Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Aceh Tamiang Butuh Kepastian Pembangunan Rumah untuk Korban Bencana

Aceh Tamiang Butuh Kepastian Pembangunan Rumah untuk Korban Bencana

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 290
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menilai jumlah pembangunan kembali (rebuilding) rumah permanen bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi masih belum mencukupi. Pemerintah pusat baru memastikan pembangunan 2.446 unit rumah, sementara kebutuhan riil diperkirakan jauh lebih besar.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyatakan pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan rumah permanen mencapai sekitar 20.000 unit. Perkiraan itu merujuk pada simulasi data BNBA (By Name By Address) Tahap I dan proses finalisasi BNBA Tahap II yang masih berjalan.

“Angka ini masih bersifat sementara. Kami akan memperoleh jumlah final setelah tim menyelesaikan verifikasi dan validasi langsung di lapangan,” kata Armia Pahmi di Kuala Simpang, Kamis.

Armia menegaskan penyediaan hunian layak menjadi kebutuhan paling mendesak dalam masa pemulihan pascabencana. Hingga kini, banyak warga masih menempati hunian sementara. Kondisi tersebut, menurutnya, belum mampu memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait. Pemerintah daerah mendorong penambahan kuota pembangunan rumah permanen secara bertahap.

“Kami berharap pemerintah pusat melihat kondisi riil di lapangan. Data BNBA yang sedang berjalan harus menjadi dasar penambahan kuota rebuilding,” ujarnya.

Pemerintah daerah meresmikan Hunian Sementara Aceh Tamiang sebagai solusi awal bagi warga terdampak. Peresmian tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta Menteri Pekerjaan Umum.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan komitmen untuk mendampingi masyarakat terdampak. Pemerintah juga memastikan seluruh proses pendataan dan pembangunan berjalan transparan serta akuntabel sesuai ketentuan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah menguat ke Rp16.770 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi

    Rupiah Menguat di Tengah Tekanan Global pada Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 225
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Nilai tukar rupiah kembali menguat pada awal perdagangan Selasa (10/2/2026), memberi sinyal perbaikan sentimen pasar di tengah ketidakpastian ekonomi global. Rupiah dibuka di level Rp16.770 per dolar AS, menguat dibandingkan penutupan sebelumnya. Penguatan ini penting bagi publik karena stabilitas rupiah berpengaruh langsung terhadap harga barang impor, biaya energi, dan tekanan inflasi domestik. […]

  • peserta pelatihan komcad ASN latihan baris berbaris dengan seragam militer

    Kemhan Kirim 2.000 ASN Ikut Pelatihan Komcad untuk Perkuat Nasionalisme

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Pelatihan komcad ASN menjadi langkah strategis Kementerian Pertahanan untuk memperkuat bela negara. Dalam program ini, Kemhan mengirim 2.000 ASN dari 49 kementerian dan lembaga ke Monas, Jakarta Pusat. Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan, Gabriel Lema, menjelaskan tujuan kegiatan tersebut. Ia menekankan pembentukan karakter, disiplin, dan semangat nasionalisme. Selain itu, ia juga menilai ASN harus memiliki […]

  • Ilustrasi ambil paspor diwakilkan di kantor imigrasi dengan dokumen seperti surat kuasa, KTP, dan kartu keluarga.

    Ambil Paspor Diwakilkan: Syarat dan Dokumen

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Pengambilan paspor diwakilkan memberi solusi praktis bagi pemohon yang tidak bisa datang ke kantor imigrasi. Layanan ini membantu masyarakat menyelesaikan administrasi tanpa hadir langsung. Selain itu, kebijakan ini memudahkan pekerja dengan jadwal padat dan pemohon dari luar kota. Direktorat Jenderal Imigrasi menetapkan batas pengambilan paspor selama 30 hari setelah selesai. Jika pemohon melewati batas tersebut, […]

  • Pemburu Masa Depan Pemuda 21 dalam kegiatan Bina Akrab tahun 2023

    PEMBURU MASA DEPAN

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 700
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pertama, saya menghirup udara di dalam pesawat dengan jantung berdebar. Sejak saat itu, saya menyadari perjalanan ini masih panjang. Oleh karena itu, saya bersiap menghadapi proses dan dinamika yang berliku. Ketika ombak mengguncang bahtera kehidupan yang memuat jutaan manusia, maka pendidikan hadir sebagai nahkoda penunjuk arah keselamatan. Mimpi, Proses, dan Seleksi Alam […]

  • pedagang kaki lima menunggu pelanggan menjelang Ramadhan di Kabul Afghanistan

    Ramadhan Tiba, Warga Afghanistan Terjepit Kenaikan Harga dan Tekanan Sanksi

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 211
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Menjelang bulan suci Ramadhan, warga Afghanistan menghadapi tekanan ekonomi yang kian berat. Kenaikan harga kebutuhan pokok, rendahnya daya beli, serta dampak berkepanjangan sanksi internasional membuat banyak keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama puasa. Di pasar-pasar tradisional pascaperang, para pedagang kecil merasakan langsung dampak kondisi tersebut. Mohammad Reza (35), pemilik toko kebutuhan harian, mengatakan […]

  • protes Trump No Kings di Washington DC dipenuhi massa

    Protes Trump No Kings: Jutaan Warga AS Turun ke Jalan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Protes Trump No Kings terjadi di Amerika Serikat ketika jutaan warga turun ke jalan dalam aksi bertajuk “No Kings” untuk menentang berbagai kebijakan Presiden Donald Trump pada Sabtu (28/3/2026) waktu setempat. Aksi ini menjadi gelombang demonstrasi ketiga dalam skala nasional. Massa memenuhi berbagai kota besar dan memengaruhi aktivitas di sejumlah pusat ekonomi. […]

expand_less