Breaking News
light_mode
Beranda » Kriminal » Prank Debt Collector Ambulans Jakbar Viral

Prank Debt Collector Ambulans Jakbar Viral

  • account_circle Reski
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 298
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prank Ambulans Jakbar Rugikan Kru, Modus Debt Collector Terungkap

Jakarta,(duasatunews.com)– Kasus prank ambulans Jakbar menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Aksi ini merugikan kru ambulans karena pelaku membuat pesanan fiktif untuk kepentingan penagihan utang.

Sopir ambulans, Yoga Dwi Saputra, menerima pesanan melalui WhatsApp pada Selasa (14/4/2026). Pemesan meminta penjemputan pasien di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Tanpa curiga, Yoga langsung menuju lokasi untuk menjalankan tugasnya sebagai petugas layanan darurat.

Namun setibanya di lokasi, Yoga tidak menemukan pasien. Petugas kantor menyampaikan bahwa orang yang dimaksud tidak berada di tempat. Situasi ini membuat Yoga mulai menyadari adanya kejanggalan dalam permintaan tersebut.

Modus Prank Ambulans Jakbar Terungkap

Yoga kemudian menghubungi kembali pemesan untuk memastikan informasi. Pelaku justru meminta Yoga menyerahkan ponselnya kepada seseorang di lokasi agar bisa menagih utang.

Dari situ, Yoga memastikan bahwa ia menjadi korban prank ambulans Jakbar dengan modus order fiktif. Pelaku memanfaatkan layanan ambulans untuk kepentingan pribadi yang tidak semestinya.

Yoga merasa dirugikan karena telah mengeluarkan biaya bahan bakar, waktu, dan tenaga. Ia sempat meminta ganti rugi, tetapi pelaku tidak memberikan respons yang jelas.

“Ini melecehkan tenaga medis. Kami datang pakai bensin, tenaga, dan waktu,” tegasnya.

Dampak bagi Layanan Darurat

Kasus ini menunjukkan bahwa praktik penyalahgunaan ambulans dapat berdampak serius. Ambulans yang seharusnya siap membantu pasien darurat justru terpakai untuk pesanan palsu.

Jika kejadian ini terus berulang, maka respons terhadap kondisi darurat berisiko melambat. Hal tersebut tentu membahayakan masyarakat yang benar-benar membutuhkan pertolongan medis segera.

Yoga juga mengungkapkan bahwa ia pernah mengalami kejadian serupa sebelumnya. Pengalaman ini memperlihatkan bahwa modus order fiktif mulai sering terjadi dan perlu mendapat perhatian serius.

Rencana Lapor Polisi dan Imbauan

Yoga berencana melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Ia berharap aparat dapat menindak pelaku agar kasus prank ambulans Jakbar tidak kembali terulang.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan layanan ambulans secara bijak. Tindakan tidak bertanggung jawab seperti ini bisa merugikan banyak pihak dan mengganggu sistem layanan darurat.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “hukum sepekan, kasus Chromebook, Nadiem Makarim”

    Dinamika Hukum Sepekan: Dari Kasus Chromebook hingga Polemik Nobar Film

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 181
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Sejumlah peristiwa hukum menarik perhatian publik sepanjang pekan ini. Kasus dugaan korupsi Chromebook yang menjerat mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjadi isu paling menonjol. Selain itu, pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai soal larangan nobar film juga memicu perhatian masyarakat. Kejaksaan Agung menuntut Nadiem Makarim dengan hukuman 18 tahun penjara. Jaksa menilai Nadiem terlibat dalam dugaan […]

  • Peran Jurnalis Kian Dilupakan, Pers Indonesia Hadapi Krisis Identitas?

    Peran Jurnalis Kian Dilupakan, Pers Indonesia Hadapi Krisis Identitas?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Krisis identitas pers Indonesia semakin menguat seiring derasnya arus digitalisasi dan dominasi media sosial. Perubahan ekosistem informasi menekan peran jurnalis dalam menjaga kebenaran dan kepentingan publik. Akibat tekanan tersebut, pers nasional kini menghadapi pilihan krusial: mempertahankan idealisme jurnalistik atau mengikuti logika kecepatan, klik, dan kepentingan pasar. (5/01/2026) Krisis Identitas Pers Indonesia dan […]

  • Ahmad Muzani meninjau lokasi Gedung Parlemen IKN

    Muzani Kagum Lokasi Gedung Parlemen di IKN, Diapit Istana dan Yudikatif

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengaku kagum saat meninjau lokasi pembangunan gedung parlemen di Ibu Kota Nusantara. Ia menilai posisinya sangat strategis karena berada di antara Istana Negara dan kompleks yudikatif. Menurut Muzani, kawasan tersebut memiliki kontur yang lebih tinggi dibandingkan bangunan pemerintahan lain. Ia juga menyoroti perbukitan di sekitar lokasi yang menambah kesan megah […]

  • demo buruh DPR 2026 di Jakarta dengan tuntutan tolak outsourcing dan kenaikan upah

    1.948 Personel Amankan Demo Buruh di DPR, Lalin Berpotensi Padat

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 419
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Demo buruh DPR 2026 kembali berlangsung di Jakarta Pusat. Selain itu, aparat meningkatkan pengamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Pengamanan Aksi oleh Aparat Gabungan Aparat gabungan menyiagakan 1.948 personel untuk mengawal aksi di depan gedung DPR RI, Kamis (16/4/2026). Dengan demikian, aparat menjaga keamanan dan mengatur jalannya aksi. Kasi Humas Polres Jakarta Pusat, Iptu Erlyn […]

  • Wamen HAM Mugiyanto menyerahkan santunan kepada keluarga korban Mei 1998

    Wamen HAM Mugiyanto Serahkan Santunan Korban Mei 1998

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 418
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Wamen HAM Mugiyanto menyerahkan santunan berupa paket sembako kepada keluarga korban peristiwa Mei 1998 di Klender, Jakarta Timur. Penyerahan bantuan berlangsung dalam kegiatan munggahan dan silaturahmi menjelang Ramadan 1447 Hijriah yang dihadiri keluarga korban serta perwakilan pemerintah. Mugiyanto menjelaskan bahwa keluarga penerima bantuan merupakan kerabat korban kebakaran Mal Klender saat kerusuhan 1998. […]

  • Rapat Komisi III DPR RI bahas RUU Hukum Acara Perdata

    RUU Hukum Acara Perdata Disepakati Jadi Inisiatif DPR

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah dan Komisi III DPR RI memfokuskan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hukum Acara Perdata dalam rapat kerja yang berlangsung di Jakarta, Rabu. Dalam rapat tersebut, kedua pihak sepakat mengajukan RUU itu sebagai inisiatif DPR. Masyarakat dapat memantau jalannya rapat secara terbuka melalui kanal resmi DPR RI. Kesepakatan ini menandai perubahan arah legislasi. […]

expand_less