Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Aceh Tamiang Butuh Kepastian Pembangunan Rumah untuk Korban Bencana

Aceh Tamiang Butuh Kepastian Pembangunan Rumah untuk Korban Bencana

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 478
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menilai jumlah pembangunan kembali (rebuilding) rumah permanen bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi masih belum mencukupi. Pemerintah pusat baru memastikan pembangunan 2.446 unit rumah, sementara kebutuhan riil diperkirakan jauh lebih besar.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyatakan pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan rumah permanen mencapai sekitar 20.000 unit. Perkiraan itu merujuk pada simulasi data BNBA (By Name By Address) Tahap I dan proses finalisasi BNBA Tahap II yang masih berjalan.

“Angka ini masih bersifat sementara. Kami akan memperoleh jumlah final setelah tim menyelesaikan verifikasi dan validasi langsung di lapangan,” kata Armia Pahmi di Kuala Simpang, Kamis.

Armia menegaskan penyediaan hunian layak menjadi kebutuhan paling mendesak dalam masa pemulihan pascabencana. Hingga kini, banyak warga masih menempati hunian sementara. Kondisi tersebut, menurutnya, belum mampu memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait. Pemerintah daerah mendorong penambahan kuota pembangunan rumah permanen secara bertahap.

“Kami berharap pemerintah pusat melihat kondisi riil di lapangan. Data BNBA yang sedang berjalan harus menjadi dasar penambahan kuota rebuilding,” ujarnya.

Pemerintah daerah meresmikan Hunian Sementara Aceh Tamiang sebagai solusi awal bagi warga terdampak. Peresmian tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta Menteri Pekerjaan Umum.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan komitmen untuk mendampingi masyarakat terdampak. Pemerintah juga memastikan seluruh proses pendataan dan pembangunan berjalan transparan serta akuntabel sesuai ketentuan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK periksa saksi Pati di Gedung Merah Putih KPK Jakarta

    KPK Periksa 13 Saksi Dugaan Pemerasan Proyek Pengadaan di Pati

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 307
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – KPK periksa saksi Pati terkait dugaan pemerasan dalam pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Penyidik memanggil 13 orang saksi untuk mengungkap peran sejumlah pihak dalam proses pemetaan proyek dan pengambilan keputusan anggaran daerah. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik memeriksa para saksi untuk mendalami peran mereka dalam proses […]

  • PAD DKI Jakarta 2025 mencapai Rp51,22 triliun dalam realisasi APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025

    PAD DKI Jakarta Tembus Rp51,22 Triliun, APBD 2025 Catat SiLPA Rp5,82 Triliun

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2025 sebesar Rp51,22 triliun. Nilai tersebut mencapai 94,50 persen dari target Rp54,20 triliun. Pajak daerah menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp43,98 triliun. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan capaian tersebut dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin. Agenda rapat membahas Rancangan Peraturan Daerah […]

  • Longsor dan banjir bandang Cisarua Bandung Barat menimbun rumah warga

    Longsor dan Banjir Bandang Terjang Cisarua Bandung Barat

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 500
    • 0Komentar

    BANDUNG, duasatunews.com – Tim gabungan masih mencari korban bencana longsor dan banjir bandang di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga Sabtu siang, petugas mencatat tujuh orang meninggal dunia. Sejumlah warga lainnya masih hilang. Kapolsek Cisarua A.Y. Yogaswara menyampaikan bencana terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Warga lebih dulu mendengar suara […]

  • "Pejabat Pemprov DKI Jakarta berbicara di podium dalam acara resmi, dengan latar belakang ukiran kayu tradisional Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul."

    DKI Jakarta Siapkan Rp253,6 Miliar untuk Sekolah Swasta Gratis, Ribuan Siswa Diprioritaskan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 259
    • 2Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp253,6 miliar untuk program sekolah swasta gratis. Program itu membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa bersekolah. Pemprov DKI memilih 103 sekolah swasta untuk mengikuti program tersebut. Sekolah peserta berasal dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga SLB. Pemerintah daerah ingin memperluas akses pendidikan dan […]

  • Klarifikasi PT.RJL terkait dugaan sengketa lahan mendapat tanggapan dari GMH Sultra-Jakarta.

    GMH Sultra-Jakarta Pertanyakan Klarifikasi Humas PT RJL: Siapa yang Berwenang Menyimpulkan Klaim Warga Tidak Berdasar?

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Menanggapi klarifikasi yang disampaikan Humas PT. Riota Jaya Lestari (RJL) berinisial AJ melalui konferensi pers di Hotel Majestic pada Minggu, 26 Juli 2026, terkait polemik dugaan penyerobotan lahan warga yang disebut tidak berdasar dan dinilai telah menimbulkan kegaduhan, Ketua Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sultra–Jakarta, Abdi Aditya, menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan klaim sepihak […]

  • Banjir Jakarta Hari Ini Rendam Enam RT dan Empat Ruas Jalan

    Banjir Jakarta Hari Ini Rendam Enam RT dan Empat Ruas Jalan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Banjir Jakarta hari ini merendam enam rukun tetangga (RT) dan empat ruas jalan di Jakarta Selatan serta Jakarta Utara. Akibatnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mencatat curah hujan tinggi sebagai pemicu utama genangan di sejumlah wilayah ibu kota dan sekitarnya. Berdasarkan pemantauan lapangan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan […]

expand_less