Eskalasi Konflik Timur Tengah Dibahas Menlu RI dan Arab Saudi
- account_circle adrian moita
- calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
- visibility 167
- comment 0 komentar
- print Cetak

Arsip Foto Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyampaikan pernyataan dalam sebuah forum resmi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (duasatunews.com) – Eskalasi konflik Timur Tengah menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud pada Rabu (4/3). Percakapan tersebut membahas perkembangan terbaru situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun media sosial X, Sugiono menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia memandang serius meningkatnya ketegangan yang terjadi di kawasan tersebut.
“Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik terbaru yang terjadi di kawasan Timur Tengah,” ujar Sugiono.
Ia juga menegaskan pentingnya semua negara menghormati kedaulatan serta integritas wilayah negara lain. Prinsip tersebut harus dijalankan sesuai hukum internasional serta nilai yang tercantum dalam Piagam United Nations.
Selain itu, Indonesia terus mendorong langkah diplomasi untuk menurunkan ketegangan. Sugiono menyatakan bahwa semua pihak perlu menahan diri agar konflik tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap stabilitas regional.
Perkembangan Eskalasi Konflik Timur Tengah
Situasi kawasan meningkat setelah serangan militer yang melibatkan United States dan Israel terhadap Iran, termasuk wilayah ibu kota Tehran.
Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menimbulkan korban jiwa. Peristiwa itu kemudian memicu respons militer dari Iran yang meluncurkan drone dan rudal ke sejumlah target di wilayah Israel serta aset Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Perkembangan ini meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas keamanan di kawasan Timur Tengah. Banyak negara menyerukan agar semua pihak menahan diri untuk mencegah konflik yang lebih luas.
Indonesia Dorong Dialog dan Diplomasi
Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi. Pemerintah juga menyerukan penghentian permusuhan serta mendorong dialog antara pihak-pihak yang terlibat.
Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk membantu proses mediasi. Presiden bahkan menyampaikan kesediaannya untuk berkunjung ke Teheran apabila langkah tersebut dapat membantu meredakan eskalasi konflik Timur Tengah serta membuka ruang dialog damai di kawasan.
Indonesia berharap komunikasi diplomatik antarnegara dapat menurunkan ketegangan serta menjaga stabilitas kawasan demi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: DUASATUNEWS.COM
