Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Danantara Klaim 100 Investor Minati Proyek PSEL Tahap II, Nilai Investasi Capai Rp87 Triliun

Danantara Klaim 100 Investor Minati Proyek PSEL Tahap II, Nilai Investasi Capai Rp87 Triliun

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 185
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mencatat lebih dari 100 investor berminat mengikuti proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) tahap kedua.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan pembukaan tahap kedua akan berlangsung dalam waktu dekat. Menurut dia, tingginya minat investor menunjukkan peluang besar sektor pengolahan sampah berbasis energi.

“Sudah lebih dari 100 investor yang mendaftar,” kata Pandu di Jakarta, Senin.

Selain itu, Pandu menegaskan Danantara tidak menanggung seluruh pembiayaan proyek. Pemerintah menjalankan proyek melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) bersama investor lain.

Danantara juga akan memilih mitra dengan teknologi pengolahan sampah yang ramah lingkungan dan efisien.

Saat ini, pemerintah menyiapkan sekitar 33 proyek PSEL di berbagai daerah. Total nilai investasi seluruh proyek mencapai 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp87 triliun.

Sementara itu, setiap proyek membutuhkan investasi sekitar 150 juta dolar AS atau setara Rp2,7 triliun.

PT Danantara Investment Management bersama anak usahanya, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), juga akan ikut mengelola seluruh proyek tersebut.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah, Danantara, dan sejumlah pemerintah daerah menandatangani nota kesepahaman percepatan pembangunan PSEL di enam wilayah.

Adapun enam wilayah itu meliputi Lampung Raya, Serang Raya, Medan Raya, Semarang Raya, Bogor Raya 2, dan Kabupaten Bekasi.

Selanjutnya, pemerintah menargetkan pembangunan PSEL di 25 lokasi. Program itu mencakup 62 kabupaten dan kota dengan status darurat sampah atau timbunan sampah di atas 1.000 ton per hari.

Karena itu, pemerintah menjalankan program tersebut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi klasemen Liga Jerman 2025/2026 dengan trofi juara Bundesliga

    Klasemen Liga Jerman 2025/2026: Bayern di Puncak

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 343
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Bayern Muenchen terus menguasai puncak klasemen Liga Jerman 2025/2026 hingga pekan ke-22. Klub asal Bavaria itu kini unggul enam poin atas Borussia Dortmund yang menempati posisi kedua. Bayern memastikan posisi teratas setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas Werder Bremen di Weserstadion, Sabtu (15/2). Harry Kane tampil gemilang dengan mencetak dua gol penalti […]

  • Kinerja Polsek Puriala saat mengungkap kasus pengguna narkotika jenis sabu di Kecamatan Puriala

    Warga Apresiasi Kinerja Polsek Puriala, Egit Setiawan: Penangkapan Pengguna Sabu Harus Diikuti Pengungkapan Jaringan Pengedar

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KONAWE, (duasatunews.com) — Keberhasilan Polsek Puriala mengungkap dan menangkap seorang pengguna narkotika jenis sabu mendapat apresiasi dari masyarakat Kecamatan Puriala. Langkah tersebut dinilai sebagai bukti keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan narkotika yang dapat mengancam keamanan lingkungan serta masa depan generasi muda. Anak muda asal kecamatan puriala, Egit Setiawan, menyampaikan penghargaan kepada Kapolsek Puriala beserta […]

  • Utang pemerintah Indonesia masih aman menurut Kementerian Keuangan

    Utang Pemerintah Indonesia 40,46 Persen PDB Masih Aman

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 364
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang pemerintah Indonesia hingga akhir 2025 masih berada dalam batas aman meskipun nominalnya meningkat. Pemerintah mengelola pembiayaan negara secara hati-hati dan terukur untuk menjaga stabilitas fiskal. Per 31 Desember 2025, pemerintah mencatat total utang sebesar Rp9.637,90 triliun atau setara 40,46 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). […]

  • dubes iran mohammad boroujerdi jelaskan iran tolak mediasi konflik timur tengah

    Iran Tolak Mediasi Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Iran tolak mediasi konflik Timur Tengah yang ditawarkan sejumlah negara untuk meredakan ketegangan di kawasan. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Teheran tidak akan melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan Boroujerdi saat ditemui di kediamannya di Jakarta pada Kamis. Ia merespons pernyataan pemerintah Indonesia yang sebelumnya menyatakan […]

  • Presiden Iran Serukan Keadilan dan Kewaspadaan terhadap Eksploitasi Aksi Protes

    Presiden Iran Serukan Keadilan dan Kewaspadaan terhadap Eksploitasi Aksi Protes

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Presiden Iran serukan keadilan sebagai prinsip utama dalam menjaga persatuan nasional di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan penegasan tersebut pada Sabtu (waktu setempat) saat menanggapi aksi protes di Iran yang terjadi di sejumlah wilayah. Keadilan sebagai Fondasi Pemerintahan Dalam pidatonya, Pezeshkian menegaskan bahwa keadilan harus menjadi […]

  • Tambang Pulau Senja di Konawe Selatan

    “Tambang Galian C Diduga Ancam Pulau Senja dan Tanjung Kartika”

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Tambang Pulau Senja kembali menuai sorotan publik. Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping di Pulau Senja dan Tanjung Kartika, Konawe Selatan, karena dinilai mengancam ekosistem pesisir dan ruang hidup masyarakat. Jakarta, 4 Januari 2025 — Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping (galian C) yang diduga […]

expand_less