Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sumbar Siapkan Rp2 Miliar Perbaiki Irigasi untuk Aliri 5.500 Hektare Sawah di Solok

Sumbar Siapkan Rp2 Miliar Perbaiki Irigasi untuk Aliri 5.500 Hektare Sawah di Solok

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 271
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Perbaikan irigasi Kabupaten Solok menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk memulihkan aliran air ke sekitar 5.500 hektare sawah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan bahwa pemerintah menyalurkan anggaran tersebut melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumbar. Pemerintah menjadikan program ini sebagai bagian dari penanganan jangka panjang infrastruktur irigasi.

“Untuk penanganan permanen, kami sudah mengalokasikan Rp2 miliar melalui Dinas PSDA Provinsi,” kata Mahyeldi saat meninjau lokasi irigasi di Kabupaten Solok.

Pemerintah memfokuskan anggaran tersebut untuk membenahi saluran irigasi di Nagari Banda Gadang dan Koto Guguak, Kecamatan Gunung Talang. Saluran ini berperan penting karena menopang pengairan lahan persawahan masyarakat.

Selain dana APBD, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menggandeng Bank Nagari. Pemerintah meminta dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk memperbaiki bagian hulu irigasi atau Kapalo Banda.

“Untuk pembenahan Kapalo Banda, kami meminta dukungan CSR Bank Nagari,” ujar Mahyeldi.

Pemerintah mempercepat perbaikan irigasi setelah banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025 menimbulkan endapan lumpur. Sedimen tersebut menutup saluran dan menghambat aliran air.

Kondisi itu sempat mengganggu pasokan air ke sawah di lima nagari, yakni Kotogaek Guguak, Kotogadang Guguak, Jawi-Jawi Guguak, Talang, dan Cupak. Gangguan tersebut berdampak langsung pada aktivitas pertanian warga.

Pemerintah daerah berharap perbaikan irigasi ini segera memulihkan distribusi air. Pemerintah juga menargetkan peningkatan produktivitas pertanian. Upaya ini sekaligus menjaga peran Kabupaten Solok sebagai sentra produksi padi utama di Sumatera Barat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • outlook utang Indonesia negatif

    Outlook Utang Indonesia Negatif, Fitch Pertahankan Rating BBB

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 206
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings mengubah outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif pada Rabu (4/3/2026). Fitch tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB. Level ini masih masuk kategori investment grade atau layak investasi. Fitch menilai ketidakpastian kebijakan ekonomi meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini berpotensi menekan kepercayaan […]

  • Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah BWF Junior 2026

    Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah BWF Junior 2026

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – BWF Junior 2026 batal digelar di Indonesia setelah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengembalikan hak tuan rumah kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).  Rencana awal menempatkan Kejuaraan Dunia Junior 2026 di Solo, Jawa Tengah, pada 12–18 Oktober. Namun, hasil evaluasi internal mendorong PBSI menilai kondisi saat ini belum memungkinkan untuk melanjutkan […]

  • MBG tidak kurangi anggaran pendidikan ditegaskan Seskab Teddy

    Seskab Teddy Tegaskan MBG Tidak Kurangi Anggaran Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 180
    • 0Komentar

    MBG tidak kurangi anggaran pendidikan, demikian penegasan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk meluruskan berbagai narasi keliru yang berkembang di ruang publik. JAKARTA, (duasatunews.com) — Teddy menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas program maupun anggaran pendidikan. Menurutnya, pemerintah justru memperkuat kebijakan pendidikan dari sisi akses, infrastruktur, dan kesejahteraan tenaga pendidik. Menanggapi berbagai […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa jelaskan pencabutan izin tambang ilegal

    Purbaya Blak-blakan Soal Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pencabutan izin tambang menjadi sorotan publik setelah pemerintah menilai praktik pertambangan ilegal masih menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Aktivitas tambang yang melanggar aturan tidak hanya menekan penerimaan negara, tetapi juga memicu kerusakan lingkungan dan konflik di daerah. Pemerintah menilai langkah penertiban ini perlu dilakukan segera demi menjaga kepastian hukum dan kepentingan masyarakat luas. […]

  • anggota bhayangkari membawa surat terbuka bhayangkari untuk presiden dan kapolri

    GASKAN Sebarluaskan Surat Terbuka Bhayangkari, Desak Presiden dan Kapolri Beri Perlindungan Hukum

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 280
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – 11 Februari 2026 — Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menyebarluaskan surat terbuka dari anggota Bhayangkari, Cynthiche Vanessa Tuhuteru, kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri. Melalui langkah ini, GASKAN mendorong negara memberi perlindungan hukum atas dugaan kekerasan dan penelantaran yang dialami Vanessa serta anak-anaknya. Selain itu, GASKAN menilai persoalan ini menyentuh kepentingan publik. […]

  • Polisi Ungkap Sekeluarga Tewas di Warakas Jakut Terindikasi Keracunan

    Polisi Ungkap Sekeluarga Tewas di Warakas Jakut Terindikasi Keracunan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 255
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kasus Warakas keracunan yang menewaskan seorang ibu dan dua anak di Jakarta Utara masih berada dalam penyelidikan intensif kepolisian. Polisi menemukan indikasi awal adanya unsur keracunan dalam peristiwa tersebut. Polda Metro Jaya menyampaikan temuan awal itu berdasarkan pemeriksaan di lokasi kejadian. Polisi menegaskan temuan tersebut belum bersifat final dan masih memerlukan pembuktian […]

expand_less