak pernah menguasai aset daerah. Ia hanya […]

expand_less