Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » JMHI Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Bolmut: Copot dan Periksa Kapolsek Pinogaluman-Kapolres Bolmut

JMHI Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal di Bolmut: Copot dan Periksa Kapolsek Pinogaluman-Kapolres Bolmut

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Senin (08 Juni 2026)  Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) guna mendesak Inspektorat Pengawasan Umum Kepolisian Republik Indonesia (Itwasum Polri) agar segera memanggil dan memeriksa Kapolsek Pinogaluman serta Kapolres Bolaang Mongondow Utara. Selain itu, JMHI juga mendesak Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak), penyelidikan, dan penindakan terhadap aktivitas pertambangan emas ilegal yang diduga masih marak terjadi di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara.

Desakan tersebut disampaikan menyusul dugaan maraknya aktivitas pertambangan emas ilegal yang terjadi di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, khususnya di Kecamatan Pinogaluman. Aktivitas yang diduga berlangsung secara terbuka dan semakin masif tersebut dinilai seolah-olah dibiarkan tanpa adanya tindakan penegakan hukum yang tegas oleh aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan di wilayah tersebut.

Rendy Salim selaku penanggung jawab aksi menyampaikan bahwa aktivitas pertambangan emas ilegal yang terus berkembang di sejumlah desa, khususnya Desa Busato dan Desa Tuntung, menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat mengenai efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.

“Kegiatan pertambangan emas ilegal yang semakin masif terjadi di beberapa desa, khususnya Desa Busato dan Desa Tuntung, seakan dibiarkan begitu saja oleh Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut, padahal wilayah tersebut merupakan bagian dari wilayah hukum yang menjadi tanggung jawab mereka. Ini menjadi pertanyaan besar bagi kami dan masyarakat luas, bagaimana aktivitas yang diduga melanggar hukum dapat berlangsung secara terus-menerus tanpa adanya tindakan yang serius. Kondisi ini tentu memunculkan tanda tanya besar mengenai fungsi pengawasan dan penegakan hukum yang seharusnya dijalankan,” ujar Rendy Salim.

Lebih lanjut, JMHI menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persepsi negatif dan kecurigaan publik terhadap integritas aparat penegak hukum apabila persoalan tersebut terus dibiarkan tanpa langkah konkret.

“Situasi seperti ini dapat menimbulkan pandangan skeptis di tengah masyarakat. Jangan sampai publik menaruh dugaan adanya permainan atau hubungan tertentu antara oknum aparat penegak hukum dengan aktor-aktor pertambangan ilegal yang beroperasi di wilayah tersebut. Hal demikian tentu harus dijawab melalui proses pemeriksaan yang transparan dan terbuka,” tegasnya di hadapan awak media.

Atas dasar itu, JMHI mendesak Itwasum Polri agar segera menjalankan fungsi pengawasan internalnya dengan melakukan audit serta pemeriksaan terhadap Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolaang Mongondow Utara, guna menjawab berbagai pertanyaan publik yang muncul di tengah masyarakat.

“Itwasum Polri yang memiliki tugas dan fungsi melakukan pengawasan serta pemeriksaan terhadap satuan tugas kepolisian harus segera mengambil langkah konkret. Kami meminta agar Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut dipanggil dan diperiksa karena terdapat dugaan kuat yang harus dijawab melalui mekanisme hukum dan pengawasan internal. Jangan sampai institusi kepolisian dipersepsikan membiarkan atau bahkan diduga terlibat dalam aktivitas pertambangan emas ilegal yang saat ini semakin masif terjadi,” desak Rendy Salim.

Tidak hanya itu, JMHI juga meminta Dirtipidter Bareskrim Polri agar segera turun langsung ke wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, khususnya Kecamatan Pinogaluman, guna melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap dugaan praktik pertambangan ilegal yang hingga saat ini diduga masih berlangsung.

“Kami meminta Dirtipidter Bareskrim Polri agar segera turun langsung ke wilayah Pinogaluman dan melakukan langkah-langkah hukum yang tegas. Sebab, kami menduga sampai saat ini aktivitas pertambangan ilegal tersebut masih terus berlangsung dan semakin masif. Negara tidak boleh kalah terhadap praktik-praktik yang diduga merugikan lingkungan, merusak tata kelola sumber daya alam, serta berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sebelum menutup pernyataannya, JMHI menegaskan agar Mabes Polri tidak ikut terseret dalam pusaran persoalan tersebut dan segera menunjukkan keseriusannya dalam merespons laporan serta aspirasi yang disampaikan masyarakat.

“Kami tidak akan berhenti menyuarakan persoalan yang terjadi hari ini. Kami berharap Mabes Polri, khususnya Itwasum Polri dan Dirtipidter Bareskrim Polri, segera memberikan perhatian serius terhadap aduan dan laporan yang kami sampaikan. Jangan sampai kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum semakin terkikis akibat lambannya respons terhadap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat,” tutupnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • markas NATO terkait isu AS kecewa NATO Iran

    AS Kecewa NATO Iran: Rubio Soroti Dukungan Sekutu

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Washington (duasatunews.com) – Isu AS kecewa NATO Iran menjadi perhatian setelah pemerintah Amerika Serikat mengkritik sikap aliansi militer tersebut dalam konflik dengan Iran. Pernyataan ini menunjukkan adanya dinamika baru dalam hubungan antara Washington dan negara-negara sekutunya. AS Kecewa NATO Iran dalam Hubungan Aliansi Pemerintah Amerika Serikat menyampaikan kekecewaan terhadap NATO yang tidak memberikan dukungan dalam […]

  • Proses perakitan hunian sementara di Kampung Tunyang

    Pembangunan Huntara Kampung Tunyang Masuki Tahap Perakitan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terus mempercepat penanganan pascabencana dengan menyediakan hunian sementara bagi warga terdampak. Saat ini, pembangunan huntara Kampung Tunyang di Kecamatan Timang Gajah memasuki tahap perakitan unit hunian. Langkah ini bertujuan memberi tempat tinggal sementara yang aman dan layak sambil menunggu pembangunan hunian tetap. Progres Pembangunan Huntara Kampung Tunyang Setelah […]

  • AS keluar organisasi internasional setelah kebijakan Gedung Putih

    Kebijakan AS terhadap Organisasi Global Dinilai Berdampak Luas

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 363
    • 0Komentar

    KAIRO, duasatunews.com — Kebijakan AS terhadap organisasi global berpotensi membawa dampak luas bagi negara berkembang dan tatanan sistem internasional. Karena itu, arah kebijakan luar negeri Amerika Serikat menarik perhatian pengamat hubungan internasional, terutama soal pendanaan dan efektivitas lembaga internasional. Artikel terkait dinamika kebijakan luar negeri Amerika Serikat dapat dibaca di kanal Hubungan Internasional duasatunews.com. Dampak […]

  • Indonesia Resmi Terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB

    Indonesia Resmi Terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Presiden Dewan HAM PBB kini dijabat Indonesia untuk pertama kalinya sejak pembentukan lembaga tersebut. Sidang Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, Swiss, Kamis (8/1/2026), menetapkan Indonesia sebagai pemimpin forum HAM global dan membuka babak baru diplomasi multilateral Indonesia. Dalam sidang itu, Indonesia menunjuk Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Duta […]

  • Menlu Turki dan Iran Bahas Upaya Redam Ketegangan Kawasan

    Menlu Turki dan Iran Bahas Upaya Redam Ketegangan Kawasan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membahas upaya meredakan ketegangan kawasan melalui sambungan telepon pada Selasa (28/1/2026). Pembicaraan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk mengedepankan jalur diplomasi. Sumber di Kementerian Luar Negeri Turki menyebutkan bahwa kedua menlu fokus pada langkah konkret penurunan eskalasi. Mereka menilai […]

  • Derita Banjir Memakan Korban: Alarm Kegagalan Kolektif Menjaga Lingkungan

    Derita Banjir Memakan Korban: Alarm Kegagalan Kolektif Menjaga Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews.com – Derita banjir memakan korban kembali terjadi setiap musim hujan. Peristiwa ini terus berulang dan hingga kini belum menemukan penyelesaian nyata. Padahal, di balik data dan statistik, terdapat manusia yang kehilangan keluarga, masa depan, serta harapan. Oleh karena itu, banjir tidak sekadar merendam wilayah, tetapi juga menghancurkan mimpi banyak orang. Warga di Wilayah […]

expand_less