Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kaji Indonesia Gelar Aksi Jilid II, Desak Kejagung untuk segera Usut Tuntas PT DMS

Kaji Indonesia Gelar Aksi Jilid II, Desak Kejagung untuk segera Usut Tuntas PT DMS

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 316
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Tekanan publik terhadap penegakan hukum di sektor pertambangan kembali meningkat. Kajian Akademik dan Jaringan Intelektual Indonesia (KAJI) Indonesia menggelar Aksi Jilid II di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Senin (12/1/2026).

Aksi tersebut menyoroti dugaan kejahatan pertambangan yang melibatkan PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (PT DMS). Hingga kini, massa menilai aparat penegak hukum belum menunjukkan sikap tegas dan terbuka.

Tekanan Publik Terus Menguat

Sebelumnya, KAJI Indonesia telah menyampaikan tuntutan serupa. Namun, hingga aksi lanjutan ini berlangsung, Kejaksaan Agung belum menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka.

Akibatnya, publik mulai mempertanyakan komitmen aparat. Selain itu, lambannya proses hukum dinilai berpotensi menimbulkan kesan pembiaran.

Desakan Naikkan Status Perkara

Dalam aksi tersebut, KAJI Indonesia secara tegas meminta Kejaksaan Agung menaikkan status perkara. Massa juga mendesak aparat memeriksa seluruh pihak yang terlibat.

Penanggung Jawab Aksi, Akbar Rasyid, menegaskan bahwa negara tidak boleh tunduk pada kepentingan modal. Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan tanpa kompromi.

“Kami datang kembali untuk menegaskan tuntutan. Kejagung harus bertindak. Jika alat bukti cukup, aparat wajib menetapkan tersangka,” ujar Akbar Rasyid.

Lebih lanjut, ia menilai ketegasan aparat akan menentukan kepercayaan publik terhadap institusi hukum.

Sorotan Peran Pihak Terkait

Selain PT DMS, KAJI Indonesia juga menyoroti dugaan keterlibatan pihak lain. Salah satunya adalah peran Sabandar Kelas I Molawe dalam proses pengiriman ore nikel ke smelter.

Namun demikian, hingga kini aparat belum memeriksa peran tersebut secara terbuka. Kondisi ini, menurut KAJI, melemahkan upaya penegakan hukum yang adil.

Dugaan Pelanggaran Lingkungan

Di sisi lain, massa aksi turut menyoroti dugaan kejahatan lingkungan hidup. Dugaan tersebut mencakup perambahan hutan lindung serta perusakan ekosistem mangrove.

Selain itu, KAJI Indonesia menilai aktivitas pertambangan tersebut berpotensi melintasi kawasan konservasi dan wisata. Jika terbukti, praktik ini dapat mengancam keberlanjutan lingkungan.

Desakan Transparansi TNI AL

KAJI Indonesia juga mendesak Markas Besar TNI Angkatan Laut agar bersikap transparan. Massa meminta penjelasan terkait pelepasan kapal tongkang milik PT DMS yang sebelumnya sempat diamankan.

Menurut Akbar Rasyid, pelepasan kapal tanpa penjelasan hukum yang jelas memicu kecurigaan publik. Oleh karena itu, ia meminta aparat membuka dasar keputusan tersebut.

“Jika aparat melepas kapal tanpa kejelasan, publik berhak mempertanyakan integritas penegakan hukum,” tegasnya.

Komitmen Aksi Berkelanjutan

Sebagai penutup, KAJI Indonesia menegaskan bahwa Aksi Jilid II bukan aksi terakhir. Mereka akan terus melakukan konsolidasi publik dan advokasi hukum.

Dengan demikian, KAJI berharap negara menunjukkan keberpihakan nyata terhadap hukum, lingkungan, dan kepentingan rakyat.

“Ini bukan semata soal satu perusahaan. Ini soal keberanian negara menegakkan hukum. Karena itu, rakyat akan terus bersuara,” pungkas Akbar Rasyid.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Situasi keamanan di Masjid Al-Aqsa Yerusalem Timur

    Penangkapan Imam Masjid Al-Aqsa Picu Ketegangan di Yerusalem

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Yerusalem, (duasatunews.com) — Penangkapan Imam Masjid Al-Aqsa kembali menjadi sorotan setelah aparat keamanan Israel menahan salah satu tokoh agama di kompleks masjid suci tersebut. Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya pengamanan dan pembatasan aktivitas keagamaan di Yerusalem Timur dalam beberapa waktu terakhir. Kronologi Penangkapan di Kompleks Masjid Polisi pendudukan Israel menangkap Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh […]

  • Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

    Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Serangan militer AS ke Venezuela kembali memicu eskalasi ketegangan geopolitik di Amerika Latin. Pada Sabtu (3/1/2026), militer Amerika Serikat menyerang sejumlah titik strategis di Caracas dan wilayah sekitarnya. Serangan ini memicu kepanikan warga serta meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas kawasan dan pasokan energi dunia. Meski serangan berlangsung intens, fasilitas minyak milik perusahaan […]

  • DKI Jakarta Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah pada 2026

    DKI Jakarta Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah pada 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 289
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Program sekolah swasta gratis DKI 2026 akan diperluas secara signifikan. Sebelumnya, program ini mencakup 40 sekolah. Namun, pada 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah jumlahnya menjadi 100 sekolah. Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menyampaikan rencana tersebut di Balai Kota, Rabu. Ia menegaskan pemerintah tidak mengurangi sekolah yang sudah bergabung. […]

  • Pemuda 21  Sesalkan Sikap Haerul Saleh, yang Enggan Memberi Kuota KIP untuk Mahasiswa Sultra

    Pemuda 21 Sesalkan Sikap Haerul Saleh, yang Enggan Memberi Kuota KIP untuk Mahasiswa Sultra

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 1.410
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – KIP Kuliah mahasiswa Sultra kembali menjadi perhatian publik. Organisasi Pemuda 21 menyuarakan kekecewaan terhadap Haerul Saleh yang kini menjabat sebagai Komisioner Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Mereka menilai Haerul Saleh belum menunjukkan langkah konkret untuk memperjuangkan tambahan kuota KIP Kuliah bagi mahasiswa Sulawesi Tenggara. Kader Pemuda 21, Masda Agus, menyebut jabatan Haerul […]

  • Puan Maharani menekankan etika dalam mengkritik saat konferensi pers di DPR RI

    Kritik Disorot, Puan Maharani Tekankan Etika dan Saling Hormat dalam Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 79
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti pentingnya etika dalam mengkritik di tengah meningkatnya laporan hukum terhadap pengamat dan akademisi. Ia menilai masyarakat tetap perlu menjaga kesantunan saat menyampaikan pendapat di ruang publik agar tidak memicu polemik berkepanjangan. Puan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan bagian penting dari demokrasi yang harus dijaga. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan […]

  • Jembatan Armco Tapanuli Tengah rampung dibangun TNI di Desa Masundung

    Jembatan Armco Tapanuli Tengah Rampung, TNI Pulihkan Akses Warga Pascabencana

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 282
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Jembatan Armco Tapanuli Tengah memulihkan akses warga Desa Masundung, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, setelah bencana alam merusak jalur utama penghubung wilayah tersebut. Putusnya akses sebelumnya menghambat mobilitas harian, distribusi logistik, serta layanan kesehatan dan pendidikan. Isu ini mendesak karena jalur tersebut menjadi satu-satunya penghubung antarpermukiman. Ketika jembatan rusak, warga harus menempuh […]

expand_less