Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Sekolah Rakyat Anak Jalanan Butuh Pendampingan Berkelanjutan

Sekolah Rakyat Anak Jalanan Butuh Pendampingan Berkelanjutan

  • account_circle Windi Anggraini
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 362
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,{duasatunews.com}-Atalia Praratya mendorong pemerintah memastikan program Sekolah Rakyat untuk anak jalanan berjalan berkelanjutan. Ia menilai program ini tidak boleh berhenti pada tahap pendataan dan rekrutmen awal.

Menurutnya, pemerintah sudah menunjukkan kehadiran nyata melalui pendekatan “jemput bola” untuk menjaring anak jalanan. Namun, pemerintah tetap perlu memberikan pendampingan jangka panjang agar anak-anak dapat bertahan dalam pendidikan.

Apresiasi terhadap Upaya Lapangan

Atalia mengapresiasi langkah Kementerian Sosial Republik Indonesia yang melakukan penjangkauan langsung di sejumlah titik di Jakarta. Dari proses tersebut, petugas menemukan puluhan calon peserta didik untuk tahun ajaran 2026/2027.

Sebagian anak sebelumnya tidak bersekolah dan bekerja di sektor informal. Pendekatan lapangan ini melengkapi sistem data nasional, terutama untuk menjangkau kelompok rentan yang sering terlewat.

Tantangan Anak Tidak Sekolah

Atalia menilai jumlah anak yang tidak bersekolah di Indonesia masih tinggi. Kondisi ini banyak terjadi di wilayah padat penduduk dan kantong kemiskinan.

Anak jalanan menjadi kelompok paling rentan. Mereka menghadapi berbagai hambatan, seperti tekanan ekonomi dan masalah sosial.

Rekomendasi Penguatan Program

Atalia mengusulkan beberapa langkah agar program berjalan lebih efektif:

  • Pemerintah perlu memperbaiki integrasi dan validasi data. Pemda, aparat lingkungan, dan pekerja sosial harus terlibat aktif.
  • Pemerintah perlu menerapkan pendekatan berbasis keluarga. Bantuan sosial dan program pemberdayaan ekonomi harus menyasar orang tua.
  • Pemerintah harus menjamin keberlanjutan pendidikan. Anak-anak membutuhkan pendampingan psikososial dan kurikulum yang adaptif.
  • Pemerintah perlu memperluas kolaborasi lintas sektor. Kementerian, pemda, dan organisasi masyarakat harus bekerja bersama.

Ukuran Keberhasilan Program

Atalia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada jumlah anak yang terjaring. Program harus mampu membuat anak bertahan di sekolah, berkembang, dan keluar dari kondisi rentan.

Ia juga menekankan bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Pemerintah harus memastikan hak tersebut terpenuhi secara berkelanjutan.

  • Penulis: Windi Anggraini
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • POTENSI DAN RISIKO ARTIFICIAL INTELLIGENCE BAGI GENERASI MUDA

    POTENSI DAN RISIKO ARTIFICIAL INTELLIGENCE BAGI GENERASI MUDA

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 655
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – AI dan generasi muda kini menjadi kombinasi yang tak terpisahkan dalam kehidupan modern. Artificial Intelligence (AI) hadir dalam cara belajar, bekerja, dan berkomunikasi generasi muda. Teknologi ini mendorong perubahan besar karena generasi muda tumbuh di dunia yang sepenuhnya terkoneksi. Meski menawarkan banyak peluang, AI juga menghadirkan risiko yang perlu disikapi secara bijak. […]

  • program pelatihan pengembangan SDM daerah

    LP2D Konsisten Bangun SDM Berkelanjutan, Dorong Daya Saing Nasional

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 689
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pengembangan SDM daerah masih menghadapi tantangan serius di tengah perubahan ekonomi dan digitalisasi. Kesenjangan keterampilan tenaga kerja berdampak langsung pada daya saing masyarakat dan efektivitas pembangunan di berbagai wilayah. Selain itu, kesenjangan kompetensi turut memicu pengangguran terdidik. Jika kondisi ini berlanjut, daerah berisiko tertinggal dalam persaingan ekonomi nasional. Kebutuhan Pelatihan di Tengah Perubahan […]

  • anggota DPR RI menghadiri rapat paripurna pengesahan UU PPRT di gedung parlemen

    Aturan Turunan UU PPRT Harus Selesai dalam 1 Tahun

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 361
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Pemerintah harus segera menyusun aturan turunan UU PPRT setelah DPR mengesahkan undang-undang tersebut. Pemerintah memiliki waktu maksimal satu tahun untuk merampungkan regulasi teknis agar implementasi berjalan optimal. Ketua Badan Legislasi DPR, Bob Hasan, menegaskan bahwa pemerintah wajib menyelesaikan aturan pelaksanaan dalam batas waktu tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa regulasi ini hanya mengatur hal-hal teknis. Namun […]

  • Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 813
    • 1Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Perkembangan teknologi terus melaju dengan kecepatan luar biasa. Tech-savvy wonders 2023 menjadi bukti nyata kreativitas dan kecerdikan manusia. Gadget kini tidak lagi sekadar alat bantu. Sebaliknya, teknologi hadir untuk memperluas potensi manusia dan mendefinisikan ulang batas kemampuan. Selain itu, perangkat modern semakin menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Gadget membantu mengatur rutinitas, meningkatkan produktivitas, […]

  • Kapolsek Puriala mendapat apresiasi atas penangkapan pemakai sabu. Warga berharap jaringan pengedar narkoba segera diungkap dan ditindak

    Kapolsek Puriala Diapresiasi Usai Tangkap Pemakai Sabu, Rahman: Jaringan Pengedar Juga Harus Ditindak

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    KONAWE, (duasatunews.com) — Keberhasilan jajaran Polsek Puriala dalam mengungkap dan menangkap seorang pemakai narkotika jenis sabu mendapat apresiasi dari masyarakat. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen aparat kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe. Salah seorang warga Kecamatan Puriala, Rahman, menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Puriala beserta jajarannya atas tindakan cepat dalam […]

  • guru honorer Bekasi gagal PPPK menangis di DPR

    Guru Honorer PPPK Gagal Ikut Seleksi, Menangis di DPR

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Nasib guru honorer PPPK kembali menjadi sorotan publik setelah seorang tenaga pendidik asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyampaikan keluhannya secara langsung di hadapan anggota DPR RI. Momen tersebut terjadi dalam audiensi Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senin (2/2/2026). Guru honorer SDN Wanasari 01 Cibitung, Indah Permata Sari, mengaku telah […]

expand_less