Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 604
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, kembali menyedot perhatian publik. Selain itu, praktik tersebut mengancam lingkungan dan kawasan wisata. Akibatnya, warga menghadapi risiko konflik sosial yang berulang.

Sebelumnya, ketegangan sempat memuncak pada Agustus 2024. Saat itu, massa membakar lokasi tambang di Desa Batu Montor. Peristiwa tersebut menandai puncak keresahan warga atas tambang tanpa izin.

Isu Menguat di Tengah Penertiban Tambang

Saat ini, pemerintah mendorong penertiban tambang ilegal di berbagai daerah. Dalam konteks itu, kasus Sekotong kembali mencuat. Terlebih lagi, keterlibatan warga negara asing menambah sorotan publik.

Oleh karena itu, masyarakat mempertanyakan efektivitas pengawasan negara. Khususnya, pengawasan terhadap aktivitas tambang dan investasi di wilayah sensitif lingkungan.

Polisi Menetapkan Dua Tersangka

Menindaklanjuti perkara tersebut, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Nusa Tenggara Barat menetapkan dua tersangka. Menurut polisi, penetapan itu dilakukan pada Jumat (9/1/2026).

Pertama, penyidik menetapkan FR, warga Lombok Barat, sebagai pelaksana tambang ilegal. Sementara itu, LHF alias H, WNA asal China, diduga memerintahkan kegiatan tersebut.

Untuk memperkuat perkara, penyidik mengandalkan keterangan saksi. Selain itu, hasil gelar perkara dan koordinasi dengan jaksa turut mendukung penetapan tersangka.

Tersangka WNA Tinggalkan Indonesia

Namun demikian, LHF diketahui telah meninggalkan Indonesia. Meski begitu, penyidik tetap menetapkannya sebagai tersangka. Pasalnya, polisi menilai alat bukti yang ada sudah mencukupi.

Selanjutnya, Polda NTB melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Mataram. Kini, jaksa meneliti kelengkapan berkas tersebut.

Penanganan Sempat Lambat, Publik Menyoroti

Pada tahap awal, perkara ini tidak menunjukkan perkembangan berarti. Kemudian, proses hukum mulai bergerak setelah Bareskrim Polri memberikan asistensi. Kondisi tersebut memicu perhatian publik.

Di sisi lain, Komisi Pemberantasan Korupsi ikut memantau penanganan kasus ini. Langkah itu menegaskan sensitivitas perkara tambang ilegal.

Dampak Tambang Ilegal bagi Lombok Barat

Jika dibiarkan, tambang ilegal berpotensi merusak ekosistem Sekotong. Akibat langsungnya, sektor pariwisata dan mata pencaharian warga bisa terganggu. Selain itu, negara berisiko kehilangan penerimaan.

Berdasarkan data, Kantor Imigrasi Mataram mencatat 15 WNA asal China memiliki izin tinggal investor di Sekotong. Setelah insiden pembakaran, sejumlah WNA dilaporkan meninggalkan lokasi.

Polisi Lacak WNA, Kasus Berpotensi Berkembang

Untuk melacak keberadaan LHF, Polda NTB meminta bantuan Interpol. Seiring dengan itu, polisi membuka peluang pengembangan perkara.

Hingga kini, penyidik belum menemukan keterlibatan aparat negara. Meski demikian, proses penyelidikan masih berjalan.

Pada akhirnya, kasus Sekotong menjadi ujian konsistensi penegakan hukum di sektor sumber daya alam. Karena itu, publik menunggu langkah tegas yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan lingkungan.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Airlangga Hartarto memberi keterangan pers usai pertemuan pembahasan krisis ekonomi 2008 di Istana Kepresidenan Jakarta

    Prabowo Kumpulkan Eks Pejabat Ekonomi Era SBY, Bahas Antisipasi Krisis dan Ketahanan Perbankan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 185
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan pejabat ekonomi era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ke Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat. Pertemuan itu membahas pengalaman menghadapi krisis ekonomi 2008 untuk memperkuat antisipasi terhadap tekanan ekonomi global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden ingin mendengar pengalaman para tokoh ekonomi yang pernah menangani gejolak ekonomi nasional. […]

  • Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 988
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sebuah siaran langsung di media sosial Facebook menarik perhatian publik. Seorang pria menyampaikan persoalan rumah tangganya secara terbuka dalam tayangan tersebut. Ia juga menyinggung keberadaan salah satu organisasi masyarakat (ormas) berbasis adat Tolaki. Video berdurasi beberapa menit itu cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Pada awal siaran, pria tersebut menyampaikan keluhan […]

  • koruptor alirkan uang ke selingkuhan sebagai modus TPPU yang diungkap KPK

    Koruptor Alirkan Uang ke Selingkuhan Jadi Modus TPPU

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 267
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//koruptor alirkan uang ke selingkuhan menjadi salah satu modus yang diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam praktik pencucian uang. Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menyebut pelaku kerap menyamarkan hasil korupsi melalui berbagai jalur. Ia menyampaikan hal tersebut dalam sosialisasi antikorupsi di Pengadilan Negeri Purwokerto, Minggu (19/4/2026). Ia menegaskan bahwa tindak pidana korupsi hampir selalu […]

  • Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat Banjir di Sejumlah Wilayah Pulau Jawa

    Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat Banjir di Sejumlah Wilayah Pulau Jawa

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 512
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam menghadapi bencana hidrometeorologi di Pulau Jawa. Ia memerintahkan seluruh kementerian dan lembaga bergerak cepat dan bekerja terkoordinasi. Respons Cepat di Lapangan Presiden meminta jajaran pemerintah segera menyalurkan bantuan darurat. Petugas harus memastikan logistik, layanan kesehatan, dan kebutuhan pokok sampai langsung ke warga […]

  • Banjir Semarang menggenangi jalur pantura Semarang–Demak

    Banjir Semarang Rendam Permukiman dan Jalur Pantura

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 433
    • 0Komentar

    SEMARANG, (duasatunews.com) – Banjir Semarang kembali terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah kota sejak Minggu malam, 15 Februari 2026. Genangan air pada Senin dini hari langsung mengganggu aktivitas warga di sejumlah kawasan permukiman hingga jalur utama pantai utara Jawa. Hujan berintensitas sedang hingga tinggi menaikkan debit air secara cepat. Aliran air melampaui kapasitas drainase kota […]

  • “Semangat kebangkitan nasional dalam upacara Hari Kebangkitan Nasional di Balai Kota Jakarta”

    Sekda DKI Tekankan Semangat Kebangkitan Nasional Hadapi Tantangan Era Digital

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto mengajak masyarakat menjaga semangat kebangkitan nasional di tengah perkembangan teknologi digital. Menurut dia, bangsa Indonesia harus mampu menghadapi tantangan baru, termasuk persoalan kedaulatan informasi dan perlindungan generasi muda di ruang digital. Uus menyampaikan hal itu saat memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Balai Kota Jakarta, Rabu. Ia […]

expand_less