Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Rusia Ancam Intensifkan Serangan ke Kyiv, Warga Asing Diminta Segera Tinggalkan Ukraina

Rusia Ancam Intensifkan Serangan ke Kyiv, Warga Asing Diminta Segera Tinggalkan Ukraina

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 106
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) — Rusia meningkatkan tekanan militer terhadap Ukraina dengan rencana serangan baru ke Kyiv. Pemerintah Rusia menegaskan militernya akan menyerang fasilitas industri militer, pusat komando, dan titik pengambilan keputusan di ibu kota Ukraina.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan peringatan kepada warga negara asing, diplomat, dan organisasi internasional agar segera keluar dari Kyiv demi keselamatan mereka.

“Angkatan Bersenjata Rusia mulai melancarkan serangan sistematis terhadap fasilitas industri militer Ukraina di Kyiv,” ujar pemerintah Rusia dalam pernyataan resminya, Selasa (26/5/2026).

Selama akhir pekan, Rusia menggempur sejumlah wilayah Ukraina menggunakan drone dan rudal. Serangan itu menewaskan sedikitnya empat orang serta melukai puluhan warga di beberapa daerah, termasuk Kyiv.

Rusia juga mengklaim memakai rudal hipersonik Oreshnik dalam operasi tersebut. Rudal itu mampu melaju hingga 10 kali kecepatan suara dan dapat membawa hulu ledak nuklir.

Moskow menyebut serangan terbaru itu sebagai balasan atas dugaan serangan Ukraina di wilayah Luhansk yang menewaskan 21 orang. Presiden Rusia Vladimir Putin kemudian memerintahkan militer untuk meningkatkan operasi balasan.

Di sisi lain, Ukraina menilai ancaman Rusia hanya bagian dari tekanan politik. Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha meminta negara-negara mitra tetap mendukung Kyiv dan tidak terpengaruh ancaman Moskow.

“Kami meminta para mitra tidak menyerah pada pemerasan Rusia,” kata Sybiha.

Perang Rusia dan Ukraina berlangsung sejak Februari 2022. Konflik tersebut kini menjadi salah satu perang paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II dan terus memicu ketegangan global.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • sidang praperadilan yaqut di pengadilan negeri jakarta selatan

    Praperadilan Yaqut: KPK Bawa Dua Koper Dokumen

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – KPK membawa dua koper dokumen dalam sidang praperadilan Yaqut Cholil Qoumas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026). Tim Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan dokumen tersebut untuk menunjukkan bahwa penyidik KPK menetapkan Yaqut sebagai tersangka secara sah dalam kasus korupsi kuota haji 2024. Dalam persidangan itu, tim hukum KPK menyerahkan dokumen […]

  • Prabowo Lawatan Inggris dan Swiss, Bertemu Raja Charles III

    Prabowo Lawatan Inggris dan Swiss, Bertemu Raja Charles III

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 438
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Prabowo lawatan Inggris dan Swiss untuk memperkuat diplomasi internasional Indonesia. Oleh karena itu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memulai perjalanan luar negeri pada Minggu (18/1/2026) dengan agenda pertemuan kenegaraan dan forum ekonomi global. Sebelum keberangkatan, Presiden Prabowo berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Selanjutnya, Presiden menggelar pertemuan singkat dengan […]

  • Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 536
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – PGRI Kendari absen aksi guru saat sidang putusan banding kasus Mansur dan memicu kekecewaan di kalangan pendidik. Sejumlah guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menilai pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari gagal menunjukkan solidaritas terhadap rekan seprofesi yang menghadapi persoalan hukum. Para guru menyoroti ketidakhadiran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia […]

  • lampu jalan Rawamangun, perbaikan PJU Jakarta Timur, Jalan Pemuda Rawamangun

    Puluhan Lampu Jalan di Rawamangun Kembali Menyala Usai Panel Listrik Dicuri

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 123
    • 4Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur kembali menyalakan 50 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung. Sebelumnya, pencuri merusak dan mengambil panel listrik yang mengatur penerangan di kawasan tersebut. Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan PJU Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Yanuar Ikhsan, mengatakan petugas langsung turun ke […]

  • “Komisi ojol GoTo turun menjadi 8 persen sesuai aturan pemerintah”

    GoTo Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen, Pendapatan Mitra Diklaim Tetap Stabil

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Kebijakan baru terkait komisi ojol GoTo mulai berlaku setelah pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026. Aturan itu mengatur pembagian pendapatan antara perusahaan aplikasi dan mitra pengemudi ojek online. PT GoTo menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Perusahaan memastikan mitra pengemudi tetap menerima porsi pendapatan yang lebih besar dari setiap perjalanan layanan roda […]

  • Kim Jong Un Komisi Urusan Negara dalam sidang parlemen Korea Utara

    Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Tokyo, (duasatunews.com) – Kim Jong Un Korea kembali menjadi sorotan setelah parlemen Korea Utara memilihnya sebagai Ketua Komisi Urusan Negara dalam sidang pertama yang digelar pada Minggu. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Wakil Majelis Rakyat Tertinggi Ri Il Hwan mengajukan kembali nama Kim dalam sidang tersebut. Ia menilai kekuatan negara tidak hanya bergantung pada […]

expand_less