Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Penggeledahan di Kementerian PU, 16 Barang Disita Kejati DKI Didominasi Dokumen

Penggeledahan di Kementerian PU, 16 Barang Disita Kejati DKI Didominasi Dokumen

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 313
  • comment 4 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com) ||  Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyita 16 item saat melakukan penggeledahan Kementerian PU pada Kamis (9/4/2026). Tim penyidik mengumpulkan dokumen dan buku catatan dari sejumlah ruangan di Kementerian Pekerjaan Umum.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan tim penyidik fokus mengambil catatan administrasi. Ia menegaskan penyidik tidak menemukan barang lain dalam jumlah signifikan selain dokumen tersebut.

Tim penyidik juga menyita satu unit komputer pribadi (PC). Dody menjelaskan ia tidak mengetahui asal perangkat itu dan memastikan komputer tersebut bukan miliknya.

Penyidik memeriksa lantai dua dan tiga gedung kementerian. Mereka memasuki beberapa ruang kerja pejabat dan unit teknis untuk mengumpulkan bukti tambahan.

Dody menerima laporan awal dari tim internal. Laporan itu menunjukkan sebagian besar dokumen berasal dari Direktorat Jenderal Cipta Karya. Ia meminta timnya menelusuri isi dokumen untuk memastikan relevansi dengan proses hukum.

Dalam penggeledahan Kementerian PU, penyidik turut memeriksa Direktorat Sumber Daya Air (SDA). Mereka memeriksa ruang kerja menteri dan wakil menteri untuk melengkapi data penyelidikan.

Dody menegaskan kementerian bersikap kooperatif. Ia mengarahkan jajaran internal untuk membantu penyidik dan menyiapkan dokumen tambahan bila diperlukan oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Penyidik terus menganalisis barang bukti yang mereka kumpulkan. Proses ini bertujuan mengungkap fakta secara jelas dan menyeluruh.

Pemerintah mendorong proses hukum berjalan transparan. Kementerian PU juga berkomitmen menjaga akuntabilitas serta mendukung penegakan hukum secara konsisten.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi digitalisasi sebelum otomatisasi AI di Indonesia

    Digitalisasi Lebih Dulu, Bukan Sekadar Kejar AI: Strategi Indonesia Hadapi Otomatisasi Dini

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 279
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Dorongan global untuk mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) terus menguat. Banyak negara berlomba menerapkan teknologi ini demi efisiensi. Namun, bagi Indonesia, kecepatan bukan satu-satunya jawaban. Sejumlah pengamat menilai Indonesia perlu bertindak hati-hati. Karena itu, adopsi AI harus berjalan seiring penguatan fondasi digital. Tanpa kesiapan institusi dan tenaga kerja, otomatisasi justru berpotensi menimbulkan […]

  • sejarah konflik Kalimantan dalam ilustrasi Tragedi Sampit dan Sambas

    Sejarah Konflik Kekerasan di Tanah Dayak: Tragedi Sampit dan Sambas

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 411
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Konflik kekerasan paling menonjol dalam sejarah modern masyarakat Dayak di Kalimantan tidak terjadi antarsesama suku Dayak. Sebaliknya, konflik besar yang sering disebut sebagai “perang” itu muncul dalam bentuk konflik komunal antara suku Dayak sebagai penduduk asli dan etnis pendatang, terutama etnis Madura. Dua peristiwa yang paling sering menjadi rujukan ialah Tragedi Sampit […]

  • Ekoteologi madrasah melalui pelepasan burung di MAN 2 Kota Bengkulu

    Ekoteologi Jadi Budaya Madrasah, Kemenag Dorong Gerakan Peduli Lingkungan di Bengkulu

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 155
    • 2Komentar

     Jakarta,(duasatunews.com)— Program ekoteologi madrasah terus mendapat perhatian dari Kementerian Agama RI. Melalui gerakan peduli lingkungan, Kemenag ingin membangun kesadaran ekologis siswa sejak dini. Program tersebut terlihat dalam aksi penanaman pohon dan pelepasan ratusan burung di MAN 2 Kota Bengkulu, Sabtu. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Amin Suyitno, menegaskan bahwa ekoteologi madrasah harus menjadi budaya […]

  • Austria tolak wilayah udara AS Iran dalam konflik militer

    Austria Tolak AS Iran, Blokir Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Istanbul (duasatunews.com) – Austria tolak AS Iran menjadi sikap tegas pemerintah dalam menjaga netralitas militernya. Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer melawan Iran. Juru bicara Kementerian Pertahanan Austria menyatakan bahwa pemerintah menerima beberapa permintaan dari Washington. Namun, otoritas tidak mengungkap jumlah permintaan tersebut. Media publik ORF melaporkan hal […]

  • Awas Perang Baru Arab Memanas, Saudi Bombardir Yaman

    Awas Perang Baru Arab Memanas, Saudi Bombardir Yaman

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Arab Saudi serang Yaman melalui operasi militer terbatas yang dijalankan koalisi pimpinan Arab Saudi pada Rabu (7/1/2026). Langkah ini muncul sebagai respons langsung terhadap meningkatnya aktivitas kelompok separatis di wilayah timur Yaman. Melalui operasi tersebut, Riyadh berupaya menahan eskalasi konflik sekaligus menjaga stabilitas perbatasan. Selain itu, serangan ini menandai operasi kedua dalam […]

  • ayah berjuang menghidupi keluarga di tengah keterbatasan ekonomi

    Perjuangan Seorang Ayah: Bertahan Hidup di Tengah Ketimpangan Sosial-Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 338
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com | Banyak orang menyederhanakan perjuangan seorang ayah dalam menghidupi anak-anaknya dengan keterbatasan ekonomi sebagai kisah ketabahan personal. Masyarakat memotret ayah sebagai figur pekerja keras yang pantang menyerah dan rela mengorbankan tenaga serta waktu demi keluarga. Namun narasi ini, meski terdengar mulia, sering menutup persoalan yang jauh lebih besar: ketimpangan sosial dan ekonomi melanggengkan […]

expand_less